Lipslut Donasikan Hasil Penjualan untuk Dukung Gerakan Black Lives Matter Lipslut sumbang 100 persen hasil penjualan lipstik untuk mendukung gerakan Black Lives Matter (Foto: Instagram/@lipslut)

HAMPIR semua perusahaan dan masyarakat turun tangan langsung menanggapi ketidakadilan rasialisme. Salah satunya adalah sebuah perusahaan kosmetik online asal Amerika bernama Lipslut.

Mereka baru saja umunkan akan mendonasikan 100 persen penjualan varian lipstik Fu*k Trump untuk melawan ketidakadilan ras yang sedang terjadi saat ini.

Pada 2 Juni 2020, Lipslut mengatakan pada laman resmi dan akun Instagramnya, Tertulis bahwa 100 persen hasil penjualan lipstik varian F*ck Trump selama seminggu akan didonasikan kepada organisasi yang mendukung komunitas warga kulit hitam.

Di antaranya yakni Black Lives Matter, Equal Justice Initiative, dan NAACP Legal Defense and Educational Fund. Demikian dilansir dari laman Insider.

Lipslut Donasikan Hasil Penjualan untuk Dukung Gerakan Black Lives Matter
Hasil penjualanya untuk dukung Black Lives Matter (Foto: Lipslut)

Dikutip dari website resminya, lipstik bernama Fu*k Trump itu sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun 2017 setelah Donald Trump memenangkan pemilihan presiden setahun sebelumnya.

Lucunya kotak lipstiknya juga dihiasi dengan wajah Donald Trump di bagian samping. Kamu bisa mendapatkan lipstik matte ini seharga USD 19.95 atau setara dengan Rp 280 ribu.

Baca juga:

3 Produk Makeup untuk Tampil Lebih Fresh Selama WFH

Lipslut memang terkenal dengan berbagai produknya yang terinspirasi tokoh politik. Sebagai brand, mereka sangat bersemangat untuk mendukung aktivitas dan meningkatkan pengetahuan tentang berbagai isu dan kondisi sosial politik yang sedang terjadi.

Selain lipstik Fu*k Trump, mereka juga pernah membuat varian Fu*k Kavanaugh, Fu*k Hollywood, dan sebagainya.

Lipslut Donasikan Hasil Penjualan untuk Dukung Gerakan Black Lives Matter
Berbagai varian lipstik dari Lipslut (Foto: Lipslut)

"Lipslut adalah kecantikan bertemu dengan activism," tulis Katie Sones dalam wawancaranya dengan laman Pop Sugar. "Misi kami adalah memberdayakan masyarakat untuk berjuang terhadap isu yang mempengaruhi komunitas. Untuk melihat perubahan, kita perlu berjuang bersama," tambahnya.

Sones juga mengatakan bahwa semua orang bertanggung jawab untuk membuat perkembangan. Dia juga berharap platform dan komunitas Lipslut bisa mengedukasi dan menginformasi masyarakat tentang kenyataan yang terjadi. (sam)

Baca juga:

Berhenti Pakai Makeup Jadi Lebih Muda



Ananda Dimas Prasetya