Lima Fakta Jorge Campos, Kiper Legendaris Meksiko Paling "Colorful" Kiper legendaris Meksiko Jorge Campos. (Sumber: remezcla.com)

BAGI para pencinta bola, mungkin nama Jorge Campos tidak asing didengar. Selain jago menjaga gawang Timnas Meksiko, Campos juga menjadi pemain paling colorful lantaran jerseynya sering penuh warna mentereng.

Lelaki berusia 51 tahun itu merupakan penjaga gawang Meksiko sejak 1991 sampai 2004. Selama bersama timnas, El Brody panggilan akrab Jorge Campos telah mengikuti Piala Dunia sebanyak dua kali; 1994 dan 1998.

Pada 1994, Campos dinobatkan sebagai kiper terbaik dunia. Namun di balik itu semua, ada beberapa fakta tersembunyi jarang diketahui publik. Penasaran seperti apa? Silakan simak lima fakta berikut.

1. Jersey gombrong warna-warni

Kiper legendaris Meksiko Jorge Campos. (Sumber: remezcla.com)

Sejak debut pada Piala Dunia 1994, nama Jorge Campos mulai diperbincangkan masyarakat luas. Hal itu dikarenakan jersey atau kostum yang dikenakan beda dari lazimnya. Selain berwarna, kostum yang ia kenakan juga selalu gombrong atau lebih besar dari ukuran tubuhnya yang mungil.

Namun, seperti dilansir dari remezcla.com, El Brody menyatakan bahwa ide di balik pakaiannya berasal dari warna-warna yang biasa digunakan di Kota Acapulco.

2. Pemain Meksiko pertama yang dikontrak Nike

Kiper legendaris Meksiko Jorge Campos. (Sumber: aztecadeportes.com)

Bakat dan keahlian Campos, serta kombinasi pakaiannya yang mencolok dan dirancang sendiri ternyata menjadikan El Brody semakin terkenal. Popularitasnya semakin melonjak sehingga ia terpilih sebagai penjaga gawang untuk iklan Nike; Good vs Evil pada 1994.

Dalam iklan tersebut, ia pun disejajarkan dengan pemain kelas dunia lainnya seperti Paolo Maldini, Eric Cantona, Luis Figo, Patrick Kluivert, dan Ronaldo.

3. Berusaha lebih tinggi dalam foto

Jorge Campos menginjak bola agar terlihat lebih tinggi. (Sumber: remezcla.com)

Dengan tinggi badan sekitar 168 cm, ternyata membuat El Brody sedikit minder. Bahkan, dalam beberapa kali kesempatan foto bersama tim, ia selalu berusaha membuat dirinya sejajar atau bahkan lebih tinggi dari rekannya.

Seperti dilansir dari remezcla.com, El Brody akan menginjak dan menyeimbangkan dirinya di atas bola sepak.

4. Memulai debutnya sebagai seorang striker

Jorge Campos (seragam putih) ketika masih menjadi striker Pumas. (Sumber: remezcla.com)

Siapa sangka kiper terbaik dunia 1994 itu ternyata memulai kariernya dalam sepak bola bukan sebagai penjaga gawang, justru menjadi striker. Hal itu berawal dari klub yang membesarkannya Pumas sekitar 1988 hingga 1995.

El Brody mengawali kariernya sebagai striker dikarenakan Pumas saat itu telah memiliki kiper inti, Adolfo Rios. Selama menjadi striker, El Brody telah mencetak 31 gol.

5. Kiper Terbaik FIFA

Jorge Campos menerima penghargaan sebagai kiper terbaik. (Sumber: remezcla.com)

Awal kali El Brody didapuk sebagai kiper terbaik ketiga di dunia versi FIFA tatkala Meksiko melawan Bulgaria dalam lanjutan Piala Dunia 1994. Pada pertandingan tersebut, Meksiko kalah adu pinalti.

Sementara pada tendangan pertama pemain Bulgaria El Brody mampu menipis keluar. Sayangnya, tiga penendang dari timnas Meksiko tak mampu memberikan hasil yang baik. (*)


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH