Legislator Ini Perkirakan Surpres Calon Panglima TNI Keluar Setelah PON Papua Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Merahputih.com - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada tanggal 1 Desember 2021 mendatang. Siapa sosok penggantinya masih menjadi perbincangan publik.

Hingga kini, Komisi I DPR belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait calon Panglima TNI.

Baca Juga

Laksamana Yudo Margono Diprediksi Jadi Panglima TNI

"Menurut prediksi saya, karena Panglima TNI ditunjuk menjadi penanggung jawab pengamanan PON XX di Papua, maka diperkirakan Surat Presiden bisa jadi setelah pelaksanaan PON," kata Anggota Komisi I DPR RI TB. Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/9).

Dia menilai tidak masalah apabila Surpres calon Panglima TNI keluar setelah pelaksanaan PON XX karena masih memungkinkan Komisi I DPR RI melakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Prajurit TNI. (Foto: Antara)
Prajurit TNI. (Foto: Antara)

TB. Hasanuddin mengatakan DPR RI melaksanakan reses pada tanggal 8 Oktober sampai 7 November sehingga tanggal 8-29 November 2021 bisa dilakukan uji kelayakan calon Panglima TNI.

"Dari tanggal 8-29 November 2021 adalah waktu untuk melakukan uji kelayakan. Jadi masih memenuhi syarat," ujarnya.

Baca Juga

Ini Harapan Panglima di HUT ke-76 TNI AL

Menurut dia, serah terima jabatan Panglima TNI bisa dilakukan pada pekan kedua atau ketiga bulan November 2021 karena Marsekal Hadi Tjahjanto pensiun pada 1 Desember 2021. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1.272.958 Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
1.272.958 Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19

Data kasus positif, sembuh, dan meninggal dunia akibat virus corona yang menyebabkan COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Pemerintah Lakukan Uji Klinis Terhadap Molnupiravir Sebagai Obat Terapi Pasien COVID-19
Indonesia
Pemerintah Lakukan Uji Klinis Terhadap Molnupiravir Sebagai Obat Terapi Pasien COVID-19

Nantinya, hasil uji klinis juga akan disampaikan ke masyarakat setelah prosesnya rampung

Gibran Parkirkan Mobil Dinasnya di SMK Batik 2, Kepsek Minta Maaf
Indonesia
Gibran Parkirkan Mobil Dinasnya di SMK Batik 2, Kepsek Minta Maaf

SMK Batik 2 Surakarta, Jawa Tengah meminta maaf secara terbuka pada publik dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop
Indonesia
Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop

Komnas HAM meminta setiap pihak untuk menghentikan stigmatisasi

Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi
Indonesia
Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi

Menurutnya, mereka adalah rekanan Kementerian Pertahanan yang tidak happy dengan kebijakan Prabowo Subianto melakukan negosiasi langsung dengan pabrik Alutsista.

Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Dofiri merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa atau sebagai lulusan terbaik

39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19
Indonesia
39 Santri Ponpes Al-Quraniy Azzayadiy Positif COVID-19

Klaster ponpes tersebut merupakan yang kedua kalinya ditemukan di Solo

KPK Periksa Suami Terduga Korupsi Lahan DP Nol Rupiah
Indonesia
KPK Periksa Suami Terduga Korupsi Lahan DP Nol Rupiah

KPK tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 lalu.

Soal SKB 3 Menteri, KPAI: Harus Ada Pembinaan dan Sanksi Tegas
Indonesia
Soal SKB 3 Menteri, KPAI: Harus Ada Pembinaan dan Sanksi Tegas

Jika terjadi pelanggaran dalam ketentuan dalam SKB 3 Menteri tersebut, maka diatur ketentuan pihak yang dapat memberikan sanksi

Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap
Indonesia
Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap delapan pelaku tawuran berujung kematian terhadap ML (31) di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).