Libur dan Cuti Bersama, Disdukcapil Surabaya Tetap Buka Layanan Petugas Dispendukcapil Surabaya saat melayani perekaman e-KTP di tengah libur cuti bersama. (Foto: MP/istimewa)  

MerahPutih.com - Kendati libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya masih membuka layanan seperti hari biasa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadispendukcapil) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji menyampaikan, pelayanan secara online yang ada di aplikasi www.klampid.disdukcapilsurabaya.id juga tetap diproses oleh petugas.

“Petugas tetap masuk untuk melayani yang online itu sesuai jadwal. Apalagi masyarakat dapat menginput data dan mengakses web bisa dari mana saja,” papar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (29/10).

Baca Juga:

Per 11 Oktober, Surabaya Nol Kasus COVID-19 di 33 Kelurahan

Ia menambahkan, kemudian untuk layanan tatap muka seperti perekaman e-KTP juga tetap dilayani seperti hari-hari biasa. Agus juga telah mencatat untuk layanan tatap muka hanya berkapasitas 250 orang.

“Perekaman ini mewajibkan tatap muka, maka kami beri kapasitas 250 per hari. Namun untuk pendaftarannya perekaman harus melalui online dahulu,” tandasnya.

Ilustrasi perekaman e-KTP (Antara/HO)
Ilustrasi perekaman e-KTP (Antara/HO)

Selama libur nasional ini berlangsung, lanjut Agus, layanan tatap muka dibuka sejak pagi pukul 08.00 - 18.00 WIB.

"Untuk petugas, dibagi menjadi beberapa sif saat libur beberapa hari ke depan. Sif pertama pukul 08.00 - 13.00 WIB. Lalu untuk sif kedua 13.00 - 18.00 WIB,” terangnya.

Baca Juga:

5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers

Agus juga membeberkan bahwa per hari ini, terhitung ada sekitar 30 orang lebih telah melakukan perekaman.

Ia berharap, masyarakat yang ingin mengurus perekaman e-KTP maka segera mendaftar via online dan akan ditindaklanjuti petugas untuk perekaman.

“Kami akan tindaklanjuti sesuai jadwal. Tidak perlu khawatir libur nasional ini. Apapun pelayanan berbasis online yang terdapat dalam website tersebut juga tetap akan diproses,” pungkas Agus. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Massa Demo di Surabaya Makin Liar, Mobil Polisi Digulingkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Sita Aset Tambang Batu Bara dan Nikel Milik Heru Hidayat-Benny Tjokro
Indonesia
Kejagung Sita Aset Tambang Batu Bara dan Nikel Milik Heru Hidayat-Benny Tjokro

Penyitaan aset para tersangka ini juga terus dilakukan secara masif

Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Haikal Hassan
Indonesia
Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Haikal Hassan

Sekretaris Habib Rizieq Shihab Center ini dimintai klarifikasi terkait pengakuannya yang bermimpi telah bertemu Rasulullah SAW.

Pendaftaran Pilkada Dilarang Bawa Massa
Indonesia
Pendaftaran Pilkada Dilarang Bawa Massa

KPU menayarankan, saat kampanye calon untuk menggunakan metode daring (online) atau video conference.

HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT
Indonesia
HUT ke-75 TNI, Polresta Surakarta Beri Kejutan Empat Tumpeng ke Korem 074/WRT

Empat buah tumpeng melengkapi kejutan manis tersebut.

Denda Dua Hari Operasi Yustisi di DKI Nyaris Rp90 Juta
Indonesia
Denda Dua Hari Operasi Yustisi di DKI Nyaris Rp90 Juta

Sanksi sosial yang dimaksud berupa membersihkan jalan selama satu jam sambil memakai atribut rompi oranye

Bawaslu NTT Telusuri Keabsahan Surat Kedubes AS Terkait Status Cabup Sabu Raijua
Indonesia
Bawaslu NTT Telusuri Keabsahan Surat Kedubes AS Terkait Status Cabup Sabu Raijua

"Kami telusuri kembali. Bukan kami meragukan, melainkan kami akan memastikan lagi keabsahan dan kebenaran dokumen tersebut," ucap Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Djawa

Toa Banjir Tak Efektif, PSI: Ujung-ujungnya Anies Mengkritisi Kebijakan Ini
Indonesia
Toa Banjir Tak Efektif, PSI: Ujung-ujungnya Anies Mengkritisi Kebijakan Ini

Fraksi PSI menganggap Anies tidak konsisten atas kebijakan dan pernyataannya sendiri

KPK Periksa Eks Dirut PT Hutama Karya Terkait Korupsi Proyek Jembatan
Indonesia
KPK Periksa Eks Dirut PT Hutama Karya Terkait Korupsi Proyek Jembatan

Bintang bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Adnan.

Paham Radikal Bisa Serang Siapa Saja
Indonesia
Paham Radikal Bisa Serang Siapa Saja

Proses penangkapan jaringan sangat penting

5,6 Juta UMKM Dapat Restrukturisasi Kredit
Indonesia
5,6 Juta UMKM Dapat Restrukturisasi Kredit

Nominal restrukturisasi UMKM yang bertambah Rp9,4 triliun dari Rp307,82 triliun menjadi R317,29 triliun atau naik 3,08 persen.