Libur Lebaran, Jalanan Kota Bogor Bebas Ganjil Genap Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap bai kendaraan bermotor di Kota Bogor, pada akhir pekan. (ANTARA/HO/Pemkot Bogor)

MerahPutih.com - Polresta Bogor Kota tidak memberlakukan rekayasa ganjil genap pada Lebaran dan akan mengalihkan arus kendaraan apabila volume kendaraan mulai padat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro memprediksi, kepadatan arus lalu lintas di Kota Bogor akan terjadi pada saat Lebaran hari pertama dan kedua (1-2/5).

Baca Juga

Kapolri Sebut One Way dan Ganjil Genap Efektif Urai Kemacetan di Tol

Ia menilai, Kota Bogor bukan wilayah tujuan mudik dan lebih kepada kota tujuan wisata. Sehingga, volume kendaraan diprediksi akan meningkat pada Lebaran dan hari sesudahnya.

"Rekayasa lebih kepada pengalihan arus kendaraan bila terjadi kepadatan di titik-titik terjadi kemacetan," kata Susatyo kepada wartawan, Sabtu (30/4).

Menurut dia, titik-titik kepadatan biasanya terjadi di beberapa pusat perbelanjaan atau tempat wisata seperti Kebun Raya Bogor (KRB).

Informasi kondisi dan rekayasa lalu lintas, kata Susatyo, akan disampaikan melalui kode bendera yang terpasang di Pos Terpadu Baranangsiang yang berada tepat di depan pintu masuk tol kota Bogor.

Ada tiga warna bendera yang berbeda. Tiap warna memiliki arti situasi lalin dan rekayasa yang akan dilakukan.

"Bendera hijau artinya kami tidak melakukan rekayasa apa pun. Kalau sudah kuning dan merah maka akan ada rekayasa yang akan kami lakukan agar arus lalin tidak stuck, tapi tetap bisa bergerak," terang Susatyo.

Baca Juga

6 Lokasi Wisata di DKI Bebas Ganjil Genap saat Libur Lebaran

Adik Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo ini menambahkan, ada 6 pos pengamanan dan 1 pos terpadu untuk memperlancar kegiatan mudik. Pos-pos ini digelar di titik-titik pusat aktivitas masyarakat.

Polresta Bogor Kota, lanjut pria penghobi memelihara burung ini, juga akan melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran.

Hal sama yang berlaku di Jakarta di mana ganjil genap akan berlaku di sejumlah ruas jalan tol selama mudik Lebaran 2022. Pemberlakuan ganjil genap di Jakarta akan ditiadakan selama tujuh hari, yakni mulai tanggal 29 April 2022 dan 1-6 Mei 2022.

Polisi juga meminta masyarakat untuk mengabaikan surat tilang jika terkena tilang elektronik ganjil-genap selama kurun waktu di atas. Penilangan ganjil-genap di Jakarta sendiri telah ditindak sebagian secara otomatis melalui kamera e-TLE. (Knu)

Baca Juga

Skema Ganjil Genap dan One Way saat Volume Jalan Tol Meningkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Torang Bisa' Theme Song PON Yang Gambarkan Semangat Papua Sebagai Tuan Rumah
Olahraga
'Torang Bisa' Theme Song PON Yang Gambarkan Semangat Papua Sebagai Tuan Rumah

Torang Bisa, adalah tagline PON ke-20 yang juga berarti "Kita Bisa" menjadi nuansa dasar dalam menciptakan lirik lagu ini. Maknanya adalah semangat dan sportifitas, serta keyakinan bahwa kita semua BISA!

Selain Vonis Mati, Harta Pemerkosa Santri di Bandung Dirampas Buat Bayar Restitusi
Indonesia
Selain Vonis Mati, Harta Pemerkosa Santri di Bandung Dirampas Buat Bayar Restitusi

Harta terdakwa dilakukan penjualan lelang dan hasilnya diserahkan kepada Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat.

Relawan Jokowi Pulangkan Puluhan Pekerja Migran Bermasalah dari Arab Saudi
Indonesia
Relawan Jokowi Pulangkan Puluhan Pekerja Migran Bermasalah dari Arab Saudi

Buruh migran asal Cianjur, Lilis Komariah (45), ditelantarkan di halaman KBRI Riyadh pada 27 Maret dan akhirnya meninggal di RS Sumaesy pada 1 April 2022.

Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bogor, Polisi Ancam Putar Balik Kendaraan
Indonesia
Ganjil Genap di Kawasan Puncak Bogor, Polisi Ancam Putar Balik Kendaraan

Libur akhir pekan selama tiga hari berpotensi menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan Puncak, Jawa Barat. Polres Bogor mulai memberlakukan sistem ganjil genap ke arah Puncak, Bogor sejak Kamis (14/4) kemarin.

Ketua Komisi II DPR Sebut Pemilu 2024 Terlalu Berat
Indonesia
Ketua Komisi II DPR Sebut Pemilu 2024 Terlalu Berat

“Saya tidak memahami betul pada saat pendahulu kita menyusun peraturan perundangan itu, kemudian menempatkan semua pelaksanaan pemilu yang tiga jenis pemilihan di tahun yang sama, tahun 2024. Menurut kami, itu sebenarnya bebannya terlalu berat,” kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Jakarta, Jumat (11/2).

Jelang Pemilu 2024, DPR Minta Pemerintah Validasi Data Kependudukan
Indonesia
Jelang Pemilu 2024, DPR Minta Pemerintah Validasi Data Kependudukan

Anggota Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menekankan urgensi validasi data kependudukan masyarakat menjelang Pemilu 2024 guna mengatasi persoalan terkait dengan data pemilih.

Jokowi: Pemerintah Sungguh-Sungguh Atasi Persoalan Minyak Goreng
Indonesia
Jokowi: Pemerintah Sungguh-Sungguh Atasi Persoalan Minyak Goreng

Terkait minyak goreng sawit kemasan lain, harganya akan menyesuaikan nilai keekonomian sehingga diharapkan minyak goreng akan tersedia di pasar modern dan pasar tradisional.

Profil Bupati Kolaka Timur yang Ditangkap KPK
Indonesia
Profil Bupati Kolaka Timur yang Ditangkap KPK

Andi Merya ditangkap tim penindakan lembaga antirasuah karena diduga terlibat transaksi suap.

Polisi Lakukan Penggerebekan, Pinjol Ilegal Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah
Indonesia
Polisi Lakukan Penggerebekan, Pinjol Ilegal Perintahkan Karyawan Kerja dari Rumah

Polisi menemukan percakapan antara karyawan yang saling berkoordinasi untuk menyamarkan perusahaan pinjol sebagai perusahaan ekspedisi.

Wapres Nyalakan Listrik Bagi Warga Miskin Ekstrem di NTT
Indonesia
Wapres Nyalakan Listrik Bagi Warga Miskin Ekstrem di NTT

Angka kemiskinan di NTT telah mencapai 20 persen dari jumlah total masyarakat NTT yang mencapai lima jutaan. khusus untuk lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang menjadi prioritas di tahun 2021 ini, total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 212.672 jiwa dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem 89.410 RT.