Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh

TPST Bantargebang longsor. Foto: Dok. BPK RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta melaporkan terdapat 13 korban dalam insiden longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dari jumlah tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia, empat orang selamat, sementara empat lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Menanggapi peristiwa tersebut, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengerahkan seluruh sumber daya untuk menelusuri penyebab kejadian sekaligus memastikan penanganan korban dilakukan secara maksimal.

"Menurut saya sebagai anggota DPRD yang memiliki fungsi pengawasan, pemerintah daerah DKI Jakarta harus intensif siaga untuk menelusuri soal ini. Apapun harus dikerahkan seluruh sumber daya dan energi untuk hal ini. Karena ini menyangkut keselamatan, kepastian, keberadaan dari mereka yang menjadi korban," kata Rio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (9/3).

Baca juga:

Tinjau TPST Bantargebang, Pramono Sebut Hujan Ekstrem Jadi Penyebab Longsor

Rio menilai insiden tersebut harus disikapi secara serius oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Ia menegaskan keselamatan para petugas di lapangan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan fasilitas pengolahan sampah berskala besar seperti TPST Bantargebang.

"Ini juga bisa menjadi semacam alarm bagi pemerintah daerah DKI Jakarta bahwa ada banyak potensi persoalan dalam penanganan persoalan yang mungkin tidak jauh berbeda dengan ini, baik yang ada di lingkungan dinas yang bersangkutan maupun dinas lainnya," ujarnya.

Baca juga:

Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) itu menilai peristiwa longsor tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap mekanisme kerja operasional di lapangan, khususnya terkait pengelolaan tumpukan sampah.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta mekanisme operasional para petugas berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

"Secara teknis ini juga harus menjadi pemicu dan pemacu bagi pemerintah daerah DKI Jakarta untuk memastikan tupoksi dan mekanisme kerja operasional para jajaran di bawah. Apakah kemudian ini tidak terjadi keteledoran yang mungkin saja pernah terjadi sebelumnya, tetapi tidak pernah diperbaiki, misalnya terkait keberadaan tumpukan bangunan atau tumpukan sampah tersebut," tandasnya. (Asp)

#TPST BantarGebang #DPRD DKI Jakarta #Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Bagikan