Lima Pekerja PT Istaka Karya Belum Ditemui Pasca Serangan KKB Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.(DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR)

Merahputih.com - Aparat keamanan gabungan TNI/Polri terus melakukan pencarian terhadap lima karyawan PT Istaka Karya yang belum diketahui nasibnya, pascapenyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, pencarian masih dilakukan karena hingga kini belum diketahui keberadaan kelima karyawan PT Istaka tersebut.

"Mudah-mudahan kelima karyawan dapat ditemukan dalam keadaan selamat," kata Kamal, sabtu (8/12).

Lima karyawan yang belum diketahui nasibnya yaitu M. Ali Akbar, Petrus Ramli, Hardi Ali, Simon Tandi dan Riki Simanjuntak.

KKB
Caption

Dia mengatakan, karyawan PT Istaka yang berada di kamp di Distrik Yigi tercatat 28 orang, 16 orang di antaranya meninggal dalam insiden tersebut, termasuk satu staf BBPJN Papua. Tujuh karyawan ditemukan selamat, tiga di antaranya masih dirawat di RS Caritas Timika.

Selain tiga karyawan Istaka, seperti dilaporkan antara, tercatat satu anggota Brimob yang terluka juga dirawat di rumah sakit tersebut.

Adapun nama-nama 16 jenazah korban KKB di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, yakni Agustinus T, Jepry Simaremare, Carly Zatrino, Alpianus, M, Muh. Agus, Fais Syahputra, Yousafat, Aris Usi, Yusran, Dino Kondo, Markus Allo, Efrandy Hutagaol, Samuel Pakiding, Anugrah Tolu, Emanuel Beli Naikteas dan Daniel Karre. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH