Luhut Bakal Ceburin Warga Pulang dari Luar Negeri ke Karantina Terpusat Tangkapan layar rapat terbatas dengan para menteri melalui keterangan virtual, Senin (13/12). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah tegaskan akan memasukkan warga yang ngeyel melakukan perjalanan luar negeri ke karantina terpusat. Karantina terpusat saat ini aturan wajib bagi pelaku perjalanan luar negeri.

Menurut Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, kedisiplinan menjadi salah satu kunci pengentasan kasus COVID-19, termasuk dengan persoalan kebijakan karantina.

"Kemarin ada upaya-upaya melarikan, kita akan langsung ceburin saja masuk ke dalam karantina terpusat," ujar Luhut saat rapat terbatas dengan para menteri melalui keterangan virtual, Senin (13/12).

Baca Juga:

Warga Diminta Tak Keluar Negeri, Luhut: Liburanlah ke Bali-Bandung

Luhut mengatakan, pelaku perjalanan luar negeri wajib melakukan karantina selama 10 hari tanpa terkecuali.

Ia juga mengatakan, semua pelaku perjalan luar negeri harus karantina sesuai ketentuan guna mengantisipasi masuknya varian baru COVID-19 Omicron.

"Itu kita pastikan orang yang dapat libur ke luar kita pastikan dia akan dapat 10 hari (karantina)," papar Luhut.

Baca Juga:

Varian Omicron Bisa Saja Terdeteksi dari Orang Tanpa Riwayat Perjalanan Luar Negeri

Luhut tegaskan, jangan sampai upaya keras pengendalian virus corona rusak akibat tidak disiplinnya warga dalam melakukan karantina.

Jenderal Purnawirawan TNI ini mengatakan, pihaknya tidak mau keegoisan warga yang terbang ke luar negeri nantinya berdampak buruk masuknya varian baru Omicron. Sebab sejauh ini, sudah banyak negara diduna ditemukan virus asal Afrika Selatan tersebut.

"Jadi kita ada, apa namanya menghitung risiko dengan data yang ada. Jadi kita tidak mau mengorbankan apa yang sudah lelah capek pengorbanan besar selama beberapa bulan ini rusak hanya gara-gara kita tidak disiplin," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

PPKM Level 3 Batal Saat Nataru, Karantina Dari Luar Negeri Tetap 10 Hari

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rampak Beduk 5 Wilayah Jakarta Meriahkan Malam Takbiran di JIS
Indonesia
Rampak Beduk 5 Wilayah Jakarta Meriahkan Malam Takbiran di JIS

Pemprov DKI Jakarta menghadirkan rampak beduk dari 5 wilayah Kota Administrasi Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu dalam kemeriahan festival tabuh beduk malam takbiran, hari ini 1 Mei 2022 di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Menkominfo Ajak Delegasi G20 Cicipi Kuliner Lokal
Indonesia
Menkominfo Ajak Delegasi G20 Cicipi Kuliner Lokal

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mempersilakan delegasi Anggota G20 dan undangan menikmati aneka kuliner lokal dan pemandangan khas Indonesia.

Menpan RB Terbitkan SE Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM
Indonesia
Menpan RB Terbitkan SE Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM

Di wilayah dengan PPKM Mikro Level Tiga, ASN yang berdinas di kantor paling banyak 25 persen

Kapolri Ungkap Sinyal Pelandaian Kasus COVID-19 Sepekan ke Depan
Indonesia
Kapolri Ungkap Sinyal Pelandaian Kasus COVID-19 Sepekan ke Depan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan informasi potensi terjadinya kasus COVID-19 terus melandai.

KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
Indonesia
KPK Kembali Tahan Mantan Gubernur Riau Annas Maamun

KPK menahan mantan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan RAPBD Perubahan 2014 dan RAPBD 2015.

Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik
Indonesia
Tim Pansel Anggota KPU-Bawaslu Susun Kode Etik

Mudah-mudah sampai selesai kita bisa bekerja sesuai dengan harapan

Gubernur DIY Evaluasi PTM 100 Persen Buntut Meningkatnya Kasus COVID-19
Indonesia
Gubernur DIY Evaluasi PTM 100 Persen Buntut Meningkatnya Kasus COVID-19

Sekolah dan pemerintah kabupaten/kota diminta menyusun ulang sistem belajar serta protokol kesehatan

Ridwan Kamil Mulai Kirim Minyak Goreng Curah Yang Dipesan Warga Lewat Aplikasi
Indonesia
Ridwan Kamil Mulai Kirim Minyak Goreng Curah Yang Dipesan Warga Lewat Aplikasi

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, jumlah masyarakat Jabar yang sudah memesan minyak goreng curah mencapai 33.650 Kepala Keluarga (KK).

Penjualan Eceran Alami Peningkatan
Indonesia
Penjualan Eceran Alami Peningkatan

Pemicu kenaikan IPR itu adalah perbaikan perbaikan kinerja penjualan eceran seluruh kelompok komoditas, terutama Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor dan tetap tingginya pertumbuhan subkelompok sandang.

Jokowi Perintahkan Antisipasi dan Mitigasi Dini Hadapi Varian Omicron
Indonesia
Jokowi Perintahkan Antisipasi dan Mitigasi Dini Hadapi Varian Omicron

Jajaran pemerintah pusat dan daerah tetap mewaspadai COVID-19 karena pandemi belum berakhir.