Libur Panjang, Polisi Gelar Razia di Sudirman hingga Monas Ilustrasi knalpot yang sebabkan kebisingan (ANTARA News/hanmus/2016) (ANTARA News/hanmus/2016/)

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia kendaraan berknalpot bising di kawasan Monas hingga Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Razia ini digelar karena tengah libur panjang yang berpotensi picu kerumunan pada akhir pekan, bertepatan dengan Isra Mikraj dan Hari Raya Nyepi.

"Kami melaksanakan filterisasi di kawasan Monas dan Sudirman-Thamrin dari polusi suara akibat knalpot bising dan perilaku pengendara yang berisiko,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Kamis (11/3).

Baca Juga:

ASN Jabar Dilarang Keluar Kota saat Libur Isra Mikraj dan Nyepi

Menurut Sambodo, banyak pengendara yang memanfaatkan malam libur untuk berkendara ugal-ugalan. Sehingga, hal itu meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lain.

“Ini kan lagi musim namanya night rider, sunmori segala macam dan ini terutama pada malam libur dan saat libur Sabtu-Minggu. Ini kan sudah sangat meresahkan masyarakat," jelas Sambodo.

"Untuk itu, untuk jaga kenyamanan masyarakat dan kenyamanan kita bersama, maka kita lakukan upaya filterisasi,” tambah lulusan AKPOL 1994 ini.

Direktur Lalu Lantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo memberikan keterangan mengenai razia knalpot bising di Polda Metro Jaya, Rabu (10/3/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Direktur Lalu Lantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo memberikan keterangan mengenai razia knalpot bising di Polda Metro Jaya, Rabu (10/3/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Sambodo memastikan, filterisasi itu tidak membuat jalan ditutup. Kendaraan dengan spesifikasi standar tetap bisa lewat.

Namun, pengendara yang menggunakan knalpot bising atau ugal-ugalan akan ditilang.

"Kami cegah untuk tidak masuk ke kawasan Sudirman-Thamrin dan Monas,” kata Sambodo.

Baca Juga:

Kawasan 'Ring 1' Jadi Tempat Kebut-kebutan, Polisi Bakal Razia Knalpot

Ada sekitar 450 personel kepolisian yang terdiri dari 350 Polantas, 50 Brimob, dan 50 Sabhara.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik yang telah ditentukan.

Selain menertibkan pengendara, mereka juga akan menertibkan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. (Knu)

Baca Juga:

Libur Panjang Akhir Pekan, ASN Dilarang Berpergian ke Luar Kota

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PA 212 Geruduk DPR Pastikan RUU HIP Benar-benar Dibatalkan
Indonesia
PA 212 Geruduk DPR Pastikan RUU HIP Benar-benar Dibatalkan

RUU HIP telah menimbulkan polemik dan kegaduhan di tengah bangsa Indonesia menghadapi COVID-19.

Bawaslu Bakal Pastikan Penyimpanan Logistik Pilkada Aman
Indonesia
Bawaslu Bakal Pastikan Penyimpanan Logistik Pilkada Aman

Bawaslu akan memastikan gudang logistik tidak bocor agar logistik seperti surat suara tidak rusak karena rembesan air hujan.

Kasus Semakin Melonjak, Ketua MPR Desak Pemerintah Evaluasi PSBB
Indonesia
Kasus Semakin Melonjak, Ketua MPR Desak Pemerintah Evaluasi PSBB

Meningkatkny kasus harian disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya penularan dan mengabaikan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Kebrutalan KKB Terus Terjadi, Kali Ini Tukang Ojek Tewas Ditembak di Puncak Papua
Indonesia
Kebrutalan KKB Terus Terjadi, Kali Ini Tukang Ojek Tewas Ditembak di Puncak Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Rabu (14/4), sekitar pukul 13.00 WIT, menembak tukang ojek di Eromaga, Distrik Omikia, Kabupaten Puncak, Papua.

Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh
Indonesia
Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh

Jumlah kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 215 orang.

Kasus Harian COVID-19 tak Lagi Diumumkan karena Masyarakat Terkesan Cuek
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 tak Lagi Diumumkan karena Masyarakat Terkesan Cuek

"Selama pengumumkan tak memberikan efek ke perilaku masyarakat. Malah masyarakat terkesan cuek," jelas Trubus

Ribuan Buruh KSPI akan Demo Besar-besaran Tolak Omnibus Law dan PHK Massal
Indonesia
Ribuan Buruh KSPI akan Demo Besar-besaran Tolak Omnibus Law dan PHK Massal

KSPI kembali melakukan aksi besar-besaran serentak di 20 provinsi pada 25 Agustuts 2020.

KPK Geledah 3 Rumah Azis Syamsuddin di Jakarta Selatan
Indonesia
KPK Geledah 3 Rumah Azis Syamsuddin di Jakarta Selatan

Sebelumnya, tim pènyidik KPK telah lebih dulu menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di DPR beserta rumah dinasnya pada Rabu (28/4).

Tokoh Pers Pendiri Kompas Jakob Oetama Meninggal Dunia
Indonesia
Tokoh Pers Pendiri Kompas Jakob Oetama Meninggal Dunia

Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara

Pemkot Solo Buka Kembali Pendaftaran Bantuan Sosial Poduktif UMKM Rp 2,4 Juta Tahap Tiga
Indonesia
Pemkot Solo Buka Kembali Pendaftaran Bantuan Sosial Poduktif UMKM Rp 2,4 Juta Tahap Tiga

Heri menjelaskan untuk kuota nasional bantuan sosial produktif UMKM Rp2,4 juta sebanyak 12 juta. Saat ini baru ada 9,1 juta pelaku UMKM seluruh Indonesia yang mendaftar.