LPSK Ajukan Permohonan Kompensasi Bagi Wiranto Rp 65 Juta Eks Menkopolhukam Wiranto diserang orang tak dikenal. (Istimewa)

Merahputih.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengajukan kompensasi untuk korban luka akibat diserang oleh penusuk Ketua Watimpres Wiranto, Syahrial Alamsyah alias Abu Rara dan keluarganya.

Jaksa Penuntut Umum Herry Wiyanto dalam dakwaannya mengatakan, terdapat dua dari tiga korban luka yang mengajukan surat permohonan kompensasi yakni Wiranto dan Fuad Syauqi, yang diteruskan ke LPSK.

"Bahwa berdasarkan pemeriksaan dan penilaian terkait dengan kerugian yang di derita oleh para korban terkait dengan surat permohonan kompensasi korban atas nama Wiranto, H. A Fuad Syauqi, Lembaga Perlindungan Saksi Dan Korban (LPSK) mengajukan permohonan Kompensasi bagi korban atas nama Wiranto, H. A Fuad Syauqi sebesar Rp65.232.157," kata Herry di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (9/4).

Baca Juga:

Dianggap Simbol Thogut, Wiranto Diserang Teroris Terlatih

Abu Rara didakwa merencanakan pemufakatan jahat, persiapan, percobaan atau perbantuan untuk melakukan tindakan terorisme dengan melakukan penusukan pada Wiranto pada 10 Oktober 2019.

Abu Rara menyerang dengan cara menusuk perut Wiranto dengan pisau kunai.

Setelah Wiranto terjatuh, Abu Rara tidak menyerah dan melakukan perlawanan dengan membabi buta, sehingga melukai Fuad Syauqi pada bagian dada.

Seorang anggota kepolisian mengamankan Syahril Alamsyah pelaku yang diduga melakukan penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Menes Pandeglang, Kamis (10/10/2019). ANTARA/HO-Polsek Menes/aa. (Handout Polsek Menes)
Seorang anggota kepolisian mengamankan Syahril Alamsyah pelaku yang diduga melakukan penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Menes Pandeglang, Kamis (10/10/2019). ANTARA/HO-Polsek Menes/aa. (Handout Polsek Menes)

Begitupun dengan istri Abu Rara, yang menyerang dari belakang menggunakan pisau kunai dan mengakibatkan Kompol Daryanto mengalami luka di bagian punggung.

Selanjutnya, istri Abu Rara menyerang warga dan aparat keamanan di sekitar wilayah itu, namun berhasil diamankan.

"Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana menurut pasal 15 junto Pasal 6 junto pasal 16 Undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi undang-undang," ujar Herry.

Baca Juga:

Jika Mati Setelah Tusuk Wiranto, Abu Rara Merasa Jihadnya Berhasil

Pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum, sebagaimana dikutip Antara, dilakukan dengan teleconference tanpa tatap muka yang dapat disaksikan dari layar monitor di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Barat

Terdakwa Abu Rara tidak dihadirkan dalam persidangan tersebut, sehingga majelis tersebut hanya menghadirkan para hakim pengacara dan jaksa penuntut umum. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspada Serangan Flu Babi, Kemenkes: Surveilans Kita Masih Jalan
Indonesia
Waspada Serangan Flu Babi, Kemenkes: Surveilans Kita Masih Jalan

Virus tersebut pada dasarnya merupakan "self limiting desease"

Transjakarta Siapkan Wifi Gratis di 12 Halte Koridor
Indonesia
Transjakarta Siapkan Wifi Gratis di 12 Halte Koridor

Sementara pada koridor 13, akan segera disiapkan fiber optic-nya

Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000
Indonesia
Harga APD Baju Hazmat Mahal, Jateng Mampu Bikin Sendiri dengan Harga Rp40.000

Alat pelindung diri (APD) virus corona atau COVID-19 akhir-akhir ini menjadi barang langka setelah wabah mulai menyerang di sejumalah daerah di Indonesia.

Dukung Bioskop Dibuka, PKS: Pengusaha Harus Kooperatif
Indonesia
Dukung Bioskop Dibuka, PKS: Pengusaha Harus Kooperatif

Jangan sampai pemerintah tidak menjadi pengendali

PT Kimia Farma Pecat Karyawannya Setelah Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta
Indonesia
PT Kimia Farma Pecat Karyawannya Setelah Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta

PT Kimia Farma adalah penyelenggara rapid test di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?
Indonesia
Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tinggal dua pekan lagi atau tepatnya pada tanggal 29 Oktober.

Ikut Konpres PDIP 'Serang' KPK, Menkumham Yasonna Laoly Dikritik tak Beretika
Indonesia
Ikut Konpres PDIP 'Serang' KPK, Menkumham Yasonna Laoly Dikritik tak Beretika

Jika hanya berdalih sebagai Ketua DPP PDIP, seharusnya Yasonna bisa memasrahkannya kepada anggotanya saja.

Masa Tanggap Darurat Gunung Semeru Diperpanjang sampai 21 Desember
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gunung Semeru Diperpanjang sampai 21 Desember

BPBD Lumajang, Provinsi Jawa Timur tetapkan perpanjang waktu status tanggap darurat bencana di Gunung Semeru hingga 21 Desember 2020.

Presiden Jokowi Direncanakan Buka Puncak Hakordia yang Digelar KPK
Indonesia
Presiden Jokowi Direncanakan Buka Puncak Hakordia yang Digelar KPK

KPK ingin menyampaikan perkembangan seluruh kegiatan yang telah dilakukan

Survei LSI: PSBB Belum Maksimal
Indonesia
Survei LSI: PSBB Belum Maksimal

Tiga sumber data yang digunakan surveinya yaitu Data Gugus Tugas, Data Worldometer, dan data WHO