Lima Terduga Teroris yang Ditangkap di Aceh Diduga Berafiliasi dengan JAD Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Winardy memperlihatkan foto barang bukti penangkapan terduga teroris di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Sabtu (23/1/2021). Antara Aceh/M Haris SA

MerahPutih.com - Lima terduga teroris yang ditangkap di wilayah Aceh diduga berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Diduga kelima orang itu terlibat dalam bom di Polrestabes Medan.

"Kalau masih satu jaringan dengan Bom Mapolresta Medan, bisa dikatakan kelompok JAD," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy kepada wartawan, Senin (25/1).

Baca Juga

Hendak Bergabung dengan ISIS, Lima Terduga Teroris Asal Aceh Ditangkap

Winardy mengungkapkan, terkait bom Polrestabes Medan, para pelaku ini memang tidak terlibat langsung dalam serangan itu. Namun, mereka memiliki pemikiran yang sama dengan kelompok tersebut.

"Tidak terlibat langsung, mereka punya idiologi yang sama. Karena afiliasi mereka ke ISIS," ujar Winardy.

Ia mengatakan ada salah satu ASN, SB alias AF yang turut ditangkap. ASN tersebut diketahui bekerja di instansi pemerintahan di Kota Langsa, Aceh.

Winardi belum mengetahui SB bekerja di instansi dan bagian apa. Dia mengaku akan mengecek terlebih dahulu. Saat ini, ada lima orang terduga teroris, Kelimanya kini masih diperiksa di Polda Aceh.

"Itu yang lima kan ada perannya masing-masing, lima itu lagi di periksa di Polda Aceh," katanya.

Ilustrasi - Anggota Densus 88. ANTARA/HO
Ilustrasi - Anggota Densus 88. ANTARA/HO

Sekedar informasi, Densus 88 Antiteror Polri menangkap lima terduga teroris di tiga lokasi di Aceh. Dalam penangkapan, Densus 88 menyita sejumlah bahan pembuat bom.

Tim Densus 88 awalnya menciduk dua terduga teroris di kawasan Blang Bintang, Aceh Besar, pada Rabu (20/1) malam. Dua orang yang diciduk adalah RA (41) warga Langsa Kota dan seseorang berinisial SA alias S (30) warga Banda Baro, Aceh Utara.

Sehari berselang, Densus disebut menangkap UM alias AZ alias TA (35) di kawasan Simpang Tujuh, Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (21/1) pagi. Pada malamnya, Densus 88 menciduk dua terduga teroris di Kota Langsa yaitu SB alias AF (40) dan MY (46).

Densus 88 menyita sejumlah barang bukti berupa 1 kg pupuk kalium nitrat, 250 gram the organic stop actived charcoal (bubuk arang aktif), 1 botol berisi 2.000 buah peluru gotri silver cosmos 6 mm.

Petugas juga menemukan potongan pipa besi yang diduga sebagai alat pembuatan dan isi bom. (Knu)

Baca Juga

2 Terduga Teroris yang Tewas di Makassar Pernah Dicegah Berperang ke Suriah

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Relawan Jokowi Minta 5 Menteri Ini Dicopot
Indonesia
Relawan Jokowi Minta 5 Menteri Ini Dicopot

Menurut Noel, ada lima menteri yang layak untuk dicopot

Ini Menu Makanan Rizieq Selama Dipenjara
Indonesia
Ini Menu Makanan Rizieq Selama Dipenjara

Rizieq juga mengonsumsi makanan yang sama dengan para tahanan lain di sana.

Survei Capres SMRC: Prabowo Menurun, Ganjar dan Anies Menguat
Indonesia
Survei Capres SMRC: Prabowo Menurun, Ganjar dan Anies Menguat

Dukungan publik pada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi presiden mengalami penurunan.

Ribuan Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak, ini Penyebabnya
Indonesia
Ribuan Kendaraan Diputar Balik di Kawasan Puncak, ini Penyebabnya

Ribuan kendaraan diputar balik selama malam Tahun Baru 2021 di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Penyelesaian Kasus Penyalahgunaan Narkoba Diupayakan dengan Rehabilitasi
Indonesia
Penyelesaian Kasus Penyalahgunaan Narkoba Diupayakan dengan Rehabilitasi

Memperhatikan sistem peradilan pidana yang saat ini cenderung punitif, tercermin dari jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Pecat Anies dari Jabatan Gubernur DKI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Pecat Anies dari Jabatan Gubernur DKI

Gubernur Anies Baswedan pun saat ini masih melaksanakan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta

Keluh Kesah Ojol yang Kecepatan Orderannya Terdampak PPKM Darurat
Indonesia
Keluh Kesah Ojol yang Kecepatan Orderannya Terdampak PPKM Darurat

Terlebih, ketika dirinya menerima order yang harus diantar ataupun diambil melewati titik penyekatan

Kapolri Listyo Minta Anggota Intel Tiru Strategi Perang Sun Tzu
Indonesia
Kapolri Listyo Minta Anggota Intel Tiru Strategi Perang Sun Tzu

"Mengambil teori Sun Tzu di The Art of War, harus mampu mengenali kemampuan organisasi serta lingkungan strategik menjawab tantangan ke depan," ujar Sigit.

Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini
Indonesia
Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahap II pada Senin, 27 September 2021.

Insiden Penembakan di Tol Cikampek, PAN: Ini Masalah Penegakan Hukum
Indonesia
Insiden Penembakan di Tol Cikampek, PAN: Ini Masalah Penegakan Hukum

Harus diyakini bahwa masalah ini akan lebih mudah diselesaikan jika semua pihak menahan diri