Wirausaha
Lewi’s Collective Market, Ajang Kolaborasi untuk Wirausaha Muda Tangguh Lewi's Collective Market, ajang kolaborasi wirausaha muda UMKM. (foto: istimewa)

KOLABORASI menjadi jalan terbaik untuk bisa bertahan dan maju. Semangat kolaborasi itulah yang diwujudkan dalam ajang Lewi’s Collective Market yang digelar 30 September-3 Oktober. “Fokusnya pada pengusaha muda UMKM agar tetap semangat, tetap maju, dan termotivasi di masa pandemi ini,” ujar owner Lewi's Organics Factory Lewi Cuaca, dalam rilis yang diterima Merahputih.com, Jumat (1/10).

"Sinergi dan kolaborasi itulah yang paling penting. Untuk saling belajar dan mendukung," ujar Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata dalam kesempatan yang sama. Selama empat hari, 34 wirausaha muda UMKM di Jabodetabek akan hadir di ajang tersebut. Lewat acara itu, Lewi mengajak wirausaha muda yang selama ini masih ragu-ragu dan memiliki kendala di masa pandemi ini untuk mulai fokus, kreatif, dan pantang menyerah dalam memasarkan produk-produk UMKM lokal. “Karena barang impor susah masuk di masa pandemi ini. Jadi ini peluang besar bagi wirausaha lokal untuk mengisi pasar yang menganga ini,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Pentingnya Edge Computing untuk Industri 4.0 di Indonesia

Untuk itulah Lewi’s Collective Market digelar. Acara ini ingin menunjukkan kepada publik bahwa kolaborasi kolektif antar-UMKM dapat dilaksanakan dengan cara yang unik, berbasis komunitas, menarik dan modern. Sebanyak 34 brnad lokal yang terdiri dari fashion, beauty, home and living, produk organik, serta 6 roastery kopi lokal Indonesia dihadirkan dalam ajang yang digelar diLewi’s Organics Workshop, Jalan Raya Pondok Kacang Timur nomor 11, RT 3/RW 1, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. “Di acara ini, brand lokal bisa mengenalkan produk, mempromosikannya, dan menunjukkan keunggulan sebagai pengganti produk luar,” jelasnya.

Tak hanya jadi ajang promosi, acara ini juga diisi sembilan workshops, yakni Latte Art workshops bersama Robby Firlian, Painting Workshops bersama Bartega Studio, Pottery Workshops bersama Studio Lilou, Yoga Class bersama Mood Jakarta dan Mossa Studio, serta Healthy Cooking dari Lewi’s Organics dan 7 Buffet.

“Lewat acara ini, kami ingin memberi motivasi, harapan, dan keberlanjutan kepada para pelaku UMKM,” ujar Lewi. Sebagai UMKM yang bisa menembus pasar ekspor, Lewi Organics ingin membagi ilmu dan pengalaman kepada pelaku lain UMKM di Tanah Air.

lewi cuaca
Owner Lewi's Organics Factory Lewi Cuaca (kiri) menggagas Lewi's Collective Market. (foto: istimewa)

Selain pameran brand lokal, acara yang diselenggarakan oleh Lewi’s Organics dan DARA selaku main event collaborator ini juga akan menghadirkan fashion show kolaborasi tiga brand lokal, yaitu DARA, HEIM, Lutfigani, dan Lafaina. fashion show akan dilaksanakan pada Sabtu (3/10) pukul 16.30.

DARA adalah sebuah fashion brand wanita yang dibuat terinspiransi dari aspirasi perempuan Indonesia yang bertujuan mewakili taste dan fit perempuan Indonesia. DARA berfokus pada konsep desain yang modern dan klasik untuk perempuan Indonesia.

Sementara itu, HEIM adalah sebuah fashion brand kontemporer pria yang berfokus kepada tiga konsep, yaitu comfort, functionality, dan timeless.

Kedua brand dengan ciri khas timeless dan modern ini bekerja sama dengan Lafaina, yang menampilkan budaya, karakter dan motif-motif asli kain tenun NTT untuk menggabungkan kain tenun khas NTT dan pakaian modern terkini.

Fashion show kain-kain Tenun Lafaina diadopsi langsung dari penenun atau pemilik pertama kain tenun, bukan dari toko-toko penjual kain. Hasil penjualan kain Lafaina akan disumbangkan kepada Tani Tenun Foundation, sebuah Yayasan yang beroperasi dengan cara melatih perempuan tani tenun menjadi pengusaha. Mereka dikenalkan pada sistem produksi organik, seperti menggunakan bahan alami yang ditanam sendiri guna menjaga kelestarian alam, ekosistem dan lahan pertanian bebas kimia untuk generasi mendatang.

Bersamaan dengan ajang Lewi’s Collective Market, diluncurkan juga restoran Casa De Rote, yang merupakan tempat yang menyediakan pengalaman cultural eating. Di restoran itu, pengunjung dapat menikmati nuansa budaya tradisional berpadu dengan citarasa modern dalam menu-menu makanan dan minuman yang disajikan. Budaya Portugis, yang juga merupakan bagian daripada sejarah di Indonesia, ikut ambil bagian di dalam resep-resep unik khas Casa de Rote.(dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Reaksi Tubuh Ariel Noah Usai Disuktik Vaksin
ShowBiz
Ini Reaksi Tubuh Ariel Noah Usai Disuktik Vaksin

Dampak yang paling kentara hanya terasa ngantuk lebih awal dari biasanya sehari setelah penyuntikan.

CL Resmi Rilis Debut Album ‘ALPHA’
ShowBiz
CL Resmi Rilis Debut Album ‘ALPHA’

‘Queen of K-Pop’ CL resmi merilis Debut Albumnya bertajuk ALPHA.

5 Ide Lomba Virtual untuk Sambut Kemerdekaan RI
Fun
5 Ide Lomba Virtual untuk Sambut Kemerdekaan RI

Tetap kreatif meski di rumah saja.

Lee Kwang-soo Mundur dari 'Running Man'
ShowBiz
Lee Kwang-soo Mundur dari 'Running Man'

Syuting terakhirnya akan diadakan pada 24 Mei.

Misterius, Artis SM Entertainment Terima Undangan ala 'Squid Game'
ShowBiz
Festival Sacred Ryhtm Reborn Unison Diselenggarakan Secara Virtual
ShowBiz
Festival Sacred Ryhtm Reborn Unison Diselenggarakan Secara Virtual

Sacred Rhytm Reborn Unison menjadi sebuah gerakan yang terlahir untuk menyatukan kembali kesenian, ilmu pengetahuan dan kenuranian.

Sauna Baik Bagi Kesehatan Tapi...
Fun
Sauna Baik Bagi Kesehatan Tapi...

tubuh akan mengalami efek samping yang tak terduga.

Persiapan Tepat, Kunci Naik Gunung Saat Musim Hujan
Fun
Persiapan Tepat, Kunci Naik Gunung Saat Musim Hujan

Kunci naik gunung saat musim hujan ialah melakukan persiapan yang tepat.

Syuting Hawkeye Akhirnya Rampung
ShowBiz
Syuting Hawkeye Akhirnya Rampung

Jika tidak ada kendala, seri ini akan dirilis sesuai jadwal pada tahun 2021.