LPSK: Korban Pelecehan Seksual Anak Buah Anies Lebih dari Satu Orang LPSK. (Antaranews)

MerahPutih.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membenarkan pemecatan Blessmiyanda alias Bless dari Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI terkait dugaan kasus pelecehan seksual.

"LPSK sudah mendapatkan konfirmasi terkait dugaan pelecehan seksual," ujar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Jakarta Jumat (26/3).

Parahnya, kata Edwin, korban kasus pelecehan tidak hanya satu orang. Kini, Inspektorat DKI masih terus melakukan pemeriksaan.

Baca Juga:

Dicopot Anies, Kepala BPPBJ DKI Buka Suara

"Infonya korban lebih dari 1," ungkap Edwin.

Hingga saat ini, Inspektorat DKI belum mau menjelaskan secara rinci kasus yang membelit Bless hingga diperiksa.

Inspektur DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat pun tak mau menjawab pertanyaan awak media terkait pemeriksaan Bless ini berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual.

Dokumentasi - Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta Blessmiyanda (tengah) di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Dokumentasi - Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta Blessmiyanda (tengah) di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/Ricky Prayoga)

Kata Syaefuloh, materi pemeriksaan itu tidak boleh dipublikasikan ke masyarakat dahulu. Setelah pemeriksaan rampung, baru bisa diumumkan.

"Itu materi (pemeriksaan) ya," ujar Bless di Balai Kota DKI.

Baca Juga:

Mantan Kepala BPPBJ DKI Diperiksa Terkait Pelecehan, Wagub: Saya Belum Tahu

Karena terkait dugaan kasus pelecehan seksual, LPSK mendorong perkara yang membelit Bless diselesaikan sesuai aturan pidana yang berlaku selain mekanisme administrasi internal.

"Penyelesaian terhadap dugaan terjadinya pelecehan seksual itu tidak diselesaikan dengan mekanisme internal atau instansi semata. Sebaiknya dengan mekanisme pidana," terangnya. (Asp)

Baca Juga:

LPSK Harap Perkara Kepala BPPBJ DKI Diselesaikan Lewat Pidana

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BRI Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit
Indonesia
BRI Turunkan Suku Bunga Dasar Kredit

SBDK KPR turun sebesar 2,65 persen, dari 9,90 persen menjadi 7,25 persen.

DPR: Dukung Kemerdekaan Palestina Bagian Amanat UUD 1945
Indonesia
DPR: Dukung Kemerdekaan Palestina Bagian Amanat UUD 1945

Dukungan kemerdekaan Palestina merupakan bentuk nyata bagian amanat pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

BPK Apresiasi KPK Bongkar Kasus Suap Bansos COVID-19
Indonesia
BPK Apresiasi KPK Bongkar Kasus Suap Bansos COVID-19

Proses penegakan hukum yang dilakukan KPK perlu didukung sebagai bagian perjuangan menghadapi pandemi COVID-19.

Penambahan Pasien Sembuh Dua Kali Lipat Kenaikan Angka Positif COVID-19
Indonesia
Penambahan Pasien Sembuh Dua Kali Lipat Kenaikan Angka Positif COVID-19

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah.

Baru Beberapa Hari Dilonggarkan, Tempat Karaoke Langgar Aturan Jam Operasional
Indonesia
Baru Beberapa Hari Dilonggarkan, Tempat Karaoke Langgar Aturan Jam Operasional

Pemkot Solo menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/3272 tentang PPKM Level 2 yang berlaku sampai 5-18 Oktober 2021.

Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer
Indonesia
Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer

Aksi artis Raffi Ahmad yang mengikuti acara pesta diduga tak patuh protokol kesehatan menuai kritikan.

Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Gempur Vaksinasi dan Bantu Kebangkitkan Ekonomi
Indonesia
Kapolri Perintahkan Anak Buahnya Gempur Vaksinasi dan Bantu Kebangkitkan Ekonomi

Sigit menekankan kepada personel TNI-Polri untuk terus berupaya melakukan strategi-strategi pengendalian agar dapat menekan pertambahan COVID-19.

Dinkes DKI Janji Tracing Massa Penjemput Rizieq Shihab
Indonesia
Dinkes DKI Janji Tracing Massa Penjemput Rizieq Shihab

Tracing ini wajib dilaksanakan, karena massa yang datang berkerumun dan saling berimpitan satu sama lainnya.

Jhoni Allen dkk Nekat Gelar KLB Tanpa Izin SBY, Demokrat: Itu Kerumunan Ilegal
Indonesia
Jhoni Allen dkk Nekat Gelar KLB Tanpa Izin SBY, Demokrat: Itu Kerumunan Ilegal

Kisruh Partai Demokrat terus berlanjut. Bahkan, Jhoni Allen dan kawan-kawan yang diduga ingin merebut kekuasan Agus Harimurti Yudhoyono nekat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB)

Berikut Isi Instruksi Mendagri Tito Soal Perpanjangan PPKM
Indonesia
Berikut Isi Instruksi Mendagri Tito Soal Perpanjangan PPKM

Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri tentang Perpanjangan PPKM untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.