Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'

Romo memperkenalkan debut single. (Foto: dok/romo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama baru di ranah alternative metal Indonesia, Romo, resmi diperkenalkan ke publik lewat single debut berjudul Adiksi yang dirilis pada 2 Januari 2026. Perilisan ini menjadi langkah awal Romo memasuki industri musik Tanah Air dengan identitas yang berbeda dan berani.

Romo merupakan alter ego dari Dimensi Hardi, penulis lagu sekaligus bassist band Peraukertas. Karakter Romo berawal dari sosok asing yang berulang kali muncul dalam mimpi Dimensi Hardi.

Rasa penasaran terhadap figur tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah entitas kreatif baru yang tidak dapat diwakili oleh karakter Dimensi Hardi maupun Peraukertas.

Baca juga:

Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'

Dari proses tersebut, Romo dibentuk sebagai proyek solo dengan semesta, visual, serta pendekatan musikal yang sepenuhnya berbeda. Proyek ini menjadi ruang eksplorasi personal bagi Dimensi Hardi untuk mengekspresikan sisi lain yang belum pernah ia tampilkan sebelumnya.

Secara musikal, Romo memilih jalur alternative metal, sebuah genre yang kontras dengan karya-karya Dimensi Hardi bersama Peraukertas. Single Adiksi menjadi gerbang menuju album perdana Romo yang dijadwalkan rilis pada April 2026.

Album tersebut akan berisi sekitar empat hingga lima trek utama, ditambah beberapa lagu kejutan. Meski berangkat dari konsep alter ego, proyek Romo digarap secara serius dan telah dirancang dengan visi jangka panjang.

Baca juga:

Gunung Kawi Tak Melulu Mistis, Matoha Mino Angkat Cerita Lain Lewat Karya Musik

Dalam proses produksinya, Romo bekerja sama dengan Candra Kim, vokalis sekaligus gitaris Peraukertas, yang bertindak sebagai produser dan arranger, serta turut membantu penulisan notasi pada beberapa bagian lagu. Sementara itu, seluruh materi lagu tetap ditulis oleh Dimensi Hardi.

Secara karakter musikal, Romo berpijak pada alternative metal, namun diperkaya dengan berbagai pengaruh seperti hardcore, pop, R&B, hip hop, emo, hingga rock.

Perpaduan tersebut menjadikan Romo sebagai proyek yang eksperimental, bebas, dan berani, dengan semangat eksplorasi yang mengingatkan pada pendekatan ala Sweetspot Station. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
MALIQ & D’Essentials merilis single Arah Labuh sebagai pembuka album dan exhibition terbaru menjelang 25 tahun berkarya. Intip bocoran kolaboratornya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
ShowBiz
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
Simak cerita tiga hari Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo, Jakarta, dari Efek Rumah Kaca, Perunggu, Geisha, Hindia hingga kolaborasi lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
ShowBiz
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
Hanya sedikit dari lagu-lagu k-pop yang diciptakan khusus untuk anak-anak
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
ShowBiz
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
Rangkaian konser ini digelar di Sudirman Hall, menghadirkan musisi jazz yang telah mendapat pengakuan internasional dalam suasana pertunjukan yang lebih intim.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
ShowBiz
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
Harry Styles membawakan lagu baru 'What Is Enough' untuk mengenang Liam Payne, dua tahun setelah kepergian mantan personel One Direction tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Bagikan