Liga Indonesia Bergulir Kembali dengan Penerapan Protokol Kesehatan Sejumlah pesepak bola dan ofisial Bhayangkara FC berlari saat latihan mandiri di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (22/6/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pras.

MerahPutih.com - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) mewacanakan untuk menggulirkan kembali kompetisi liga sepak bola Indonesia yang sebelumnya dihentikan akibat pandemi COVID-19. Penerapan protokol kesehatan menjadi syarat utama terhadap penyelenggaraan kompetisi.

Beberapa negara, seperti Inggris, Spanyol dan Italia telah memulai lebih dahulu kompetisi sepak bola di tengah situasi pandemi global.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, Liga Indonesia rencananya akan digelar bulan Oktober nanti namun perlu adanya kerja sama antara-seluruh komponen sepak bola, khususnya terkait penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:

Hasil Liga-liga Eropa: Barcelona Tempel Ketat Real Madrid, Juventus Diimbangi Atalanta

“Kompetisi sepak bola liga Indonesia akan digulirkan bulan Oktober 2020 dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi seluruh komponen sepak bola, federasi, klub hingga suporter,” kata Iriawan di Media Center Satgas Penangan COVID-19, Jakarta, Rabu (22/7).

Ia menambahkan, PSSI telah membuat protokol kesehatan pertandingan sepak bola dan akan memberlakukan tes swab kepada seluruh orang yang terlibat dalam tiap pertandingan.

“Kami telah membuat protokol kesehatan dengan bantuan tim dokter dan tim pengkajian di PSSI dan menganggarkan untuk melakukan swab test, serta diputuskan tanpa adanya penonton di stadion,” tambahnya.

Selain itu dalam rangka mendukung penanganan COVID-19, PSSI melalui gerakan PSSI Peduli memberikan bantuan berupa alat pelindung diri (APD) yang secara simbolis diserahkan oleh Ketua Umum PSSI kepada Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

“Kami menyerahkan APD sebanyak 1.200 untuk dapat didistribusikan kepada yang membutuhkan,” kata Iriawan.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Doni Monardo menyampaikan terima kasih atas dukungan PSSI terhadap penanganan COVID-19 ini.

“Terima kasih atas donasi APD yang diberikan, selanjutnya akan disalurkan kepada tenaga medis dan masyarakat,” ucap Doni.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Michael Siahaan)
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. (Michael Siahaan)

Lebih lanjut, ia menanggapi perihal akan digulirkan kembali liga Indonesia oleh PSSI. Ia menegaskan, kompetisi bisa dilangsungkan kembali dengan catatan harus mematuhi protokol kesehatan bagi perangkat pertandingan dan tanpa adanya penonton yang hadir.

“Satgas mendukung liga bergulir namun dengan syarat menerapkan protokol kesehatan dan akan mendukung dengan memberikan bantuan swab test kepada PSSI. Selain itu, pertandingan harus tanpa dihadiri penonton. Karena tidak ada yang bisa menjamin keselamatan para penonton, ditakutkan terjadi kontak erat dengan salah satu orang yang terpapar COVID-19 yang hadir di stadion,” ujarnya.

Kemudian Doni yang juga kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap PSSI mengajak suporter untuk menyaksikan pertandingan di rumah saja dan mengajak para pemain sepak bola untuk melakukan edukasi kepada seluruh masyarakat terkait COVID-19.

“Kami mengharapkan PSSI mengajak seluruh suporter menonton hanya lewat siaran televisi ataupun streaming, kemudian mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan dengan mengajak figur-figur tokoh sepak bola yang diharapkan lebih efektif dan didengar oleh masyarakat, karena mereka dijadikan panutan dan memiliki fans yang banyak,” jelas Doni.

Doni mengungkapkan, pekan lalu ia berdiskusi dengan komunitas suporter Bonek yang merupakan pendukung Persebaya Surabaya salah satu peserta liga Indonesia. Bonek telah melakukan gerakan penanganan COVID-19 dengan membuat Gerakan Tri Wani, yaitu wani pakai masker, wani cuci tangan dan wani jaga jarak, gerakan itu telah dilakukan hingga ke berbagai daerah.

“Kami sudah mencoba dengan kelompok suporter di Surabaya, Bonek, tanpa disangka gerakan Bonek ini tidak hanya di Surabaya tapi melebar ke Manokwari dan Sorong. Jadi lewat olah raga khususnya sepak bola kita bisa membantu meningkatkan program pencegahan dan ini momentum yang sangat bagus ketika olah raga bisa menggerakan seluruh komponen bangsa,” ungkapnya.

