LPSK dan TNI AD Bertemu Bahas Perlindungan Saksi dan Korban Ketua LPSK RI, Hasto Atmojo Suroyo. ANTARA/HO-Humas LPSK/am.

MerahPutih.com - Ketua dan para wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambangi Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD), di Jakarta, Senin (5/10).

Kunjungan ini merupakan penjajakan awal kerja sama kedua instansi dalam rangka meningkatkan kualitas perlindungan saksi maupun korban tindak pidana khususnya yang berkenaan dengan personil TNI AD.

Dalam pertemuan, Ketua LPSK Hasto Atmojo menyampaikan apresiasi terhadap langkah tegas yang telah diambil KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam menjatuhkan sanksi kepada oknum TNI AD yang terlibat kasus pidana. Hasto menilai, keputusan tegas yang diambil oleh KASAD mencerminkan keberpihakan kepada korban.

Baca Juga:

LPSK Berharap Presiden Jokowi Turun Tangan dalam Penuntasan Kasus Djoko Tjandra

”Meskipun dalam koridor proses penegakan hukum, putusan peradilan tetap harus dihargai, namun dalam kerangka keadilan, penjatuhan hukuman yang tegas sangat bermakna untuk para korban” ujar Hasto.

Hasto mencontohkan, perintah KASAD kepada pelaku untuk mengganti rugi (restitusi) seluruh kerusakan dan kerugian yang dialami para korban dalam kasus penyerangan Polsek Ciracas merupakan tindakan yang patut diapresiasi. Pada kasus lain yang melibatkan oknum prajurit TNI AD seperti pada kasus dugaan penganiayaan di Batang, Jawa Tengah, proses hukum kepada pelaku tergolong cepat dan responsif.

Pada kesempatan tersebut, LPSK juga menyampaikan informasi serta perkembangan terkait sejumlah kasus yang masih berjalan dengan melibatkan oknum personil TNI AD, baik dengan status sebagai pelaku maupun korban tindak pidana.

Gedung LPSK Jakarta (Foto: Antara/Net)
Gedung LPSK Jakarta (Foto: Antara/Net)

LPSK, kata Hasto, sangat berharap pihak TNI AD bisa turut serta memberikan perlindungan kepada para saksi dan korban, dimana pelakunya adalah oknum prajurit itu sendiri. Karena kerap kali saksi maupun korban merasa terancam bila pelakunya merupakan seorang prajurit TNI.

Menanggapi hal tersebut, KASAD Andika Perkasa bersedia membantu tugas perlindungan LPSK yang pelakunya merupakan oknum prajurit Angkatan Darat. Andika mengatakan pihaknya siap membantu menjaga keselamatan para saksi dari intimidasi pelaku, agar dapat memberikan keterangan di pengadilan dengan tenang dan aman.

Baca Juga:

LPSK Terbuka Lindungi Saksi dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Andika menambahkan bila saat ini TNI AD sangat berkomitmen untuk mendorong penyelesaian pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh prajuritnya ke ranah hukum hingga tuntas.

”Kami juga menitipkan pesan kepada LPSK untuk tetap bisa mengawal kasus-kasus yang melibatkan anggota kami hingga tuntas” pungkas Andika.

Dalam pertemuan ini, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo didampingi oleh Wakil Ketua LPSK Achmadi, Livia Iskandar, Manager Nasution, dan Sekjen LPSK Noor Sidharta. Sedangkan dari pihak TNI Angkatan Darat, KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi oleh Danpuspom TNI Letjen TNI Dodik Wijanarko, Asintel Kasad Mayjen TNI Teguh Arief, Dirkumad Brigjen TNI Tetty dan Brigjen TNI Yufti. (Pon)

Baca Juga:

Pegawainya Positif COVID-19, Kantor LPSK Lockdown Lima Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai Senior KPK Kembali Mengundurkan Diri
Indonesia
Pegawai Senior KPK Kembali Mengundurkan Diri

Kini Nanang Farid Syam yang merupakan penasihat Wadah Pegawai (WP) KPK mengundurkan diri.

Angka COVID-19 Tinggi, Jawa Timur Dipastikan Dapat Perhatian Pemerintah Pusat
Indonesia
Angka COVID-19 Tinggi, Jawa Timur Dipastikan Dapat Perhatian Pemerintah Pusat

Mahfud MD juga mengingatkan tiga hal yang menjadi pesan presiden

Nadiem Minta Dunia Pendidikan Bergerak Bersama Hadapi Corona
Indonesia
Nadiem Minta Dunia Pendidikan Bergerak Bersama Hadapi Corona

Nadiem menginstruksikan untuk segera mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

Gegara Demo Setahun Jokowi, Stasiun Gambir Tak Layani Penumpang
Indonesia
Gegara Demo Setahun Jokowi, Stasiun Gambir Tak Layani Penumpang

Diperkirakan massa aksi yang akan mengikuti kegiatan itu berkisar sejumlah 3.000 sampai 5.000 orang.

Minta Pembaruan Data, Mensos Tak Ingin Keluarga Itu-Itu Saja yang Dapat Bansos
Indonesia
Mudik Dilarang, Dishub Perketat Pintu Masuk Solo dan Tingkatkan Patroli Jalan Raya
Indonesia
Mudik Dilarang, Dishub Perketat Pintu Masuk Solo dan Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Petugas meningkatkan pengawasan lalu lintas kendaraan di setiap pintu masuk dan keluar kota.

Rumah DP 0 Persen Baru Terjual 100 Unit
Indonesia
Rumah DP 0 Persen Baru Terjual 100 Unit

Kepala Dinas Perumahan Kelik Indriyanto menyebut, jumlahnya masih bertambah karena penjualan masih berjalan.

 Wali Kota Solo Ragukan WNI Kombatan ISIS Bisa Terima Ideologi Pancasila
Indonesia
Wali Kota Solo Ragukan WNI Kombatan ISIS Bisa Terima Ideologi Pancasila

"Saya juga dampingi eks napiter di Solo, tetapi tidak begitu parah. Masih mau diajak kembali ke NKRI. Saya juga tidak tahu berapa orang Solo yang pergi ke sana (Suriah)," kata Rudy.

Presiden Jokowi Ungkap Polemik Prosedur Penyaluran Bansos COVID-19
Indonesia
Presiden Jokowi Ungkap Polemik Prosedur Penyaluran Bansos COVID-19

Kepala Negara menegaskan bahwa mekanisme sinkronisasi data penerima bansos ini harus transparan agar seluruh pihak dapat ikut mengawasi.

Pemprov DKI Didesak Tambah Moda Transportasi Umum 
Indonesia
Pemprov DKI Didesak Tambah Moda Transportasi Umum 

Penerapan sistem ganjil genap pada Pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.