Lima Gedung Milik Pemprov DKI Ditutup Akibat Sejumlah Pegawai Terpapar Corona Penghormatan terakhir pada almarhum Sekda DKI Jakarta Saefullah di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9/2020). (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Sebanyak lima gedung milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ditutup sementara akibat ada sejumlah pegawai terkonfirmasi terpapar virus corona.

Kelima gedung itu yakni gedung Blok G Balai Kota, kantor Wali Kota Jakarta Selatan, kantor Wali Kota Jakarta Barat, Dinas Teknis Jatibaru di kawasan Tanah Abang, dan kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI di Kecamatan Gambir.

"Jatibaru lockdown, kantor Wali Kota Jakarta Selatan tutup. Tapi, Senin aktif lagi. Sekarang semua lagi disemprot," kata Kepala Badan Kepegawian (BKD) DKI Jakarta Chaidir, Kamis (17/9).

Baca Juga:

BNPB Tunggu Kriteria Hotel Ruang Karantina Corona dari Pemprov DKI

"Tadi saya juga baru dengar (Dinkes DKI) juga sih (ditutup), tapi enggak menyeluruh," sambungnya.

Chaidir menerangkan, tidak semua gedung ditutup. Ada beberapa bagian khusus berkaitan dengan penanganan corona yang masih beroperasi.

Bagian pelayanan administrasi di gedung Dinkes DKI seluruhnya ditutup.

"Ada bagian-bagian tertentu yang masih operasional, seperti tim penanggulangan COVID-19. Kalau yang back office baru (tutup)," terang dia.

Kegiatan penyemprotan cairan desinfektan di gedung Blok G Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Foto: MP/Istimewa
Kegiatan penyemprotan cairan desinfektan di gedung Blok G Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Foto: MP/Istimewa

Chaidir menuturkan, penutupan dilakukan karena ditemukan kasus COVID-19 di masing-masing gedung. Meski begitu, ia tak merinci jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang terjangkit.

"Ada yang kena, ada yang terpapar. Tapi, saya enggak tahu jumlahnya berapa orang," ungkap dia.

Tambah Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, kantor Wali Kota Jakbar ditutup sementara selama tiga hari menyusul empat anak buahnya positif corona.

Penutupan akan dimulai Jumat, 18 September 2020 hingga Minggu 20 September 2020. Selama ditutup, kantor dilakukan penyemprotan cairan desinfektan.

Baca Juga:

2 Anak Buah Anies Positif Corona, Gedung Blok G Balai Kota Disemprot Disinfektan

Lanjut dia, selama tiga hari kantor Wali Kota Jakarta Barat akan dijaga ketat oleh anggota TNI dan Polri.

"Penutupan itu akibat ada beberapa pegawai Dispora yang terpapar COVID-19. Satu pegawai Sudin dan tiga orang pegawai GOR Cendrawasih,” paparnya.

Chaidir melanjutlan, nantinya kelima gedung itu bakal kembali dibuka pada Senin (21/9) mendatang.

Para ASN yang bekerja di kelima gedung milik pemerintah ini pun kini diminta untuk bekerja dari rumah.

"Bagi ASN yang enggak ngantor, mereka kerja dari rumah (work from home /WFH) pakai aplikasi, kan sekarang zamannya sudah canggih," tuturnya. (Asp)

Baca Juga:

Update Corona Jakarta Rabu (16/9): 58.458 Positif, 1.498 Orang Meninggal Dunia

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH