Lelang Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal, PSI: Kalau Tidak Mampu Bilang Kawasan Ancol di Jakarta Utara yang menjadi lokasi sirkuit Formula E, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai tidak terbuka soal penyebab gagalnya lelang pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara.

Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar menilai Gubernur Anies dan PT Jakarta Propertindo (Jakpo) lepas tanggung jawab soal belum adanya sponsorship balap mobil berenergi listrik tersebut.

Baca Juga

Belum Ada Sponsor, Pemprov Yakin Formula E Berjalan Lancar

"Semua lempar-lemparan. Ini kan bikin publik makin bingung, kami saja yang tiap hari mengawasi bingung. Balapan lepas tangan bahaya. Artinya, banyak yang tidak clear," kata Michael di Jakarta, Selasa (25/1).

Michael juga mengatakan pihak penyelenggara Formula E belum mendapatkan sponsor. Padahal, waktu penyelenggaraan sudah sangat dekat kurang lebih 5 bulan lagi atau 14 Juni 2022 mendatang.

"Info yang kami dapat, kerja sama dengan sponsor semuanya baru lisan. Belum ada yang pasti, waktunya sudah sangat mepet. Balap mobil listrik dengan gaya balap karung ini," tambahnya.

Michael masih menunggu penjelasan yang menyeluruh dari penyelenggara. Dia menilai penyelenggaraan tidak memiliki persiapan yang matang.

"Kami dari PSI, menunggu penjelasan. Kami berharap Pemerintah DKI Jakarta terbuka, kalau tidak mampu bilang, jangan dipaksa, nanti sirkuitnya jeblos. Tambah molor, tambah panik, pasti berantakan," tutup Michael.

Baca Juga

Dipanggil BK soal Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI: Sudah Lama Saya Tunggu

Sebelumnya, Direktur Pengembangan Bisnis Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko mengakui bahwa sponsor untuk pembiayaan penyelenggaraan Formula E belum ada.

Padahal gelaran balap mobil bertaraf internasiinal tersebut akan dilaksanakan lima bulan lagi atau 14 Juni 2022 mendatang.

Gunung mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Formula E membutuhkan biaya Rp 150 miliar. Sebagian anggaran sudah dipakai untuk pembelian alat sebagai kebutuhan konstruksi pembangunan trek.

"Sebagiannya sekitar Rp 70 miliar sudah dipakai membeli perlengkapan trek sejak tahun 2019," ucap Gunung saat rapat kerja dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (24/1).

Untuk menutup kebutuhan biaya penyelenggaraan itu kata Gunung, dana ini akan didapatkan dari pihak sponsor. Namun, Gunung mengaku hingga saat ini dana sponsor untuk menutupi kekurangan biaya gelaran Formula E belum masuk.

"Kita akan tutup rencananya dari sponsorship dan partnership. Jadi, sponsorship belum secara resmi kita open. Tapi, secara verbal secara pendekatan networking yang berminat, walaupun belum bisa kita declare (umumkan) di sini, karena belum ada hitam di atas putih," papar Gunung. (Asp)

Baca Juga

Jakpro Akui Belum Terima Dana dari Sponsor untuk Formula E

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masyarakat Diminta Tidak Panik, Pertamina Produksi 1 Juta Barel BBM Per Hari
Indonesia
Masyarakat Diminta Tidak Panik, Pertamina Produksi 1 Juta Barel BBM Per Hari

"Kami memastikan keandalan fasilitas operasi di seluruh kilang minyak dan gas tersebut," kata Sekretaris Perusahaan Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya

PDIP Jadikan Polemik Arteria Dahlan Pelajaran Disiplin Bicara
Indonesia
PDIP Jadikan Polemik Arteria Dahlan Pelajaran Disiplin Bicara

Seluruh kader PDI-P agar tak melakukan kekeliruan yang sama. Selain itu, PDI-P selalu membangun kerukunan di tengah keberagaman.

Demokrat Jakarta Distribusikan Bantuan bagi Warga Isolasi Mandiri
Indonesia
Demokrat Jakarta Distribusikan Bantuan bagi Warga Isolasi Mandiri

Bantuan itu berupa sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Dia memastikan, Partai Demokrat selalu berkoalisi dengan rakyat.

Menkominfo Dorong Kolaborasi Gerakan Menuju Smart City 2022
Indonesia
Menkominfo Dorong Kolaborasi Gerakan Menuju Smart City 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendorong kolaborasi bersama mewujudkan Kota Cerdas di Indonesia untuk memperluas titik pertumbuhan digital di seluruh tanah air.

Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko
Indonesia
Pertimbangan Jokowi Pilih Jenderal Andika Sebagai Panglima TNI Versi Moeldoko

Kebetulan Pak Andika adalah kepala staf yang senior

PPKM Kembali Diperpanjang Ketujuh Kalinya, Selama Sepekan dengan Sejumlah Pelonggaran
Indonesia
PPKM Kembali Diperpanjang Ketujuh Kalinya, Selama Sepekan dengan Sejumlah Pelonggaran

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel di Jawa dan Bali kembali diperpanjang mulai 7 September hingga 13 September 2021.

Polisi bakal Ekspose Kasus Narkoba Lebih Besar setelah Tangkap Nia Ramadhani
Indonesia
Polisi bakal Ekspose Kasus Narkoba Lebih Besar setelah Tangkap Nia Ramadhani

"Ada satu kasus lagi yang akan kami ekspose yang barbuknya cukup besar, setelah ini akan kami ekspose," imbuhnya.

Berikut Tiga Provinsi dengan Angka Kasus Aktif COVID-19 Harian Tertinggi
Indonesia
Berikut Tiga Provinsi dengan Angka Kasus Aktif COVID-19 Harian Tertinggi

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan Provinsi Papua memiliki angka tertinggi kasus aktif harian, yakni 1.683.

[HOAKS atau FAKTA]: Peti Jenazah Gubernur DKI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peti Jenazah Gubernur DKI

- Beredar video berjudul “BERITA VIRAL ~ VIRAL..!! BIKIN WARGA NGAMUK NGAMUK HINGGA ANIES BERAKHIR BEGINI ~ BERITA TERBARU” yang diunggah di kanal Youtube TEROPONG ISTANA pada 8 Juli 2021.

Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah
Indonesia
Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah

Bahkan, sejumlah pihak menuding pembentukan pasukan pembela ulama dan Anies berasal dari dana hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebesar Rp 10,6 miliar.