LPSK Harap Perkara Kepala BPPBJ DKI Diselesaikan Lewat Pidana LPSK. (Antaranews)

MerahPutih.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berharap perkara yang diduga menjerat mantan Kepala Badan Penyelenggara Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI berinisial B diselesaikan sesuai aturan pidana yang berlaku selain mekanisme administrasi internal.

Hal ini dikarenakan perkara yang dihadapi diduga terkait dengan pelecehan seksual terhadap salah satu pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di BPPBJ. Kasus tersebut kini masih ditangani oleh Inspektorat Pemprov DKI.

"Yang dilakukan Inspektorat tentu ada batasannya. Kami berharap Inspektorat atau pihak yang dirugikan meneruskan perkara ini ke penegak hukum," ujar Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Jakarta (24/3).

Baca Juga:

Dicopot Anies, Kepala BPPBJ DKI Buka Suara

Dengan diselesaikannya secara pidana ini, kata Edwin, dapat memberikan rasa keadilan kepada korban, juga memberikan efek jera kepada pelaku. Termasuk memberi pesan kepada calon pelaku potensial lainnya jika ada hukuman terhadap tindakan pelecehan seksual.

"Di sinilah pentingnya perkara dugaan pelecehan seksual diusut secara pidana. Efek jera agar tidak terulang lagi kejadian yang sama terutama pelecehan terkait relasi kuasa seperti atasan dengan bawahan," jelas Edwin.

LPSK sendiri siap memberikan perlindungan kepada korban maupun saksi yang mengetahui dugaan pelecehan seksual tersebut. Perlindungan penting karena dalam dunia kerja PNS ada hirarki yang membuat terjadi relasi kuasa antara terduga pelaku dengan korban maupun saksi yang bisa jadi adalah bawahannya.

Relasi kuasa ini yang seringkali menjadi jalan terjadinya pelecehan seksual di mana pelaku memanfaatkan posisinya untuk melecehkan korban.

"Termasuk juga untuk mengancam korban atau pun saksi untuk tidak memberikan keterangan atau melapor. Di sinilah perlindungan untuk korban dan saksi menjadi penting," papar Edwin.

Dokumentasi - Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta Blessmiyanda (tengah) di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Dokumentasi - Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI Jakarta Blessmiyanda (tengah) di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/1/2020). (ANTARA/Ricky Prayoga)

LPSK juga mengingatkan bentuk ancaman yang mungkin diterima korban dan saksi misalnya ancaman terkait karier atau jabatan. Ancaman ini sangat mungkin diterima korban dan saksi selain ancaman fisik maupun ancaman hukum.

LPSK berharap Inspektorat maupun instansi lain yang terkait untuk turut memerhatikan potensi ancaman ini.

"Jangan sampai ancaman terkait karier dan jabatan membuat perkara ini tidak terungkap", harap Edwin.

LPSK meminta pemda memperhatikan hak-hak korban, termasuk terkait hak kepegawaian atau kariernya. Hal ini penting agar tidak terjadi reviktimisasi terhadap korban.

"Jangan sampai korban sudah jadi korban pidana, masih menjadi korban kembali terkait statusnya sebagai PNS," harap Edwin.

Baca Juga:

Anies Siapkan 5.200 Dosis Vaksin untuk Awak Media

LPSK saat ini sedang memantau perkembangan perkara ini. Jika perkara ini sudah masuk sistem peradilan pidana, dalam hal ini sudah dilaporkan ke penegak hukum, korban maupun saksi perkara tersebut bisa mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK.

"LPSK siap melindungi korban dan saksi jika memang mereka membutuhkan layanan perlindungan kami. Apalagi berdasarkan UU 31/2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, kekerasan seksual merupakan tindak pidana yang korbannya mendapat prioritas perlindungan dari LPSK," pungkas Edwin. (Asp)

Baca Juga:

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berikut Prakiraan Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya pada Senin
Indonesia
Berikut Prakiraan Cuaca di Jakarta dan Sekitarnya pada Senin

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin di DKI Jakarta dan sejumlah wilayah sekitarnya, Senin (29/11).

Tiga Saksi Ahli Diperiksa Soal Kasus yang Seret Nama Jerinx
Indonesia
Tiga Saksi Ahli Diperiksa Soal Kasus yang Seret Nama Jerinx

Mudah-mudahan hari Jumat atau Sabtu kita akan gelar perkara lagi

KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria
Indonesia
KSP Dorong BPN Verifikasi Status Tanah IKN Agar Bebas Konflik Agraria

"IKN harus dibangun di atas tanah yang sudah tidak mengandung masalah sehingga di masa depan tidak lagi memicu konflik agraria," kata Usep dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (14/3).

Warga Jatuh Bangun Berebut Paket Sembako dari Jokowi
Indonesia
Warga Jatuh Bangun Berebut Paket Sembako dari Jokowi

Ia nekat ikut berebut dan terjatuh lantaran tas yang berisi paket sembako itu sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan pangan saat ini.

Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Sudah Dicopot
Indonesia
Wagub DKI Sebut Lurah Duri Kepa Sudah Dicopot

Lurah Duri Kepa, Jakarta Barat Marhali dipastikan telah dibebastugaskan imbas dari dugaan penipuan peminjaman uang sebesar Rp 264,5 juta kepada warga Kota Tangerang.

KIPP Soroti Komisioner Bawaslu Diduga Rangkap Jabatan
Indonesia
KIPP Soroti Komisioner Bawaslu Diduga Rangkap Jabatan

Direktur Monitoring Komisi Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Uthe Pelu menyatakan, penyelenggara pemilu dalam melakukan kerjanya perlu taat terhadap UU Nomor 7 tahun 2017.

PPKM Level 4, Diskotek dan Bioskop di Jakarta Belum Diizinkan Buka
Indonesia
PPKM Level 4, Diskotek dan Bioskop di Jakarta Belum Diizinkan Buka

Aturan tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2021 pada Sektor Usaha Pariwisata.

Yuk Tunda Perjalanan Luar Negeri Kasus Omicron Sudah Capai 414 Orang
Indonesia
Yuk Tunda Perjalanan Luar Negeri Kasus Omicron Sudah Capai 414 Orang

Meski seseorang telah divaksinasi COVID-19 dua dosis, virus tersebut tetap bisa menginfeksi.

Puan Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia di SEA Games 2021
Indonesia
Puan Apresiasi Perjuangan Atlet Indonesia di SEA Games 2021

Ketua DPR, Puan Maharani mengapresiasi capaian kontingen Indonesia.

BIN-Polisi Diminta Binasakan Gerakan Dukung Taliban di Indonesia
Indonesia
BIN-Polisi Diminta Binasakan Gerakan Dukung Taliban di Indonesia

Taliban adalah kelompok teroris yang nyata dan rekam jejaknya dapat terlihat jelas