Leonard Theosabrata: Alih Profesi dari Musisi Jadi Desainer Andal Desainer Leonard Theosabrata. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

SEBELUM memilih berkecimpung di dunia bisnis dan desain, desainer papan atas Tanah Air Leonard Theosabrata ternyata berprofesi sebagai musisi. Dan rupanya, menjadi rock star menjadi impian Leo sejak kecil. Hingga ia duduk di bangku sekolah menengah atas, keinginannya menjadi rock star begitu menggebu-gebu.

Ditemui Merahputih.com di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Leo mengaku yang ada di pikirannya sejak SMA hanyalah musik, musik, dan musik.

"Waktu itu gue bukan musisi atau apa yah. Cuma penikmat musik yang punya kegembiraan ketika bermain musik. Intinya itu sih. Cuma ya gak mikirin yang laen," tutur Leo.

Saking semangatnya bermusik, Leo terbersit sebuah cita-cita menghasilkan uang dari hobinya saat itu, yaitu bermusik. Tak banyak yang tahu ternyata Leo sempat bergabung dalam band yang sama dengan musisi ternama Tanah Air, Viky Sianipar. Sayang, band tersebut hanya menjadi proyek iseng mereka semasa sekolah menengah atas. Jadi tak dilanjutkan ke arah yang lebih serius.

"Dulu pernah satu band sama Viky Sianipar. Band biasa doang sih," tutur Leo sambil tertawa.

Seiring berjalannya waktu, Leo banting setir ke dunia desain lantaran ia sadar tidak berbakat di bidang musik. Ia juga amat menyadari setiap orang harus punya batas-batas untuk tahu diri, terutama ketika punya sebuah mimpi. Namun, bukan berarti ia tak bisa menggapai mimpi tersebut.

Melihat realita yang terjadi saat itu, Leo pun berpikir musik bukan jalan hidupnya. "Gue melihat realita, ya. Kayaknya ini bukan jalan hidup gue. Jalan hidup gue di tempat lain, tapi tetep di jalur kreatif. Bukan tiba-tiba gue belajar finance juga," kata Leo.

Pindahnya Leo dari dunia musik ke desain terjadi sejak SMA. Baginya desain tak jauh berbeda dari musik, karena di musik juga banyak karya seni seperti poster street culture seperti grafiti dan sebagainya. Menurut Leo hal itu merupakan "It's all about art direction". Dari situ sense of graphic Leo terpenuhi.

Langkah Leo banting stir ke dunia desain pun ternyata tak main-main. Lulus SMA, pria kelahiran 1977 tersebut melanjutkan studi desain grafis di Art Institute of Houston di Texas. Setelah itu Leo melanjutkan studinya di bidang desain produk di Art Center College of Design di Pasadena, California.

Setelah banting setir, Leo ternyata menjelma menjadi desainer andal Tanah Air yang sukses berbisnis di industri kreatif. (Ryn)

Baca juga artikel Gemailla Gea, Pakai Kopi dan Tanah untuk Efek Perang di Film 'Night Bus'.

Kredit : raden_yusuf


Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH