Teknologi

Low-Code No-Code, Solusi untuk Bikin Aplikasi Bisnis Tanpa Keahlian Coding

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Minggu, 13 Agustus 2023
Low-Code No-Code, Solusi untuk Bikin Aplikasi Bisnis Tanpa Keahlian Coding

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berkolaborasi dengan Zoho memperkenalkan Zoho Creator. (Foto: Freepik/Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK punya keahlian meng-coding bukanlah halangan untuk membuat aplikasi. Ada solusi bernama low-code no-code (LCNC) untuk mereka yang membutuhkan pembuatan aplikasi berbagai keperluan.

Namun, belum banyak orang awam menempuh solusi itu. Kebanyakan pemakainya adalah perusahaan.

Menurut survei Zoho, perusahaan teknologi global, semakin banyak perusahaan menggunakan platform LCNC untuk berbagai tujuan. Tercatat, 4 persen perusahaan menggunakannya untuk mendigitalkan data bisnis, 32 persen mengotomatiskan alur kerja, dan 25 persen mengembangkan aplikasi yang mengutamakan pelanggan.

Platform LCNC menawarkan kemudahan dan keterampilan pemrograman yang lebih rendah untuk memfasilitasi dan mempercepat pertumbuhan bisnis.

Zoho Creator berupaya memperkenalkan solusi itu ke masyarakat melalui pelatihan kepada mahasiswa dan UKM.

Zoho menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam pelatihan tersebut. Pelatihan bertujuan membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk membuat aplikasi bisnis yang andal menggunakan Zoho Creator tanpa keahlian coding yang luas.

Kolaborasi Zoho dan ITS berlandas pada penerapan program YCP (Young Creator Program). ITS merupakan universitas pertama di kawasan Asia Pasifik yang meluncurkan program tersebut.

Program ini menjadi kesempatan pertama untuk menghadirkan tren teknologi terkini kepada mahasiswa. "Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya membekali mereka dengan tools yang canggih, tetapi juga memberi mereka pengalaman langsung menggunakan produk kami, Zoho Creator," kata Handito Aji Saroso, Country Lead Zoho Indonesia.

Handito mengungkapkan, kolaborasi bertujuan memberdayakan generasi inovator digital masa depan dan membentuk lanskap teknologi yang lebih cerah bagi Indonesia dan sekitarnya.

Baca juga:

Panjat Kesuksesan dengan Model Bisnis LFP ala Farid Stevy

zoho
Para mahasiswa meningkatkan keterampilan dan memecahkan masalah bisnis nyata menggunakan pengembangan aplikasi low-code. (Foto: Dok. Zoho-ITS)

Imam Baihaqi, Dekan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital ITS, mengatakan bahwa kolaborasi bertujuan memberdayakan mahasiswa dengan alat dan pengetahuan untuk menciptakan aplikasi yang tangguh dan merampingkan proses. "Semuanya tanpa memerlukan keahlian coding yang luas," ungkap Imam.

Young Creator Program (YCP) Indonesia memanfaatkan Zoho Creator memperkenalkan pendekatan baru bagi mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan dan memecahkan masalah bisnis nyata menggunakan pengembangan aplikasi low-code.

Pelatihan Mahasiswa bertema Memberdayakan Generasi Pemimpin Bisnis Masa Depan digelar selama lima hari dan dimulai pada 24 Juli. Pelatihan diikuti oleh 50 mahasiswa S1 Manajemen Bisnis tahun pertama ITS.

Pelatihan berlangsung selama 16 jam lebih dan terbagi atas beberapa sesi. Selama program pelatihan intensif tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan konsep teknologi low-code. Mereka beroleh pengalaman langsung untuk membangun sebuah solusi untuk kebutuhan manajemen event lengkap di Zoho Creator.

Dengan memanfaatkan buku kerja dan materi presentasi, pelatihan ini mengikuti model kerja bersama, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif terkait beragam fitur dan fungsi Zoho Creator.

Sebagai bagian dari kolaborasi, mahasiswa menerima lisensi untuk Zoho Creator, yang memungkinkan mereka bisa menjelajahi dan bekerja di platform Zoho Creator setelah masa pelatihan usai.

Pelatihan ini dilanjutkan dengan Appathon atau kompetisi pembuatan aplikasi yang menarik. Para mahasiswa berkesempatan memamerkan keterampilan yang baru mereka peroleh dengan mengembangkan aplikasi untuk berbagai kasus penggunaan di platform Zoho Creator.

Baca juga:

MahakaX Kembangkan Bisnis Instalasi Kreatif dan Hiburan

zoho
Kolaborasi menghadapi era digitalisasi. (Foto: Freepik/Freepik)

Setelah mengirimkan ide, para mahasiswa diberi waktu satu bulan untuk membangun dan mempresentasikan aplikasi karya mereka, menumbuhkan semangat inovasi dan kreativitas di antara peserta.

Imam berharap setelah pelatihan ini para mahasiswa dapat mempraktikannya dalam bisnis. "Membekali mahasiswa dengan keterampilan coding sangatlah penting karena dapat memberdayakan mereka untuk beradaptasi dengan cepat dan mendorong transformasi digital dalam pratik-pratik bisnis.

Selain memberdayakan mahasiswa, kerja sama ini juga memberikan manfaat bagi komunitas usaha kecil dan menengah (UKM) yang terkait dengan ITS.

Sesi pengantar melibatkan 70 perempuan pengusaha. Mereka menunjukkan minat besar untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi low code dapat mengubah dan meningkatkan bisnis mereka.

Dengan kolaborasi, baik mahasiswa , pelaku UKM dan masyarakat luas dapat lebih siap menghadapi era digitalisasi. Tantangan lanskap teknologi modern dapat mengantarkan era baru dengan inovasi dan lebih efisiensi di dunia bisnis. (dgs)

Baca juga:

Program Inkubasi Bisnis Dukung Pelajar Indonesia

#Kolaborasi #Teknologi #Agustus Sebangsa Panjat Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Tekno
OPPO Find X10 Ultra Bakal Punya Kamera Telefoto 10x Lebih Canggih, Hasil Zoom Jadi Makin Tajam!
OPPO Find X10 Ultra akan membawa kamera telefoto 10x canggih. Nantinya, hasil zoom jadi lebih tajam dibanding sebelumnya.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
OPPO Find X10 Ultra Bakal Punya Kamera Telefoto 10x Lebih Canggih, Hasil Zoom Jadi Makin Tajam!
Tekno
Jelang Rilis, Vivo X Fold 6 Tawarkan Kamera 200MP, Baterai 7.000mAh, hingga Fitur AI Canggih
Spesifikasi Vivo X Fold 6 kini sudah terungkap. HP itu membawa kamera 200MP, baterai 7.000mAh, hingga fitur AI canggih.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Jelang Rilis, Vivo X Fold 6 Tawarkan Kamera 200MP, Baterai 7.000mAh, hingga Fitur AI Canggih
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Bagikan