Image
Author by : Gerbang Kampung Betawi Setu Babakan

 Memasuki area Setu Babakan pengunjung akan melihat bagaimana orang betawi masih melestarikan budayanya. Di area seluas 289 Hektare ini, bermukim sekira 3000 kepala keluarga, sebagian besar orang asli Betawi yang masih kuat memegang tradisi Betawi.

Lihat saja rumah masyarakat disana, masih banyak yang menggunakan arsitektur rumah adat betawi. Pola hidup juga masih ala betawi, bercocok tanam, berdagang, makanan khas, pementasan seni dan budaya, sampai berpakaian masih mengenakan pakaian adat betawi.

Pengunjung pun bebas berputar-putar di sekitar kampung tanpa dipungut biaya. Tapi perlu diingat untuk menjaga etika saat memasuki Kampung tersebut. Sebab, seperti yang disebutkan tadi, masyarakat Betawi di sana masih memegang kuat tradisi warisan nenek moyang mereka.

Image
Author by : ondel-ondel Betawi

Di sana, di Setu Babakan  pengunjung dapat menyaksikan berbagai pagelaran seputar kebudayaan betawi. Ada arena khusus atau panggung pertunjukan seni budaya dan galeri pernak-pernik asli betawi. Hampir setiap minggunya (akhir pekan), di arena pertunjukan kerap digelar berbagai pertunjukkan Seni dan Budaya Betawi. Apalagi saat ada festival budaya Betawi, hampir seluruh atraksi kebudayaan dimunculkan di panggung pertunjukan. Mulai dari tarian topeng, pantun, silat hingga lenong.

Image
Author by : Pedagang Kerak Telor Khas Betawi

Diarea Setu babakan, Pengunjung juga dapat menikmati alam hijau nan lestari. Berwisata kuliner khas betawi, hingga wisata air dan pemancingan di Danau Setu babakan. Selain menikmati berbagai atraksi kebudayaan betawi, di Setu Babakan pengunjung dapat menikmati berbagai jajanan khas Betawi yang dijajakan hampir di sepanjang jalan perkampungan. Ada kerak telor, es selendang mayang, gulali hingga camilan khas Betawi.

Image
Author by : Ilustrasi

Satu lagi wisata yang tak boleh terlewatkan yaitu wisata agro. Di Kampung Betawi, pengunjung akan di perkenalkan dengan tanaman atau buah-buahan khas betawi yang sudah jarang ditemui di pusat kota Jakarta, seperti Buni, Belimbing, Rambutan, Dukuh, Pohon Menteng, Gandaria, Mengkudu, Namnam, Kecapi, Kerendeng, Jengkol dan masih banyak yang lainnya. Beruntung, jika berkunjung pada saat pohon berbuah, sambil berkeliling, pengunjung bisa mencoba rasa berbagai jenis buah-buahan tersebut.

Image
Author by : Bir Pletok

Ini yang tak boleh terlewatkan saat berkunjung ke Setu Babakan, mencicipi hangatnya Bir Pletok. Di Setu Babakan, Bir Pletok dapat ditemui hampir di sepanjang jalan perkampungan. Hampir setiap rumah di Setu Babakan menjajakan Bir Pletok untuk diminum atau dijual. Bir pletok memang dikenal sebagai minuman yang bisa menghangatkan dan menyehatkan tubuh. Terlebih cuaca dingin lantaran musim hujan, membuat orang-orang berburu bir pletok. Pasalnya,  semua bahan untuk membuat bil pletok merupakan rempah-rempah alami,  seperti  jahe,  cabe jawa, ada lada hitam, ada biji pala, kayu manis, kayu misoye, kapolaga, cengkih dan untuk pewarnaan biasa menggunakan kayu secang. 

Nah, tertarik berwisata sambil belajar budaya nusantara? Setu Babakan adalah salah satu tujuan yang bisa anda kunjungi. 

Kredit : zulfikar