Legislator PAN Ajak Warga Belanja di Warung Kelontong Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN Lukmanul Hakim, saat mengungkapkan pandangannya dalam salah satu rapat di DPRD DKI Jakarta. ANTARA/Ricky Prayoga/am.

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berlaku di wilayah ibu kota, mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Lukmanul Hakim meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan rakyat selama PPKM darurat, karena alokasi dana bansos yang dianggarkan saat ini dinilai belum mencukupi.

Baca Juga

Pergerakan Masyarakat Keluar-Masuk Jabodetabek Anjlok Selama PPKM Darurat

Menurut Lukman, salah satu kelompok yang paling terdampak PPKM darurat adalah pedagang warung kelontong.

“Pembatasan mobilitas warga ke luar rumah membuat pendapatan mereka (pemilik warung kelontong) menurun,” kata Lukman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (24/7)

Ketua DPD PAN Jakarta Barat ini pun mengajak warga Jakarta belanja di warung terdekat untuk membantu membangkitkan perekonomian rakyat kecil. Karena dengan membeli kebutuhan harian di warung tetangga, roda perekonomian UMKM akan berputar kembali.

“Ayo kita biasakan belanja di warung tetangga. Ini harus jadi gerakan gotong royong untuk membantu memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi,” ajak Lukman.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Lukmanul Hakim

Menurut bung Lukman, sapaan akrabnya, gerakan belanja di warung tetangga juga merupakan wujud perlawanan terhadap dominasi ritel modern yang makin menjamur di pelosok Jakarta.

“Daripada kita memperkaya peritel modern kapitalis, lebih baik sejahterakan warung kecil tetangga dan pasar tradisional kita,” imbau Lukman.

Sebelumnya Lukman menyebut keberadaan ritel modern di Jakarta sudah kebablasan. Pemprov DKI perlu mengevaluasi perizinan minimarket yang terlalu banyak dan mengancam keberadaan pedagang kecil.

"Saya lihat Indomaret dan Alfamart di Jakarta ini sudah terlalu banyak. Bahkan berdiri berhadapan atau berdampingan," kata Lukmanul Hakim.

Ditambah lagi dengan dugaan banyak ritel modern yang menyalahi zonasi karena terlalu dekat dengan pasar tradisional, atau bahkan tidak mengantongi izin. “Harus dievaluasi lagi perizinannya. Bahkan jika perlu dipertimbangkan untuk moratorium izin baru karena ini sudah kebablasan,” pinta Lukman.

Terakhir, Lukman berpesan kepada pemprov DKI Jakarta agar bersikap adil dalam menegakkan aturan. Jangan hanya galak kepada pedagang kecil, tapi mendadak loyo saat berhadapan dengan ritel modern yang dinaungi korporasi besar.

“Saya lihat kurang adil ya, pedagang di pasar tradisional hanya boleh buka delapan jam, sedangkan beberapa minimarket bisa beroperasi 24 jam. Pemprov DKI harus berani tegas menindak minimarket yang melanggar aturan,” pungkas Lukmanul. (Asp)

Baca Juga

Tak Penuhi Syarat, Pelonggaran PPKM Bisa Dibatalkan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Langgar Ganjil Genap Saat Libur Imlek, Ribuan Kendaraan di Bogor Ditindak
Indonesia
Langgar Ganjil Genap Saat Libur Imlek, Ribuan Kendaraan di Bogor Ditindak

Denda untuk para pelanggar ganjil-genap ini bertujuan agar masyarakat makin mematuhi protokol COVID-19

Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diterima besok dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia.

 Nadiem dan Bahlil Dipertahankan Jokowi
Indonesia
Nadiem dan Bahlil Dipertahankan Jokowi

Rapat Paripurna DPR pada 9 April 2021 menyetujui pembentukan kementerian baru, yaitu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Kementerian Investasi.

Prihatin Jokowi Kerap Dikritik Tak Beretika, Megawati: Beliau Sampai Kurus
Indonesia
Prihatin Jokowi Kerap Dikritik Tak Beretika, Megawati: Beliau Sampai Kurus

Megawati pun meminta agar kritik yang disampaikan secara konstruktif dan solutif

Gubernur Kalimantan Barat Buka-bukaan Soal Kerusakan Alam Penyebab Banjir
Indonesia
Gubernur Kalimantan Barat Buka-bukaan Soal Kerusakan Alam Penyebab Banjir

Sebagian besar perusahaan memanfaatkan kayu, tapi setelah ditebang habis lalu dibiarkan begitu saja.

Insiden Penembakan di Tol Cikampek, PAN: Ini Masalah Penegakan Hukum
Indonesia
Insiden Penembakan di Tol Cikampek, PAN: Ini Masalah Penegakan Hukum

Harus diyakini bahwa masalah ini akan lebih mudah diselesaikan jika semua pihak menahan diri

Lirikan Investor  Berburu dan Suntik Modal Bank Digital
Indonesia
Lirikan Investor Berburu dan Suntik Modal Bank Digital

Penetrasi ponsel pintar di Indonesia mencapai hingga 70-80 persen. Fakta tersebut mengonfirmasi masyarakat Indonesia secara infrastruktur sangat siap untuk perbankan digital.

Jakpro Bangun ITF Sunter dengan Uang Pinjaman
Indonesia
Jakpro Bangun ITF Sunter dengan Uang Pinjaman

Belum tahu angkanya karena itu tergantung dari PT SMI-nya

Jokowi Serahkan Bonus Peraih Medali Olimpiade Tokyo, Nilainya Rp 1,5 - 5 Miliar
Indonesia
Jokowi Serahkan Bonus Peraih Medali Olimpiade Tokyo, Nilainya Rp 1,5 - 5 Miliar

"Bonus juga diberikan kepada para pelatih kemudian juga para atlet non peraih medali juga diberikan, ya cukup gede tapi gak usah saya sebut," ungkap Presiden.

Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19
Berita
Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19

Khusus DKI Jakarta, pada 21 Juli 2021 menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 268 kematian per hari menjadi 95 kematian per hari.