Lonjakan COVID-19 Ancam Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Darurat Wisma Atlet Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Mayor Jenderal TNI Dr Tugas Ratmono. ANTARA/Muhammad Zulfikar

MerahPutih.com - Sisa tempat tidur pasien di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet tinggal 1.843 unit.

“Tentunya dengan dinamika ini ya, kalau (pasien) terus bertambah, ini kami masih punya saat ini adalah 1.843 bed. Jadi kalau pertambahannya 500-500 per hari, ya kita tinggal bisa itung tinggal berapa hari lagi ya,” ungkap Koordinator RS Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Mayjen (TNI) Tugas Ratmono secara virtual, Rabu (16/6).

Tugas meminta masyarakat waspada dan menjalani protokol kesehatan secara ketat guna memutus penularan.

Baca Juga:

Ratusan Pasien COVID-19 di 12 Puskesmas Dievakuasi ke RSD Wisma Atlet

“Kita harus mengerem di hulunya, di masyarakat, supaya penularannya bisa diputus,” paparnya.

Tugas mengatakan, saat ini tempat di Wisma Atlet sudah ditambah 1.400 unit. Sehingga dari 5.994 menjadi 7.394 tempat tidur.

Dengan begitu, tingkat keterisian di Wisma Atlet saat ini menjadi 75,05 persen.

“Saya kira memang penambahan bed adalah salah satu solusi, salah satu solusi terbukti dengan penambahan bed 1.400 yang kita siapkan saat ini, hunian atau proporsi dari katakanlah BOR atau hunian ini jadi 75,05 persen,” kata Tugas.

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)
Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj)

Jika bed di Wisma Atlet tidak ditambah, maka tingkat keterisian Wisma Atlet saat ini lebih dari 90 persen.

“Kalau belum ditambah, 5.994 bed yang kita siapkan, pasien saat ini adalah 5.551 orang, bayangkan ini sudah 90 persen lebih tentunya,” ungkap Tugas.

Baca Juga:

Letkol Muhammad Arifin Benarkan Video Antrean Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

Dalam sepekan terakhir, pasien di Wisma Atlet meningkat pesat, bahkan mencapai 500-600 orang dalam satu hari.

Dia mengatakan, pada tiga hari yang lalu, penambahan pasien pun sempat mencapai 625 dalam satu hari.

Jika tidak ada penurunan kasus, maka tinggal menghitung hari sampai RSDC Wisma Atlet penuh.

"Peningkatan ini sebenarnya sudah diprediksi sebelum Lebaran, kami sudah siapkan antisipasi lonjakan COVID-19," kata Tugas.

Sebelumnya, RSDC Wisma Atlet telah menambah 1.400 tempat tidur sebagai antisipasi lonjakan kasus.

Dengan penambahan ini pun tingkat keterisian tempat tidur masih di angka 75,05 persen. (Knu)

Baca Juga:

Pemprov DKI Siapkan 3 Tempat Isolasi Mandiri Jika Wisma Atlet Penuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Panjang Paskah, Satgas COVID Minta Daerah Pantau Tempat Hiburan
Indonesia
Libur Panjang Paskah, Satgas COVID Minta Daerah Pantau Tempat Hiburan

Satgas daerah dan pemerintah daerah (Pemda) mengambil langkah antisipatif untuk mencegah terjadi kerumunan mobilitas.

LPSK Cairkan Dana Kompensasi Bagi 36 Korban Bom Bali I dan II
Indonesia
LPSK Cairkan Dana Kompensasi Bagi 36 Korban Bom Bali I dan II

Untuk dapat kompensasi, korban terorisme bisa segera menghubungi BNPT atau langsung menghubungi nomor whatsapp LPSK di nomor 0857-7001-0048.

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi
Indonesia
Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Gubernur Anies Baswedan memantau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi awak media

KPK Terapkan Kunjungan Daring, Edhy Prabowo Mengeluh
Indonesia
KPK Terapkan Kunjungan Daring, Edhy Prabowo Mengeluh

Edhy mengaku membutuhkan dukungan moral

Wagub DKI Akui Belum Terima Undangan sebagai Saksi Sidang Rizieq Shihab
Indonesia
Wagub DKI Akui Belum Terima Undangan sebagai Saksi Sidang Rizieq Shihab

"Belum-belum terima undangan," ujar Wagub Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel
Indonesia
DPD: Pemerintah Harus Cepat Tanggap Atasi Banjir Kalsel

Dia juga meminta BNPB dan Kemensos segera bertindak cepat dalam mengatasi banjir yang terjadi, serta dapat segera mengirimkan bantuan yang diperlukan masyarakat.

Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari
Indonesia
Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari

Israel kembali terkunci, yang kedua selama pandemi, pada 18 September.

Hasil Pelacakan Kontak Wagub Uu, 2 Orang Positif COVID-19
Indonesia
Hasil Pelacakan Kontak Wagub Uu, 2 Orang Positif COVID-19

Satgas COVID-19 Jabar menelusuri sejumlah tempat yang pernah dikunjungi Wagub Uu, baik di dalam maupun di luar Kota Bandung. Pada 1 Juni, Uu melaksanakan agenda kerja di Garut, kemudian 2 Juni menjalankan agenda di Indramayu.

Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel
Indonesia
Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel

Genexine mengembangkan calon vaksin COVID-19 yang disebut dengan GX 19 dan untuk uji klinis di Indonesia dengan menggandeng PT Kalbe Farma Tbk.

Luncurkan Aplikasi Propam Presisi, Kapolri Cari Anggota Polisi Bandel
Indonesia
Luncurkan Aplikasi Propam Presisi, Kapolri Cari Anggota Polisi Bandel

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo me-launching aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja-kinerja dari aparat kepolisian.