Lili Pintauli Kembali Dilaporkan, Dewas KPK Berangkat ke Medan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Antara/HO-Humas KPK)

MerahPutih.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) kembali menerima laporan terkait Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

"Memang ada satu laporan lagi tentang beliau yang disampaikan, ya kami terima juga," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa (18/1).

Tumpak tidak mengungkapkan siapa pihak yang kembali melaporkan Lili dan juga detail dari laporan tersebut.

Baca Juga

ICW Minta KPK Hadirkan Lili Pintauli di Sidang Kasus Tanjungbalai

Tumpak menyatakan laporan tersebut saat ini masih diselidiki dan dewas juga telah mendatangi beberapa lokasi. Namun, kata dia, dewas belum menemukan bukti.

"Itu sedang kami lakukan penyelidikan, tetapi itu pun kami sudah berangkat ke Medan dan lain sebagainya, kami belum juga bisa menemukan bukti tentang adanya perbuatan itu. Nanti pada saatnya tentu akan kami sampaikan," ujar Tumpak.

Sebelumnya, Dewas KPK pada 30 Agustus 2021 menyatakan Lili terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sehingga dijatuhi sanksi berat.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar (Dok. KPK)
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar (Dok. KPK)

Dewas menyatakan Lili bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa menyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani KPK.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat 2 huruf b, yaitu mengenai menyalahgunakan jabatan dan pengaruh serta Pasal 4 ayat 2 huruf a, yaitu mengadakan hubungan langsung atau tidak langsung dengan tersangka, terdakwa, terpidana atau pihak lain yang ada hubungan dengan perkara tindak pidana korupsi.

Lili dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan atau sebesar Rp1,848 juta.

Lili dinilai terbukti menggunakan kewenangannya sebagai pimpinan KPK kepada Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial agar membayar uang jasa pengabdian mantan Plt Direktur PDAM Tirta Kualo Ruri Prihatini yang merupakan saudara Lili.

Baca Juga

Kode Lili Pintauli ke Eks Walkot Tanjungbalai: Banyak Berdoa

Ia juga menghubungi Syahrial melalui telepon dengan mengatakan "Ini ada namamu di mejaku, bikin malu Rp200 juta masih kau ambil" dan dijawab Syahrial "itu perkara lama Bu, tolong dibantulah", lalu Lili menjawab "Banyak berdoalah kau".

Lili bahkan merekomendasikan seorang pengacara bernama Arief Aceh seorang pengacara di Medan dengan memberikan nomor teleponnya dan Lili juga tidak menceritakan komunikasinya dengan Syahrial kepada pimpinan KPK lainnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Larang ASN Bukber dan Open House, Gibran Siapkan SE Wali Kota
Indonesia
Jokowi Larang ASN Bukber dan Open House, Gibran Siapkan SE Wali Kota

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku akan mengatur larangan bukber dan open house dalam surat edaran (SE) wali kota.

Harga Minyak Goreng Tembus Rp 24.000 Per Liter, Pedagang Eceran Tak Berani Kulak
Indonesia
Harga Minyak Goreng Tembus Rp 24.000 Per Liter, Pedagang Eceran Tak Berani Kulak

Pedagang ecer di Kota Solo, Jawa Tengah mengeluhkan harga minyak goreng yang tinggi dari distributor.

Densus Tangkap 9 Terduga Teroris di Sumatera Utara
Indonesia
Densus Tangkap 9 Terduga Teroris di Sumatera Utara

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris di dua lokasi berbeda wilayah Sumatera Utara.

Labor Institute Sebut Isu JHT Digiring ke Ranah Politis
Indonesia
Labor Institute Sebut Isu JHT Digiring ke Ranah Politis

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) hanya bisa cair di usia 56 tahun terus menuai kontroversi.

Pernah Jalani Fit and Proper Test, 2 Calon Pimpinan KPK Akan Kembali Diuji
Indonesia
Pernah Jalani Fit and Proper Test, 2 Calon Pimpinan KPK Akan Kembali Diuji

Komisi III DPR RI akan kembali melakukan fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan kepada dua calon Wakil Ketua KPK pengganti Lili Pintauli Siregar.

Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi
Indonesia
Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan menuturkan, dari pengakuan S, rem truk itu tidak berfungsi.

Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, 7 Orang Tewas
Indonesia
Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, 7 Orang Tewas

Akibatnya, tujuh orang tewas.

Jumlah Investor Kripto Kalahkan Pasar Saham
Indonesia
Jumlah Investor Kripto Kalahkan Pasar Saham

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat terdapat 383 aset kripto sampai Agustus 2022 ini.

Puan Kenang 'Om' Tjahjo Kumolo sebagai Sosok Tenang dan Sederhana
Indonesia
Puan Kenang 'Om' Tjahjo Kumolo sebagai Sosok Tenang dan Sederhana

Puan mengenang Tjahjo sebagai sosok senior yang sederhana, tenang dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas yang tinggi.

Konser Hari Pertama NCT 127 Dihentikan, Sandiaga: Penonton Kurang Dapat Edukasi
Indonesia
Konser Hari Pertama NCT 127 Dihentikan, Sandiaga: Penonton Kurang Dapat Edukasi

Sandiaga menilai, kejadian itu tidak akan terjadi jika penonton mendapatkan edukasi baik soal Music Tourism atau wisata musik.