Libur Panjang, Masyarakat Tidak Berangkat di 28 Oktober Pantauan Lalu Lintas. (TMC Polda Metro Jaya).

MerahPutih.com - Masyarakat yang ingin memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober sampai awal November, diminta tidak berangkat di waktu puncak, yakni Selasa (27/10) malam atau Rabu (28/10).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau warga yang memanfaatkan libur panjang untuk rekreasi tidak menumpuk di tanggal 28.

Menurut dia, jika banyak orang berangkat dalam waktu yang sama dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan yang kemudian berujung pada risiko penularan COVID-19 karena banyaknya orang yang terkumpul di satu tempat.

Baca Juga:

Enam Bulan Ditutup, Bioskop CGV Dibuka dengan 25 Persen Penonton

Ia telah mengidentifikasi tiga titik yang diprediksi mengalami kemacetan, utamanya dari arah Jakarta. Ketiga titik itu yakni jalur darat ke arah timur, di kapal ke arah Sumatera, dan di bandara.

Selain mengantisipasi kemacetan saat libur panjang pekan depan, Budi mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan di daerah untuk mengawal penerapan protokol kesehatan.

"Jadi bukan dari Jakarta atau Surabaya saja tapi sampai kabupaten dikawal," ujarnya.

Budikarya
Menhub Budi Karya. (Foto: Antara).

Upaya antisipasi lain, lanjut ia, yakni memastikan ketaatan operator transportasi terhadap penerapan protokol kesehatan.

Menurut Budi, operator transportasi ada pihak yang menjalankan peran penting dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

"Kalau mereka tidak taat, maka ada penularan yang tidak kita inginkan," katanya.

Baca Juga:

Asyik, dari Malioboro ke Parangtritis Kini Bisa Naik Damri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintahan Jokowi Dinilai Hanya Fokus Investasi
Indonesia
Pemerintahan Jokowi Dinilai Hanya Fokus Investasi

"Pak Jokowi itu berpikir sekali investasi, investasi, investasi. Kalau lima tahun sebelumnya infrastruktur. Jadi di zaman Pak Harto istilah investasi dan infrastruktur itu ya pembangunan," jelasnya

Djoko Tjandra Dicecar 59 Pertanyaan selama Hampir 5 Jam Digarap Bareskrim
Indonesia
Djoko Tjandra Dicecar 59 Pertanyaan selama Hampir 5 Jam Digarap Bareskrim

Materi pemeriksaan seputar upaya Djoko yang bisa leluasa keluar dan masuk Indonesia selama ini.

 Baru Selesai Dibangun dengan Dana Miliaran, Jembatan di Boyolali Ambrol
Indonesia
Baru Selesai Dibangun dengan Dana Miliaran, Jembatan di Boyolali Ambrol

"Pembangunan jembatan baru selesai Desember. Jembatan ambrol ini dalam masa pemeliharaan rekanan sampai bulan Juni," katanya.

Masyarakat Diprediksi Tak Patuhi 'New Normal' Meski TNI-Polri Sudah Dilibatkan
Indonesia
Masyarakat Diprediksi Tak Patuhi 'New Normal' Meski TNI-Polri Sudah Dilibatkan

Harusnya ada penjelasan secara gamblang maupun intens dari pemerintah soal penyebaran corona

Bantu Penanganan COVID-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi
Indonesia
Bantu Penanganan COVID-19, Bank DKI Ajak Warga DKI Jakarta Berdonasi

bantuan dapat disalurkan melalui mekanisme transfer antar bank, transfer antar rekening, QR Code JakOne Mobile dan QRIS.

Pengamat Endus Motif di Balik Kebijakan Kontroversi Anies Baswedan
Indonesia
Pengamat Endus Motif di Balik Kebijakan Kontroversi Anies Baswedan

Kebijakan-kebijakan yang mendapat kritik dan penolakan itu salah satunya soal banjir

DPR Bentuk Panja Jiwasraya untuk Kawal Hak Nasabah yang Dirampas
Indonesia
DPR Bentuk Panja Jiwasraya untuk Kawal Hak Nasabah yang Dirampas

Panja yang sudah dibentuk harus segera tancap gas menyelesaikan persoalan skandal Jiwasraya yang ditaksir merugikan negara Rp13,7 triliun itu.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik Sedunia dalam Tangani COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik Sedunia dalam Tangani COVID-19

Informasi itu diunggah akun Facebook ayu.prasetyaningrum diserai sebuah video dengan narasi.

Aksi Terduga Teroris di Polsek Daha Selatan Bukti Polri Rawan Jadi Target ISIS
Indonesia
Aksi Terduga Teroris di Polsek Daha Selatan Bukti Polri Rawan Jadi Target ISIS

“Aksi model lone wolf sulit dideteksi, karena bergerak seorang diri sehingga tidak ada komunikasi atau transaksi yang bisa dipantau,” tuturnya.

Bawaslu Ungkap ASN Kerap Lakukan Pelanggaran Netralitas di Media Sosial
Indonesia
Bawaslu Ungkap ASN Kerap Lakukan Pelanggaran Netralitas di Media Sosial

Jumlah terbanyak penanganan pelanggaran netralitas paling banyak dilakukan ASN dengan memberikan dukungan melalui medsos atau media massa.