Lonjakan Pengguna Jalan Tol saat Libur Idul Adha Sampai 39 Persen Wakapolri Komjen Gatot Eddy. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Korlantas Polri terus memantau dan mengantisipasi kemacetan parah di ruas tol Jakarta-Cikampek di masa libur Idul Adha.

Jumlah pemakai jalan tol Jakarta-Cikampek diperkirakan meningkat hingga 39 persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga:

Tak Bisa Selenggarakan Salat Idul Adha, Pengurus Istiqlal Minta Maaf ke Umat Muslim

"Dari data yang kami dapat, terjadi lonjakan yang besar. Karena itu kami akan menyiapkan antisipasinya," ujar Wakapolri Komjen Gatot Eddy dalam keteranganya, Kamis (30/7).

Salah satu langkah yang akan diambil Polri adalah menyiapkan contraflow untuk mengantisipasi kemacetan dan menempatkan personel di titik-titik rawan kecelakaan dan rawan kriminalitas.

"Kami memang tak menyiapkan program khusus, tapi kami siap melancarkan arus mudik ini," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah). (ANTARA/ HO-NTMC Polri)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (tengah). (ANTARA/ HO-NTMC Polri)

Gatot menyebutkan, kenaikan jumlah pengguna jalan tol disebabkan karena libur panjang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat.

"Ini dimanfaatkan warga untuk mudik atau rekreasi. Apalagi pemerintah juga tidak melarang untuk mudik. Namun kami menghimbau agar para pemudik tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Gatot.

Baca Juga:

Pemda DIY Gelar Patroli Kesehatan di Daerah Wisata Selama Libur Idul Adha

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan, dalam rangka meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), polisi telah melakukan penilangan terhadap 21.927 pengendara yang melanggar aturan dan teguran kepada 39.588 pengendara.

"Sesuai instruksi Kapolri dalam masa COVID-19 ini, Polri harus lebih menekankan pemberian edukasi dibandingkan penindakan. Diharapkan ke depan masyarakat bisa lebih tertib," katanya.

Maka selain operasi, Korlantas Polri juga melakukan kegiatan pendidikan masyarakat (dikmas) melalui pemasangan spanduk-spanduk imbauan dan sosialisasi baik melalui media massa maupun media sosial.

Argo juga menyatakan selama arus mudik ini tak ada kasus kriminalitas dan kecelakaan yang menonjol. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Besok Salat Idul Adha di Bogor, Istana: Salatnya Intern


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH