Lonjakan COVID-19, Menaker Peringatkan Pengusaha Tak Korbankan Nasib Pekerja Menaker Ida Fauziyah. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penambahan kasus COVID-19 jadi alarm bagi warga untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Hal itu termasuk di dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meminta perusahaan agar terus memberlakukan protokol kesehatan di tempat kerja secara ketat.

Hal ini harus dilakukan untuk melindungi para pekerja dari ancaman penyebaran COVID-19 di lingkungan kerja.

Baca Juga:

Menaker Beri Peringatan Retail Giant Soal Hak-Hak Pekerja

“Kami mengingatkan perusahaan-perusahaan agar menerapkan protokol pencegahan COVID-19 di masing-masing tempat kerjanya,” kata Menaker Ida melalui siaran pers, Kamis (17/6).

Ida mengatakan, kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan adalah bagian dari upaya perlindungan atas keberlangsungan usaha, sekaligus melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja di tempat kerja.

“Kalau semuanya sudah membaik kita harapkan produktivitas usaha akan berangsur pulih, dan perekonomian nasional juga berangsur kembali normal,” kata Ida.

Menaker Ida mengatakan, sejak awal munculnya COVID-19, pihaknya telah mengeluarkan beberapa aturan untuk pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Salah satunya adalah Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.

Menaker Ida Fauziyah saat melakukan halalbihalal Idul Fitri bersama pegawai Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (17/5/2021). ANTARA/HO-Kementerian Ketenagakerjaan
Menaker Ida Fauziyah saat melakukan halalbihalal Idul Fitri bersama pegawai Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Senin (17/5/2021). ANTARA/HO-Kementerian Ketenagakerjaan

Menurut Ida, aturan pencegahan itu sangat penting dan harusnya diterapkan secara ketat di tempat kerja.

Karena aturan tersebut membantu perusahaan dan perkantoran dalam melakukan perencanaan penanggulangan COVID-19.

“Dengan mengikuti aturan itu, menjalankan protokol kesehatan, kita akan bisa tekan penyebaran atau klaster baru di tempat kerja,” kata Ida yang juga politikus PKB ini.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kemenaker juga telah melakukan sosialisasi dan pengawasan secara langsung ke berbagai kawasan industri, pusat perbelanjaan, perhotelan, dan sebagainya.

Ia melihat ada kesadaran dari pelaku usaha untuk menaati protokol kesehatan di tempat kerja karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Baca Juga:

Menaker Pastikan Jumlah Pekerja Asing Tidak Lebihi Pekerja Lokal

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyusunan panduan kembali bekerja, perlindungan pekerja dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pada kasus COVID-19 akibat kerja, peningkatan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan, dan peningkatan kolaborasi dengan stakeholder.

Ia juga melakukan sosialisasi dan publikasi melalui Posko K3 Corona, portal sistem pelayanan K3 (Teman K3).

"Termasuk melalui berbagai saluran komunikasi agar pesannya tersampaikan kepada para pengusaha, pekerja, dan masyarakat luas,” jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Makin Parah, Sehari Warga DKI Positif COVID-19 Tembus di Atas 4 Ribu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Sentil Kapolri dan Mendagri Soal Penegakan Protokol Kesehatan
Indonesia
Jokowi Sentil Kapolri dan Mendagri Soal Penegakan Protokol Kesehatan

“Jadi jangan hanya sekadar imbauan, tapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan,” kata Jokowi.

Ketua DPD Sampaikan Dukungan untuk PPHN di Sidang Bersama
Indonesia
Ketua DPD Sampaikan Dukungan untuk PPHN di Sidang Bersama

Agenda perubahan konstitusi sebagai bagian dari kesiapan Indonesia memasuki era baru pasca-hantaman pandemi COVID-19, turut dibahas dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

OPM Ancam Habisi Militer dan Warga Pendatang di Papua, Begini Reaksi Polri
Indonesia
OPM Ancam Habisi Militer dan Warga Pendatang di Papua, Begini Reaksi Polri

- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menebar ancaman akan menghabisi militer Indonesia dan warga pendatang di tanah Papua.

Pengecekan STRP Masih Diberlakukan di Jakarta
Indonesia
Pengecekan STRP Masih Diberlakukan di Jakarta

Pemeriksaan syarat perjalanan tetap harus dilakukan untuk membatasi pekerja yang non kritikal dan non esensial.

[HOAKS atau FAKTA]: FPI Tangkap Anggota BIN di Pesantren Rizieq
Indonesia
Polisi Siapkan 106 Cek Point Arus Balik
Indonesia
Polisi Siapkan 106 Cek Point Arus Balik

Bila hasil tes corona positif maka pemudik tidak diizinkan melakukan perjalanan. Mereka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat yang telah ditunjuk.

Berbekal Dukungan Warga, Wagub DKI Minta DPRD Setujui Penjualan Saham Miras
Indonesia
Berbekal Dukungan Warga, Wagub DKI Minta DPRD Setujui Penjualan Saham Miras

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberi dukungan atas penjualan saham bir di PT Delta Jakarta.

Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI
Indonesia
Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI

"Saya sarankan yang belum pernah nonton supaya menonton sebagai pengetahuan, menambah referensi cara berpikir sebelum bersikap," ucap Margana

KPK Periksa Eks Wabup Lampung Utara Terkait Kasus Gratifikasi
Indonesia
KPK Periksa Eks Wabup Lampung Utara Terkait Kasus Gratifikasi

KPK juga memanggil saksi berprofesi sebagai dokter, yakni Djauhari

[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bikin Oksigen Buatan untuk Pasien COVID-19 Pakai Aerator Akuarium

Artinya, aerator atau alat yang dibuat dalam video viral tersebut