Libur Nataru Usai, Syarat Anak Naik KA Kembali Diperlonggar Penumpang KAI.(Foto: Patricia Vicka)

MerahPutih.com - Jumlah penumpang Kereta Api yang berangkat dan turun di seluruh stasiun Daop 6 Yogya-Solo selama Libur Nataru mengalami lonjakan signifikan.

Tercatat, jumlah penumpang nyaris Capai 380 Ribu orang. Sementara jumlah penumpang rata-rata harian sekitar 20.300 orang. Masa angkutan libur Nataru mulai tanggal 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 (19 hari).

Baca Juga:

Penumpang Kereta di KAI Daop 5 Naik 49 Persen Dibanding Tahun Lalu

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan, Kereta api menjadi primadona transportasi yang diminati turis dan warga untuk mobilitas selama libur Natal dan Tahun baru 2022.

Ia merinci, jumlah penumpang yang berangkat sampai hari terakhir masa Angkutan Nataru 2021 / 2022 yakni Selasa (4/1) sebanyak 197.911 orang atau rata-rata harian ada sekitar 10.400 penumpang.

"Sementara total penumpang yang turun selama masa Nataru mencapai 189.468 penumpang, atau rata-rata harian sekitar 9.900 penumpang," jelas Supriyanto melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (5/01)

Supriyanto melanjutkan, volume penumpang keberangkatan dan kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 19 Desember 2021 yaitu ada 17.020 penumpang naik dan 12.497 penumpang turun.

Ia mengatakan, jumlah penumpang tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yaitu dari 76.990 penumpang menjadi 197.911 penumpang.

Sementara jumlah penumpang yangg membatalkan tiket periode 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 tercatat sebanyak 2200 pembatalan.

"Alasan pembatalan beragam misalnya ada 550 pembatalan karena belum vaksin kedua. Lalu ada 1.699 pembatalan penumpang usia di bawah 12 tahun,"jelasnya.

Penumpang KRL. (Foto: Patricia  Vicka)
Penumpang KRL. (Foto: Patricia Vicka)

Walau meningkat, Supriyanto menegaskan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti pembatasan mobilitas sesuai aturan pemerintah terutama SE Kemenhub No 112 tahun 2021.

Usai masa angkutan Nataru selesai, persyaratan penumpang KA kembali mengacu pada aturan sebelumnya yaitu SE Kemenhub No. 97 Tahun 2021. Yakni untuk KA jarak jauh seluruh penumpang di atas usia 12 tahun vaksin mininal dosis pertama atau menunjukkan surat keterangan sakit dari dokter. Kemudian menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1x24 jam.

"Pelanggan di bawah 12 tahun, menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1x24 jam dan didampingi orang tua,"kata dia

Sementara untuk KA Lokal penumpang tidak perlu menyerahkan surat bebas vaksi hasil antigen dan penumpang di bawah 12 tahun tidak wajib di vaksin. hanya diwajibkan didampingi orang tua.

"Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin," katanya. (Patricia Vicka / Yogyakarta)

Baca Juga:

Alasan Ribuan Orang Ditolak Bepergian Menggunakan Kereta Api Jelang Nataru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lonjakan Harga Komoditas Pengaruhi Neraca Perdagangan Indonesia
Indonesia
Lonjakan Harga Komoditas Pengaruhi Neraca Perdagangan Indonesia

Tercatat, nilai ekspor Indonesia Maret 2022 mencapai USD 26,50 miliar atau naik 29,42 persen dibanding ekspor Februari 2022. Dibanding Maret 2021 nilai ekspor naik sebesar 44,36 persen.

Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pemerintah Tak Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok
Indonesia
Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pemerintah Tak Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok

Laporan Survei Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas menyampaikan, bahwa mayoritas masyarakat Indonesia menilai pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin tidak mampu mengendalikan kenaikan harga bahan pokok di bulan Ramadan 1443 Hijriah/2022.

NasDem Dinilai Tidak Cocok Masuk Koalisi KIB, Gerindra-PKB atau PDIP
Indonesia
NasDem Dinilai Tidak Cocok Masuk Koalisi KIB, Gerindra-PKB atau PDIP

NasDem akan mati-matian mempertahankan komunikasinya dengan PKS dan Demokrat agar bisa terbentuk koalisi di 2024.

Moeldoko Minta Polemik Perpanjangan Jabatan Presiden Disudahi
Indonesia
Moeldoko Minta Polemik Perpanjangan Jabatan Presiden Disudahi

Kepala Staf Presiden Moeldoko meminta agar masyarakat menyudahi polemik perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo.

Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas 8 Ribu
Indonesia
Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas 8 Ribu

Pada Rabu (16/11), kasus konfirmasi menembus 8.486, atau kembali naik setelah Selasa (15/11) kemarin berada di angka 7.893 kasus.

Romo Vikep Surakarta Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Pandemi
Indonesia
Romo Vikep Surakarta Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Pandemi

Perjalanan bangsa Indonesia bahkan dunia telah dicoba kuat sepanjang dua tahun ini dengan adanya Pandemi COVID19.

PKB Ogah Ajukan Hak Angket Minyak Goreng Seperti Usulan PKS
Indonesia
PKB Ogah Ajukan Hak Angket Minyak Goreng Seperti Usulan PKS

PKS menyatakan akan mengusulkan penggunaan hak angket terkait kelangkaan dan kemahalan harga minyak goreng yang terjadi di masyarakat belakang ini.

Potensi Hujan Deras di Sebagian WIlayah Indonesia
Indonesia
Potensi Hujan Deras di Sebagian WIlayah Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Indonesia pada Jumat.

Bertemu Tiga Pimpinan Parpol, Gibran Akui Bahas Pilgub DKI 2024
Indonesia
Bertemu Tiga Pimpinan Parpol, Gibran Akui Bahas Pilgub DKI 2024

"Ya benar, untuk pembicaraan Pilgub DKI memang ada," ujar Gibran usai bertemu dengan Ketum PAN di Loji Gandrung, Senin (28/3).

Pemerintah Diminta tak Kaku soal Aturan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Indonesia
Pemerintah Diminta tak Kaku soal Aturan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

"Pemerintah harus buat alternatif, jangan kaku, pemerintah harus punya solusi lain," ujar Rudi dalam keterangan pers kepada wartawan, Rabu (29/6).