LRT Tunggu Izin Pemprov DKI untuk Beroperasi Komersil Warga bersiap mencoba kereta Light Rail Transit (LRT) saat uji publik di Stasiun Boulevard Utara, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/6/2019). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama/pri

MerahPutih.com - PT LRT Jakarta menargetkan operasional kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) nantinya dapat mengangkut sebanyak 14.000 penumpang setiap harinya.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono pun optimis bahwa target tersebut bisa tercapai, jika melihat dari antusiasme masyarakat saat melakukan uji coba publik LRT Jakarta.

Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono
Direktur Utama PT LRT Jakarta Allan Tandiono

"Kita tetap ada target, tiap hari 14 ribu penumpang. Kita yakin dapet segitu karena sekarang saja yang daftar sudah 30 ribu orang lebih di uji coba," kata Allan di Jakarta, Selasa (11/6)

BACA JUGA: Uji Coba Publik LRT, Warga Keluhkan Hal Ini

Saat ini, kata Allan, LRT Jakarta belum bisa beroperasi secara komersial angkut penumpang karena terkendala perizinan. Pihak LRT hingga kini masih melakukan proses perizinan operasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Kata Allan, sejauh ini pihaknya telah mengantongi surat rekomendasi teknis, keselamatan, serta sarana dan prasarana dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Namun, LRT belum bisa beroperasi angkut penumpang secara komersil lantaran Pemprov DKI belum mengeluarkan izin.

"Karena kan proses perizinan untuk izin operasi kan sedang berproses ya di Pemprov DKI, nah kalau misalnya sudah dapat ditetapkan tanggal operasi komersialnya setelah tanggal 21 Juni ya kami akan beroperasi," jelasnya.

Allan mengungkapkan, dalam proses perizinan yang sedang berjalan ini, masih ada hal-hal yang perlu dikroscek oleh Pemprov DKI.

"Apabila memang 21 Juni masih belum, kami akan memberitahukan lebih lanjut," tutupnya.

Seperti diketahui, PT LRT Jakarta mulai hari ini Selasa (11/6) telah melaksanakan uji publik kereta LRT. Uji publik ini dapat dinikmati warga secara gratis selama 11 hari dengan tujuan Kelapa Gading-Velodrome.

Adapun 11 hari tersebut terhitung dari tanggal 11 Juni hingga 21 Juni 2019 mendatang. Waktu uji coba publik sama dengan waktu operasional penuh yakni mulai pukul 05.30 hingga 23.00 WIB.

LRT Jakarta
LRT Jakarta. Foto: ANTARA

BACA JUGA: Volkswagen ID Buzz-T2, 'Camper Van' Listrik Nan Futuristik

"Waktu operasi kereta mulai pukul 5.30 WIB sampai dengan 23.00 WIB dan selang waktu antar kereta (headway) 10 menit," ujar Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Melisa Suciati di Stasiun LRT Boulevard Utara, Kelapa Gading, Selasa (11/6).

Selama uji publik, kata dia, penumpang dapat naik dan turun di 5 stasiun layang berbeda, mulai dari Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome Rawamangun. Praktis, hanya Stasiun Pegangsaan Dua yang belum dioperasikan selama uji publik ini. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH