LPSK Siapkan Perlindungan Bagi Pemberi Informasi Penting Penyerangan Nakes di Papua Evakuasi korban penyerangan KKB di Papua. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Tim Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turun langsung ke Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua terkait aksi penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap delapan orang tenaga kesehatan (Nakes) 13 September 2021 lalu.

Kehadiran LPSK untuk menyiapkan langkah-langkah efektif dan jitu agar para saksi serta korban yang dilindungi LPSK dapat memberikan keterangan dengan rasa aman dan nyaman.

"Selain saksi dan korban tenaga kesehatan, LPSK siap memberikan perlindungan kepada siapapun yang berani menyampaikan informasi-informasi penting untuk mengungkap kasus ini," ujar Wakil Ketua LPSK Susilaningtias dalam keterangannya, Rabu (27/10).

Baca Juga:

Pemerintah Pusat Perkuat Dua Pendekatan di Papua

Akibat penyerangan nakes tersebut, beberapa bangunan juga hangus terbakar. Di antaranya adalah Puskesmas Kiwirok, Perumahan Dokter, barak nakes, pasar, kantor kas Bank Papua, sekolah, dan perumahan warga.

Satu nakes meninggal dunia dan satu orang anggota Polri serta satu anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Namengkawi gugur.

LPSK juga melakukan koordinasi awal dengan sejumlah pihak, antara lain Polda Papua, Komnas HAM Perwakilan Papua, LBH Papua, dan pihak lainnya untuk mengidentifikasi kebutuhan perlindungan terhadap saksi dan korban. Hal itu untuk memberikan perlindungan langsung kepada delapan nakes korban penyerangan KKB pimpinan Lamek Taplo.

Para saksi dan korban tidak hanya berhak mendapatkan perlindungan keamanan, tetapi juga bantuan medis serta rehabilitasi psikologis dan psikososial. Untuk itu, LPSK tidak bisa bekerja sendiri. Mereka menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, seperti rumah sakit, fasilitas kesehatan lain, atau para psikolog.

Nakes korban KKB di Papua.(Foto: Antara)
Nakes korban KKB di Papua.(Foto: Antara)

Khusus pemenuhan hak rehabilitasi psikososial dalam kasus ini, tambah Susi, LPSK akan menggandeng kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi profesi, dan pihak terkait lainnya. Kerja sama tersebut bernilai penting karena tugas para saksi dan korban yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan berisiko tinggi saat bekerja di daerah konflik.

"LPSK memiliki perhatian khusus tentang hal ini karena tidak dapat dihindari jika kelak mereka bisa saja kembali ditempatkan di daerah konflik. Semua pihak terkait perlu memikirkan kemungkinan dan risiko ini di masa mendatang," katanya menjelaskan.

Di sisi lain, hal tersebut juga berdampak pada layanan publik di wilayah konflik. "Bagaimana nantinya bila tidak ada nakes? Bagaimana hak kesehatan masyarakat akan terpenuhi?,” ucap Susi.

Baca Juga:

Konflik dan Kekerasan di Papua Cerminan Rendahnya Perhatian Elite Politik di Jakarta

Susi menganjurkan para pihak yang berkonflik mematuhi rambu-rambu dan berkomitmen memastikan serta menghormati profesi yang tidak boleh dikorbankan atau menjadi korban akibat konflik.

"Sekali lagi, sesuai mandat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014, LPSK selalu siap menjadi leading sector (sektor pemimpin) pemenuhan hak saksi korban dalam peristiwa ini," tukasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
HUT ke-20, Partai Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Reuni
Indonesia
HUT ke-20, Partai Demokrat Kubu Moeldoko Gelar Reuni

Acara ini adalah Haul dari kami oendiri untuk berkumpul reuni

Kementerian PUPR Alokasikan Rp 13,76 Triliun Buat Padat Karya di 2023
Indonesia
Kementerian PUPR Alokasikan Rp 13,76 Triliun Buat Padat Karya di 2023

Anggaran program padat karya tunai sebesar Rp 13,76 triliun diperkirakan tetap bisa menyerap sekitar 650 ribu orang.

[HOAKS atau FAKTA]: Tabung Gas Bakal Meledak Saat Digoyang-goyang
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Tabung Gas Bakal Meledak Saat Digoyang-goyang

Ledakan pada tabung LPG lebih disebabkan oleh bocornya gas dari tabung LPG dikarenakan faktor-faktor tertentu seperti kebocoran selang gas

Sidak Pasar Klender, Mendag Klaim Intervensi Pemerintah Mulai Turunkan Harga Cabai
Indonesia
Sidak Pasar Klender, Mendag Klaim Intervensi Pemerintah Mulai Turunkan Harga Cabai

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Klender Jakarta Timur, Rabu (22/6).

Menlu Retno Sebut Perusahaan Tiongkok Jajaki Investasi di Sektor Energi
Indonesia
Menlu Retno Sebut Perusahaan Tiongkok Jajaki Investasi di Sektor Energi

Menteri Retno menyebut sejumlah perusahaan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berminat untuk melakukan investasi sektor energi di Indonesia.

Kasus Impor Baja, Sejumlah PNS Kemenperin Diperiksa Kejagung
Indonesia
Kasus Impor Baja, Sejumlah PNS Kemenperin Diperiksa Kejagung

Kejagung memeriksa sejumlah pegawai sipil negeri (PNS) di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi impor besi atau baja dan produk turunannya.

Naik Terus, Kasus COVID-19 di Indonesia Bertambah 2.881 Hari Ini
Indonesia
Naik Terus, Kasus COVID-19 di Indonesia Bertambah 2.881 Hari Ini

Bahkan, pada Kamis (7/7) tercatat mengalami kenaikan sebanyak 2.881 kasus baru Corona.

Pesan Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir saat Idul Adha
Indonesia
Pesan Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir saat Idul Adha

Kekuasaan, kata Haedar, adalah amanah untuk berkhidmat baik dalam konteks ingin membangun umat terbaik maupun bangsa yang unggul.

Kemenkumham Indikasikan 5 Sipir Penyiksa Napi DIY Terapkan Kedisplinan Berlebihan
Indonesia
Kemenkumham Indikasikan 5 Sipir Penyiksa Napi DIY Terapkan Kedisplinan Berlebihan

Yogyakarta. Kelima sipir ini terindikasi menerapkan kedisiplinan berlebihan terhadap para warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran
Indonesia
Sektor Pertanian Jawa Barat Diharapkan Tidak Kena Refocusing Anggaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta tidak melakukan refocusing anggaran pada sektor pertanian.