Lomba Bakiak Meriahkan Perayaan Hari Keluarga di Doha, Masih Ingat Cara Mainnya? Lomba bakiak. (Foto: ANTARA/Agus Bebeng)

BAKIAK. Di Indonesia, sandal kayu ini tak lagi dipakai menemani aktivitas harian. Anda paling-paling menjumpainya pada peringatan Hari Kemerdekaan.

Sandal yang dipakai pun bukan ukuran biasa. Melainkan jumbo sehingga bisa dikenakan tiga hingga empat orang sekaligus. Menggunakan sandal berukuran jumbo itu, orang-orang berlomba berjalan menggunakan bakiak.

Tahun ini, lomba bakiak tak hanya menarik minat penduduk Indonesia. Warga Negara Indonesia yang tinggal di Doha pun melirik lomba ini untuk meramaikan Perayaan Hari Keluarga di Doha. Lomba yang diprakarsai Komunitas Diaspora itu diikuti lebih dari 50 pelajar dan orangtua di sekolah elite Pearling Season International School in Doha, Qatar.

"Lomba ini sangat diminati siswa karena menarik dan unik," kata Koordinator Lomba Bakiak, Anti, seperti dikutip ANTARA.

Kekompakan peserta adalah kunci lomba bakiak. Mereka harus bergerak bersama-sama agar bakiak yang digunakan dapat berjalan lurus. Pemenangnya adalah yang paling duluan sampai garis finish. "Dalam lomba bakiak dibutuhkan kerja sama beberapa orang dalam satu bakiak panjang. Mereka diharuskan berjalan bersama mencapai garis finish ini," tambah Ayu, orangtua murid asal Indonesia.

Pesan moral yang ingin disampaikan melalui lomba ini ialah siswa harus memiliki visi dan langkah yang harmonis. Menjadi juara bukan hal utama. Menumbuhkan jiwa sosial antara siswa satu dengan yang lain lebih penting. Hayo, Anda masih ingat permainan ini gak? (*)

Baca juga artikel Jurus Jitu Meisya Siregar Batasi Anak Main Gawai.


Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH