Lucinta Luna Ngaku Depresi, Polisi: Enggak Bisa Berdasarkan Katanya Tersangka pemasok psikotropika untuk selebriti Lucinta Luna, IF alias FLO saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

MerahPutih.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengaku belum mendapatkan surat pemeriksaan resmi dari pskiater mengenai diagnosis depresi selebriti Lucinta Luna.

Polisi juga meminta manajemen Lucinta Luna memberikan surat pemeriksaan tersebut agar menjadi bukti valid.

Baca Juga:

Umbar Status Transgender Lucinta Luna, Polisi Dikritik Terlalu Cari Panggung

"Jadi kami tidak bisa berdasarkan 'katanya, katanya'," ujar Yusri kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/2).

Ia menyebut, saat Lucinta Luna dalam proses berita acara pemeriksaan untuk menentukan di sel mana dia ditahan, polisi mendapatkan berkas bukti dalam bentuk pesan Whatsapp.

Lucinta Luna saat memberikan keterangan persnya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020) (ANTARA/Devi Nindy)
Lucinta Luna saat memberikan keterangan persnya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (13/2/2020) (ANTARA/Devi Nindy)

Hal itu menyulitkan penyidik, terutama karena berkas fisiknya tidak mereka terima sebagai bukti valid. Sehingga, Yusri menolak mengakui pengakuan manajemennya soal depresi Lucinta.

Yusri menyebut, selama empat hari Lucinta Luna ditahan, dia tidak menunjukan tanda-tanda depresi.

Baca Juga:

Terungkap, Flo Bandar Lucinta Luna dapat Narkoba dari Resep Dokter

"Sampai saat ini, LL sehat-sehat saja. Karena kami juga memiliki tim kesehatan untuk memeriksa tahanan," kata Yusri yang juga mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini.

Barang bukti yang ditemukan saat Lucinta digerebek di Apartemen Thamrin Residence, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/2) dini hari, yakni dua butir pil ekstasi biru berlogo lego, tujuh butir pil riklona, dan lima butir pil tramadol.

Lucinta diancam Pasal 112 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat (1) sub huruf Pasal 62 juncto Pasal 71 ayat (1) UURI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Knu)

Baca Juga:

Begini Aturan Penampilan Lucinta Luna di Dalam Tahanan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu
Indonesia
Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Mirip Kejadian 26 Tahun Lalu

Guguran awan panas gunung yang memiliki tipe strato ini mirip kejadian pada 26 tahun lalu.

Mulai Besok Wisata Ragunan Dibuka, Warga Luar DKI Boleh Berkunjung
Indonesia
Mulai Besok Wisata Ragunan Dibuka, Warga Luar DKI Boleh Berkunjung

Wisata Kebon Bintang Ragunan beroperasi melayani warga setelah sebelumnya ditutup sebagai langkah Pemprov DKI untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Bansos Dinilai Jadi Panggung Politik Pemerintah Pusat dan Daerah
Indonesia
Bansos Dinilai Jadi Panggung Politik Pemerintah Pusat dan Daerah

Selain ego sektoral, penyaluran bansos tidak berjalan baik

Kalung Anti-Corona Picu Polemik, Nasib Mentan Syahrul Yasin di Ujung Tanduk
Indonesia
Kalung Anti-Corona Picu Polemik, Nasib Mentan Syahrul Yasin di Ujung Tanduk

"Tentu Presiden yang tahu apakah Mentan layak di-reshuffle atau tidak. Kebijakan tersebut (kalung Corona) kontroversial,” kata Ujang

Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19
Indonesia
Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19

Epidemiolog mengingatkan, sekecil apa pun persentase nilai KIPI pada uji klinis, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Berpotensi Lawan Independen di Pilwakot Solo, Begini Respon Gibran
Indonesia
Berpotensi Lawan Independen di Pilwakot Solo, Begini Respon Gibran

Ia menegaskan siap melawan siapapun baik dari calon yang diusung parpol, independen, melawan kotak kosong di Pilwakot Solo.

Ketakutan Otak-atik Independensi BI di RUU Omnibus Law Sektor Keuangan
Indonesia
Ketakutan Otak-atik Independensi BI di RUU Omnibus Law Sektor Keuangan

Pembuatan Omnibus Law sektor keuangan ini dipertanyakan urgensinya. Karena selama ini, sektor keuangan diyakini telah berjalan sesuai koridor dan sektor keuangan saat ini masih cukup baik.

Jokowi Cek Penanganan COVID 19 di Jatim
Indonesia
Jokowi Cek Penanganan COVID 19 di Jatim

Berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas pada Kamis pagi dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

DKI Tutup 25 Tempat Hiburan Langgar PSBB
Indonesia
DKI Tutup 25 Tempat Hiburan Langgar PSBB

Disparekraf DKI menutup sebanyak 72 tempat usaha yang melanggar penerapan PSBB.

Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi
Indonesia
Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi

Wiku membandingkan kasus di Indonesia yang masih tinggi dengan Singapura dan Tiongkok