LIPI: Jangan Sampai Orang Terpapar COVID-19 Meningkat Tajam Setelah Pilkada Pakar Politik dan Ilmu Pemerintahan LIPI Siti Zuhro . (Foto: Rizky Fitrianto)

Merahputih.com - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro meminta penyelenggara pemilu sudah harus menyiapkan berbagai piranti protokol kesehatan untuk penyelenggaraan Pilkada serentak di 270 daerah di tengah pandemi.

“Tahapannya sudah dimulai. Pendaftaran sudah. Sudah hiruk pikuk juga. Protokol kesehatan ini penting sekali. Jangan sampai orang yang terpapar COVID-19 meningkat tajam setelah gelaran Pilkada,” imbau Siti Zuhro, Sabtu (5/9).

Baca Juga:

Anggota DPRD DIY Rela Potong Gaji Untuk Bantu Korban Corona

Selain itu, ia berharap kualitas demokrasi Pilkada langsung harus meningkat. Dia menilai, ada hikmah di balik pandemi COVID-19 melanda.

Karena minim kontak langsung, bisa menjauhkan kebiasaan praktik buruk pilkada sebelum-sebelumnya.

“Semoga tidak terlalu kental money politic-nya. Harapannya, ada peningkatan kualitas. Jangan stagnan sarat dengan penyimpangan dan pelanggaran," ucapnya.

Siti Zuhro, peneliti LIPI. (MP/Fadhli)

Ia ingin Pilkada kali ini jadi penuh dengan keadaban dan sehat meski dilakukan disaat pandemi serta ada konsolidasi demokrasi tingkat lokal.

Baca Juga:

Pemprov DKI: 20.532 Orang Lakukan Rapid Test, 428 Dinyatakan Positif COVID-19

"Jangan sampai ada konflik dan silang sengketa yang massif. Kemudian semoga menghasilkan kepala daerah yang good governance. Bukan yang enam bulan sudah di-OTT KPK,” tutup dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lion Air Hentikan Seluruh Penerbangan
Indonesia
Lion Air Hentikan Seluruh Penerbangan

Keputusan ini diambil dengan pertimbangan atas evaluasi setiap pelaksanaan operasional penerbangan sebelumnya.

KPK Periksa Bupati Solok Selatan
Indonesia
KPK Periksa Bupati Solok Selatan

Muzni diduga menerima suap dari Yamin

Agustus, Bio Farma Lakukan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Dari Tiongkok
Indonesia
Agustus, Bio Farma Lakukan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Dari Tiongkok

Vaksin dari Sinovac, Tiongkok, sudah tiba di Bio Farma pada tanggal 19 Juli 2020 Sebanyak 2.400 vaksin.

 Menggembirakan, 24 Pasien Positif COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Sembuh
Indonesia
Menggembirakan, 24 Pasien Positif COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso Sembuh

Berdasarkan keterangan pihak manajemen RSPI, pada Kamis (2/4) jumlah pasien positif corona yang sembuh sudah mencapai 24 orang.

Kepala BKD Pastikan Gaji ke-13 ASN DKI Tidak Dipotong
Indonesia
Kepala BKD Pastikan Gaji ke-13 ASN DKI Tidak Dipotong

Aturan itu telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Pemerintah Pusat melalui PP.

Garuda Indonesia Tunjuk Fuad Rizal sebagai Plt Direktur Utama
Indonesia
Garuda Indonesia Tunjuk Fuad Rizal sebagai Plt Direktur Utama

Dewan Komisaris Garuda Indonesia menunjuk Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fuad Rizal sebagai plt direktur utama.

Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Lebih dari 9.000 Orang
Indonesia
Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Lebih dari 9.000 Orang

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai RS Darurat COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Maret 2020

TNI Ikut Berantas Teroris Sudah Ada di UU, Koalisi Masyarakat Sipil Lebay
Indonesia
TNI Ikut Berantas Teroris Sudah Ada di UU, Koalisi Masyarakat Sipil Lebay

Domain utama dalam uu anti teror adalah penegakan hukum

KPK Dinilai Tak Bernyali Panggil Petinggi PDIP Lainnya di Kasus PAW Harun Masiku
Indonesia
KPK Dinilai Tak Bernyali Panggil Petinggi PDIP Lainnya di Kasus PAW Harun Masiku

Penyidik perlu tahu bagaimana penerapan penggunaan Hak Prerogatif dalam praktek sehari-hari

Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI
Indonesia
Kaum Milenial Disarankan Nonton Film G30S/PKI

"Saya sarankan yang belum pernah nonton supaya menonton sebagai pengetahuan, menambah referensi cara berpikir sebelum bersikap," ucap Margana