Lokasi Wisata di Yogyakarta Wajib Terhubung dengan Fasilitas Kesehatan Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, DIY. (Foto: MP/Patricia Vicka)

MerahPutih.com - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mewajibkan destinasi wisata, terutama yang sudah melakukan uji coba pembukaan, untuk terhubung dengan fasilitas kesehatan terdekat.

Kewajiban ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada pengunjung yang terdeteksi COVID-19 atau kategori hitam pada aplikasi PeduliLindungi.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, pengelola wisata diimbau segera mengontak faskes terdekat saat mendeteksi pengunjung positif COVID-19.

Baca Juga:

Bareskrim Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta

"Faskes dimaksud juga harus siap sehingga jika sewaktu-waktu dihubungi pengelola destinasi wisata dapat segera bergerak melakukan evakuasi terhadap pengunjung kategori hitam tersebut," katanya di Yogyakarta, Selasa (27/9).

Selain itu, pengelola destinasi wisata diimbau menyiapkan ruang transit atau kendaraan untuk evakuasi pengunjung dengan kategori hitam.

"Yang jelas pengunjung kategori hitam harus segera ditangani di faskes, jangan sampai justru dibiarkan dan pergi ke mana-mana sehingga berpotensi menularkan COVID-19," katanya.

Singgih mengatakan, destinasi juga harus menyiapkan tempat atau ruangan bagi pengunjung yang terdeteksi kategori merah jika merupakan bagian dari rombongan wisatawan.

"Pengunjung dengan kategori merah ini tidak diizinkan masuk objek wisata. Jika mereka bukan rombongan bisa diarahkan untuk pulang. Namun, jika bagian dari rombongan maka harus menunggu di luar atau menunggu di kendaraan," katanya.

Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)
Kawasan wisata Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)

Berdasarkan evaluasi selama ini, kata dia, dari beberapa destinasi wisata di DIY yang telah melakukan uji coba pembukaan, semuanya telah melaksanakan SOP dan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat.

"Semua yang telah uji coba sangat disiplin dan menerapkan SOP prokes dengan baik," katanya.

Terpisah Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengatakan, pihaknya tegas melarang pengunjung masuk ke lokasi wisata jika tidak lolos screening di aplilasi PeduliLindungi.

Baca Juga:

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk ke Empat Mal di Kota Yogyakarta, Ini Daftarnya

Saat ini, ada dua destinasi wisata di DIY yang dikelola PT TWC telah melakukan uji coba pembukaan dengan aplikasi PeduliLindungi, yakni Taman Wisata Candi Prambanan dan Taman Wisata Candi Ratu Boko.

"Dalam uji coba TWC Prambanan dan TWC Ratu Boko, kami menerapkan SOP dan prokes dengan ketat. Pengunjung wajib melakukan screening dengan aplikasi PeduliLinidungi. Dan bagi yang tidak lolos screening atau yang tidak memiliki aplikasi memang kami tolak," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Panti Rini Kalasan untuk menangani pengunjung yang masuk kategori hitam.

"Jika ada pengunjung yang terdeteksi kategori hitam, maka kami langsung hubungi faskes untuk penanganannya, kami juga menyediakan tempat untuk pengunjung dengan kategori merah," pungkas Edy. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Terkendala Sinyal, Pengunjung Hutan Pinus Yogyakarta Kesulitan Akses PeduliLindungi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB
Indonesia
Pimpinan DPRD Desak Disdik DKI Perbaiki Pendaftaran PPDB

Pimpinan DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk mengevaluasi proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 yang sempat bermasalah pada hari pertama dibuka.

Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila
Indonesia
Ketua DPD: Akar Persoalan Bangsa Adalah Belum Terwujudnya Sila ke-5 dari Pancasila

Akar persoalan yang terjadi di republik ini adalah belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Penganugerahan Gelar Bintang Mahaputera di Istana
Indonesia
Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Penganugerahan Gelar Bintang Mahaputera di Istana

Heru mengatakan pihak Istana menghargai sikap Gatot

PPKM Darurat Hari Pertama Kerja, Macet Parah Sampai Gigit Jari Gagal Masuk Jakarta
Indonesia
PPKM Darurat Hari Pertama Kerja, Macet Parah Sampai Gigit Jari Gagal Masuk Jakarta

Pekerja di bidang marketing ini sempat merasakan macet sejauh 1 kilometer.

Setelah Libur Panjang, 322 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta
Indonesia
Setelah Libur Panjang, 322 Ribu Kendaraan Kembali ke Jakarta

Total volume lalin yang menuju Jakarta ini, naik 5.2% jika dibandingkan lalin new normal

Kemenag Siapkan Beberapa Skenario Jika Arab Saudi Beri Lampu Hijau Ibadah Haji
Indonesia
Kemenag Siapkan Beberapa Skenario Jika Arab Saudi Beri Lampu Hijau Ibadah Haji

Kementerian Agama sudah melakukan sejumlah persiapan

Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November
Indonesia
Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November

Dishub Provinsi DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik liburan panjang akan terjadi pada Minggu 1 November 2020.

Ganggu Kinerja KPK,  Polemik TWK Mesti Dihentikan
Indonesia
Ganggu Kinerja KPK, Polemik TWK Mesti Dihentikan

"Dikhawatirkan KPK secara institusi malah terganggu akibat konflik yang akhirnya jadi persoalan internal," tutur dia

Jawa Timur Terima 77.760 Vaksin Sinovac
Indonesia
Jawa Timur Terima 77.760 Vaksin Sinovac

Puluhan ribu vaksin gelombang pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan masih disimpan di tiga ruangan Cold Storage bersuhu 2-8 derajat Celcius

Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Waspadai Kelompok yang Ingin Mengancam Pancasila

Tugas berat menanti calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Salah satunya adalah menjaga ideologi Pancasila.