Legislator Minta Anies Tinjau Ulang Kebijakan Gage untuk Motor Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/3/2020). Foto:ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww

MerahPutih.com - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati meminta agar rencana Gubernur DKI Anies Baswedan membuat ganjil genap untuk motor ditinjau kembali.

"Sebaiknya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memikirkan dan mempertimbangkan banyak sisi tentang kebijakan ganjil genap bagi kendaraan roda dua," kata Anis kepada wartawan yang dikutip, Rabu (9/6).

Baca Juga

PKS Tak Setuju Anies Terapkan Ganjil Genap Sepeda Motor di Jakarta

Menurut Anis, sejumlah pemotor di Jakarta membeli kendaraannya dengan cara kredit. Dengan adanya kebijakan tersebut, kata Anis, para pemilik motor akan kesulitan untuk bekerja dan melunasi cicilan motornya. Contohnya, ojek online yang bergantung hidup dari mengangkut penumpang dan antar barang.

"Kalau motor kena ganjil genap, motornya menjadi tidak maksimal digunakan untuk bekerja. Bagaimana mereka bisa membayar kredit motornya?," tegasnya.

Sejumlah pengendara kendaraan memadati Jalan Mampang Prapatan di Jakarta, Senin (8/6/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras.
Sejumlah pengendara kendaraan memadati Jalan Mampang Prapatan di Jakarta, Senin (8/6/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras.

Anis lantas menyinggung ongkos yang harus dikeluarkan para pegawai ketika beralih menggunakan transportasi umum. Ada biaya tambahan yang seharusnya sudah diplot jika menggunakan angkutan umum. Kebijakan itu, dianggap Anis, jelas tidak efektif dan efisien.

"Ini yang harus difikirkan juga," imbuhnya.

Anis mendorong Pemprov DKI untuk mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut dengan menambahkan pertimbangan dari berbagai sisi yang lebih luas.

Sebab ini bisa memicu masalah lain seperti kekisurah di jalan, penumpukan pengendara dan ketidakefektifan pembatasan sosial karena pemotor berbondong-bondong pindah ke angkutan lainnya.

"Jangan sampai maksud baik Pemprov melindungi rakyat agar mengurangi kepadatan, justru memunculkan masalah lain yang lebih serius," legislator asal Jakarta Timur ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Pergub Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat Aman dan Produktif.

Baca Juga

DPRD Panggil Kadishub DKI Terkait Penerapan Ganjil-Genap Sepeda Motor

Salah satu isi Pergub tersebut mengatur soal penerapan sistem ganjil-genap untuk kendaraan pribadi baik mobil maupun motor.

Namun, aturan ini belum berlaku lantaran Anies belum menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) yang mengatur teknis penerapan sistem ganjil-genap tersebut. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wisma Atlet Kemayoran Terancam Penuh, Tower di Pademangan Disiapkan
Indonesia
Wisma Atlet Kemayoran Terancam Penuh, Tower di Pademangan Disiapkan

Selama ini, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan digunakan untuk menampung isolasi mandiri bagi Pekerja Migran Indonesia yang baru kembali dari luar negeri (khususnya tiba melalui Bandara Soekarno Hatta)

Megawati Orasi, Prabowo Inspektur, Hasto Jadi Mahasiswa Unhan
Indonesia
Megawati Orasi, Prabowo Inspektur, Hasto Jadi Mahasiswa Unhan

Hasto mengaku, sengaja memilih Unhan dan akan melakukan penelitian berkaitan dengan diskursus pemikiran geopolitik Bung Karno.

BPOM Nyatakan Obat COVID-19 Unair Belum Valid karena Beberapa Penyebab
Indonesia
BPOM Nyatakan Obat COVID-19 Unair Belum Valid karena Beberapa Penyebab

Dari hasil inspeksi itu, muncul temuan kritis dan Unair harus memperbaikinya.

Pemkot Bandung Butuh Ratusan Truk Buat Angkut Sampah Ke TPA Regional Jabar
Indonesia
Pemkot Bandung Butuh Ratusan Truk Buat Angkut Sampah Ke TPA Regional Jabar

Kekuatan anggaran Pemkot Bandung tidak akan sanggup apabila mengukur kebutuhan operasional dan besaran tipping fee pembuangan sampah.

4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG
Indonesia
4.100 Kamar Hotel Berbintang di Jakarta Sudah Dibuka untuk Tampung OTG

Selain itu, ada ribuan tempat tidur yang disiapkan di provinsi lainnya

Tampung Pemimpin Dunia, 3 Hotel Mewah Dibangun di Labuan Bajo
Indonesia
Tampung Pemimpin Dunia, 3 Hotel Mewah Dibangun di Labuan Bajo

Akan ada 10 ribu tamu yang datang dalam perhelatan internasional G20.

Sahkan UU Cipta Kerja, Fahri Hamzah: DPR Masuk Perangkap 'Lingkaran Setan' Parpol
Indonesia
Sahkan UU Cipta Kerja, Fahri Hamzah: DPR Masuk Perangkap 'Lingkaran Setan' Parpol

"Lingkaran setan ini harus diputus dan dihentikan, semua yang menjadi petugas partai harus dihentikan," kata Fahri

Milenial Didorong Segera Miliki Rumah Sendiri
KPR
Milenial Didorong Segera Miliki Rumah Sendiri

Hingga 23 Juli 2020, tercatat sebanyak 199.817 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep.

Bela Jokowi Soal Tiga Periode, Megawati: Yang Omong Itu Kepengen Sebetulnya
Indonesia
Bela Jokowi Soal Tiga Periode, Megawati: Yang Omong Itu Kepengen Sebetulnya

Megawati Soekarnoputri membela Jokowi terkait tuduhan akan mengamandemen UUD 1945 menyangkut masa jabatan kepresidenan dari dua periode menjadi tiga periode.

Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu
Indonesia
Revisi UU Pemilu Belum Tentu Lebih Baik, PAN: Sebaiknya Tidak Membahas Itu

UU Pemilu yang ada saat ini dirancang untuk 4-5 kali pelaksanaan Pemilu