Lewat Sepekan, Densus 88 Belum Beri Akses Farid Okbah Cs Bertemu Keluarga Ratusan kotak amal saat ditemukan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri di Lampung. (Antaralampung/Damiri)

MerahPutih.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri memastikan masih memeriksa tersangka teroris Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, serta Anung Al-Hamat.

Kabagbanops Densus 88 Kombes Aswin Siregar menyebut, penyidik telah melakukan tugasnya sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku sesuai dengan undang-undang.

Ia menjelaskan bahwa Farid Okbah dan dua tersangka lainnya masih dalam proses pemeriksaan dalam jangka waktu 14 hari usai ditangkap.

Baca Juga:

Farid Okbah Cs Dinilai Tak Bisa Mengelak, Jaringan Moderat: Mereka Mengakui Semua

Ketiganya ditangkap pada Selasa 16 November lalu.

Jika pemeriksaan tersebut sudah selesai, penyidik akan membuka akses untuk pihak keluarga dan pengacara untuk bertemu.

"Harus diketahui masa penangkapan (dilanjutkan pemeriksaan) berlangsung selama 14 hari dan bisa diperpanjang 7 hari," terang Aswin kepada awak media, Rabu (24/11).

Aswin memastikan penyidik nantinya akan memberikan kabar terhadap pihak keluarga ketiga tersangka usai batas waktu tersebut rampung.

Baca Juga:

Polisi Dalami Pendanaan Jaringan Terorisme Farid Okbah Cs

Kuasa hukum ketiga tersangka teroris Jamaah Islamiah (JI) Ismar Syafruddin mengaku belum mengetahui keberadaan kliennya.

"Hingga sampai saat ini belum ada sama sekali pertemuan atau akses bertemu dengan klien maupun keluarga, bahkan kami belum mengetahui keberadaan beliau ada di mana?" kata Ismar kepada wartawan.

Ia menyatakan, pihaknya hanya mendapatkan sebuah video dari Densus yang menunjukkan ketiganya dalam kondisi sehat.

Namun untuk pendampingan hukum, masih belum diberikan izin.

"Hanya diperlihatkan video bahwa mereka sehat, tapi hak-hak dasar dari mereka untuk didampingi kuasa hukum belum sama sekali," tutup Ismar. (Knu)

Baca Juga:

Farid Okbah Cs Belum Bisa Ditemui Keluarga

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Viral Ajakan Demo Geruduk Istana, Polisi Khawatir Bikin Klaster Baru
Indonesia
Viral Ajakan Demo Geruduk Istana, Polisi Khawatir Bikin Klaster Baru

yang akan mengikuti kegiatan tersebut atau ingin menyampaikan pendapat tolong pikirkan dengan bijak

Luhut Klaim Penurunan Kasus COVID-19 Terjadi Signifikan di Jawa dan Bali
Indonesia
Luhut Klaim Penurunan Kasus COVID-19 Terjadi Signifikan di Jawa dan Bali

Detail kabupaten/kota mana saja yang masuk dalam PPKM level 3 dan 4 nantinya akan dikeluarkan lewat instruksi Mendagri

Moeldoko Tidak Punya Legitimasi Pimpin Partai Demokrat
Indonesia
Moeldoko Tidak Punya Legitimasi Pimpin Partai Demokrat

Situasi ini menjadi puncak gunung es dan akan berpotensi melahirkan perselisihan partai politik, yang tidak bisa diselesaikan dengan mekanisme AD-ART Partai.

Sebelum Resmi Ditahan, Ferdinand Hutahaean Enggak Mau Tanda Tangan
Indonesia
Sebelum Resmi Ditahan, Ferdinand Hutahaean Enggak Mau Tanda Tangan

Tapi ketika penahanan beliau menandatangani

DPR Desak Presiden Jokowi Segera Terapkan PSBB
Indonesia
DPR Desak Presiden Jokowi Segera Terapkan PSBB

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mendesak Presiden Joko Widodo segera memutuskan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena kondisi sudah darurat.

Atasi Banjir, Pemprov DKI Jakarta Buat 11 Kolam Olakan
Indonesia
Atasi Banjir, Pemprov DKI Jakarta Buat 11 Kolam Olakan

Cara kerja Kolam Olakan Air ini menampung genangan air sementara di jalan raya saat hujan tiba, yang kemudian dialirkan ke sungai atau laut.

Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat
Indonesia
Polda Sumut Tegaskan Tak Campuri Internal Partai Demokrat

Polda Sumut bertugas memelihara Kamtibmas

PGI Minta Masyarakat Kesampingkan Perbedaan Politik Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
PGI Minta Masyarakat Kesampingkan Perbedaan Politik Tangani Pandemi COVID-19

Pengurus PGI berharap masyarakat tidak jenuh dan longgar menerapkan protokol kesehatan

Belasan Sumur Warga Klaten Amblas, ESDM Jateng Pastikan Tidak Ada Kaitan dengan Merapi
Indonesia
Belasan Sumur Warga Klaten Amblas, ESDM Jateng Pastikan Tidak Ada Kaitan dengan Merapi

Belasan sumur milik warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tiba-tiba amblas dalam waktu berdekatan.

Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap
Indonesia
Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya memahami ketidaktahuan warga soal adanya aturan ganjil genap di masa penerapan PPKM Level 4.