Selanjutnya Doni berpesan, dalam menghadapi COVID-19 ini tidak bisa melalui orang per orang, namun melalui komunitas karena protokol kesehatan harus diterapkan bagi semua orang.

“Peran menghadapi COVD-19 bukan lagi orang per orang, tetapi melalui komunitas-komunitas, ketika komunitas ini sukses maka kelompok ini akan menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan orang sekitarnya serta akan menjadi pahlawan kemanusiaan bagi orang banyak,” lanjutnya Doni.

Baca Juga:

Liga 1 Kembali Dimulai, Ketum PSSI Imbau Suporter tidak Nobar dan Datang ke Stadion

Doni mengimbau kepada seluruh insan sepak bola tanah air untuk melakukan perubahan prilaku dengan lebih peduli mengajak orang disekitarnya untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan guna menekan laju penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Setiap individu sepak bola harus mengajak setiap hari dua orang untuk melakukan perubahan prilaku patuh pada protokol kesehatan. Jika setiap orang setiap hari berhasil mengajak dua orang dari keluarga dan orang sekitarnya dan terus menerus seperti itu, ke depannya bangsa kita akan menjadi cepat meningkat kesadaran kolektifnya. Disiplin penting, namun kesadaran kolektif lebih penting, karena COVID-19 tidak cukup hanya diri sendiri, diri kita disiplin terapkan protokol kesehatan namun orang sekitar kita tidak disiplin, diri kita akan terpapar secara tidak sengaja, ditambah bagi orang yang telah memiliki komorbit akan lebih berat hingga menyebabkan kematian,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Hasil Pertandingan Liga-liga Eropa: Barcelona dan Liverpool Raih Angka Penuh

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketum PSSI Minta Bonek dan Jakmania Duduk Satu Tribun di GBK
Olahraga
Ketum PSSI Minta Bonek dan Jakmania Duduk Satu Tribun di GBK

hubungan suporter Persija, The Jakmania dan suporter Persebaya, Bonek memang tidak harmonis.

Hasil Pertandingan Liga-liga Eropa: AC Milan Bungkam Juventus, Arsenal Imbangi Leicester
Olahraga
Hasil Pertandingan Liga-liga Eropa: AC Milan Bungkam Juventus, Arsenal Imbangi Leicester

Dari Stadio San Siro, AC Milan sukses membungkam Juventus dengan skor 4-2.

Luhut Binsar Pandjaitan Dicalonkan Jadi Ketum PASI
Olahraga
Luhut Binsar Pandjaitan Dicalonkan Jadi Ketum PASI

Bersedianya Luhut Binsar Pandjaitan dicalonkan menjadi ketua umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mendapatkan dukungan dari pengurus daerah.

Jadwal Wakil Indonesia di Hari Pertama All England 2020
Olahraga
Jadwal Wakil Indonesia di Hari Pertama All England 2020

Seluruh wakil Indonesia bakal bertanding hari ini.

Tidak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ini Komentar Kiper Persija Jakarta
Olahraga
Premier League Kembali Bergulir, Simak 6 Fakta Menariknya
Olahraga
Premier League Kembali Bergulir, Simak 6 Fakta Menariknya

Premier League akan kembali bergulir setelah dihentikan karena pandemi virus corona

Kepindahan Bhayangkara FC ke Solo Gairahkan Sepakbola Kota Bengawan
Olahraga
Kepindahan Bhayangkara FC ke Solo Gairahkan Sepakbola Kota Bengawan

Dikatakannya, dengan adanya Bhayangkara FC di Liga 1 dan Persis Solo di Liga 2, diprediksi semakin meningkatkan gairah olahraga di Kota Bengawan.

8 Pemain Asing Pilih Hengkang dari Liga 1 2020
Olahraga
8 Pemain Asing Pilih Hengkang dari Liga 1 2020

Sampai saat ini, terhitung ada delapan pemain yang mundur dari timnya.

Hasil Pertandingan: Inter Bungkam AC Milan, Barcelona Pepet Real Madrid
Olahraga
Hasil Pertandingan: Inter Bungkam AC Milan, Barcelona Pepet Real Madrid

Inter memperlihatkan aksi comeback ciamik ketika tertinggal 0-2 dari Milan

Stadion Manahan Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Siapkan 5 Lapangan Latihan
Olahraga
Stadion Manahan Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Siapkan 5 Lapangan Latihan

PSSI kali terakhir ke Solo meninjau Stadion Manahan pada 10 hari lalu