Lima Kurir Sabu 8 Kg Dihukum Seumur Hidup Sidang lima kurir sabu di PN Medan. (MP/Amsal Chaniago)

MerahPutih.com - Lima kurir pembawa ribuan kilo sabu-sabu asal Malaysia dihukum seumur hidup dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Kartika, Pengadilan Negeri Medan, Senin (10/09).

Dalam putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Deson Togatorop, para pelaku yakni Jamasri alias Cintek, Yanto alias Asiong, David Erwin Nababan, Premklin Samosir, dan Syefrizen karena terbukti membawa dan menyeludupkan sabu seberat 8,097 kg dari Malaysia melalui Dumai dengan tujuan untuk diedarkan ke Medan.

Kelimanya membawa sabu atas perintah Ayau, seorang narapidana penghuni Lapas Tanjunggusta Medan.

Dalam pertimbangannya majelis hakim menilai para pelaku dengan sengaja membawa sabu tersebut masuk ke Sumatra Utara.

Bahkan para pelaku berusaha mengelabui petugas, namun usaha kelima kandas setelah petugas BNN yang menyamar menangkap dua pelaku yakni Jasmari dan Yanto pada 12 Januari 2017 di depan kompleks Masjid Raya saat melakukan transaksi yang kemudian dikembangkan menangkap ketiga terdakwanya yakni Jamasri alias Cintek, Yanto alias Asiong, David Erwin Nababan, Premklin Samosir, dan Syefrizen di Hotel Antares, di mana lokasi tersebut berdekatan dengan penginapan para terdakwa.

Para pelaku terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Usai dibacakan putusan, baik JPU dari Kejari Medan M Sikumbang dan kelima terdakwa melalui penasehat hukumnya, Amri juga menyatakan banding atas putusan majelis hakim. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Amsal Chaniago, kontributor merahtputih.com untuk wilayah Medan dan sekitarnya. Baca juga artikel lainnya di: Puluhan Penjudi Sabung Ayam Di Bandung Diciduk Polisi



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH