Legislator DKI Apresiasi Langkah Anies Revitalisasi Kampung Gembrong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Gembira Gembrong di Jakarta, Jumat (1/6/2022). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (DKI) Jakarta melakukan revitalisasi Kampung Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, pasca insiden kebakaran dua bulan lalu.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang melakukan pembangunan kembali kampung seluas sekitar 1.200 meter persegi itu.

Baca Juga

Revitalisasi Kampung Eks Pasar Gembrong Telan Biaya Rp 7,8 Miliar

Apalagi, pembiayaan pembangunan kembali kampung yang rencananya bernama Kampung Gembira Gembrong itu diperkirakan sekitar Rp 7,8 miliar yang didukung Baznas-Bazis DKI Jakarta.

"Saya mengapresiasi langkah cepat Anies Baswedan dan kerja keras kolaborasi Wali Kota Jakarta Timur dan jajaran Baznas-Bazis DKI Jakarta serta tokoh masyarakat di Kampung Eks Pasar Gembrong," kata Jupiter di Jakarta, Sabtu (2/7).

Meskipun demikian, Jupiter akan mengawal pembangunan kembali Kampung Gembrong agar sesuai dengan target selesai renovasi pada September 2022.

"Kami akan melakukan fungsi pengawasan, untuk memastikan agar pembangunan yang diharapkan oleh warga Kampung Gembira Gembrong, revitalisasi ini bisa terlaksana secara konkret," tegasnya.

Baca Juga

Anies Janji Beri Bantuan Modal Usaha Bagi Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Dia meminta wali kota, camat dan lurah sejalan dengan target Anies terkait pembangunan kembali kampung seluas sekitar 1.200 meter persegi di Jakarta Timur itu.

Sementara itu, berpesan kepada pihak yang akan mengerjakan pembangunan revitalisasi secara teknis bisa bekerja dengan tepat jadwal, tepat kualitas, dan tepat anggaran. Sehingga, hasil dari pembangunan ini mampu menghadirkan perasaan kenyamanan, ketenangan, serta seluruh warga mana pun yang tinggal di Jakarta akan merasakan kesetaraan.

"Jadi kepada semua yang nanti akan bekerja, saya sampaikan terima kasih sebelumnya. Kerjakan tempat ini, seakan sedang membangun rumah untuk diri sendiri, seakan sedang membangun rumah untuk keluarga sendiri, kerjakan dengan sepenuh hati. Dan mereka adalah warga di sini, rakyat kebanyakan, tetapi mereka adalah rakyat yang berhak mendapatkan tempat rumah berkualitas yang amat baik," pungkas Anies. (*)

Baca Juga

Pasar Gembrong Terbakar Ketiga Kalinya, PSI: Kok Bisa?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Jokowi Segera Kirimkan Nama Panglima Baru
Indonesia
DPR Minta Jokowi Segera Kirimkan Nama Panglima Baru

Nama calon panglima TNI diharapkan dapat diserahkan sebelum masa reses DPR.

Kabar Gembira, Nakes Dapat Kelebihan Insentif Tidak Perlu Transfer Balik
Indonesia
Kabar Gembira, Nakes Dapat Kelebihan Insentif Tidak Perlu Transfer Balik

Untuk faskes pelayanan COVID-19 yang dibiayai oleh APBD (RSUD dan puskesmas), sumber dana insentif nakes pelayanan COVID-19 dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah, bukan melalui DIPA Kementerian Kesehatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovak Belum Pernah Diuji Coba
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovak Belum Pernah Diuji Coba

Beredar sebuah video di media sosial TikTok bahwa vaksin COVID-19 merk Sinovac berasal dari Tiongkok belum pernah sama sekali dilakukan uji coba untuk anak-anak.

KPK Dalami Uang Rp1,5 M yang Dibawa Bupati Dodi Alex Noerdin saat Terjaring OTT di Jakarta
Indonesia
KPK Dalami Uang Rp1,5 M yang Dibawa Bupati Dodi Alex Noerdin saat Terjaring OTT di Jakarta

"Kami pastikan nanti akan didalami lebih lanjut melalui pemanggilan para saksi. Segala informasi yang KPK terima akan dikonfirmasi kepada saksi-saksi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali dalam keterangannya, Kamis (21/10).

Kasus COVID-19 Naik dan Vaksin Booster Rendah, Gibran Ditelepon Luhut
Indonesia
Kasus COVID-19 Naik dan Vaksin Booster Rendah, Gibran Ditelepon Luhut

"Barusan Pak Menko (Luhut) telpon saya. Beliau (Luhut) bilang kasusnya naik dan vaksin booster masih sedikit dan diminta dipercepat," kata Gibran di Balai Kota, Kamis (10/2).

Soal Kasus Dugaan Penipuan, David Noah Tempuh Jalur Mediasi
Indonesia
Soal Kasus Dugaan Penipuan, David Noah Tempuh Jalur Mediasi

Terkait dengan kasus yang menjerat kliennya ini, Hendra berupaya menempuh jalur mediasi dengan pelapor.

Tim DVI Polri Telah Dapat Data Ante Mortem 2 WNA Korban Kebakaran Lapas
Indonesia
Tim DVI Polri Telah Dapat Data Ante Mortem 2 WNA Korban Kebakaran Lapas

Kementerian terkait akan terus berkoordinasi untuk mengurus dua warga negara asing (WNA) yang menjadi korban kebakaran tersebut.

Angkutan Sepeda Motor Gratis saat Mudik Dibuka
Indonesia
Angkutan Sepeda Motor Gratis saat Mudik Dibuka

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mengadakan program Angkutan Sepeda Motor Gratis (Motis).

OTT Wali Kota Bekasi, KPK Sita Uang Rp 5 Miliar
Indonesia
OTT Wali Kota Bekasi, KPK Sita Uang Rp 5 Miliar

KPK telah menetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan.

Tidak Cukup Alat Bukti Jadi Alasan Haris dan Fatia Ajukan Praperadilan
Indonesia
Tidak Cukup Alat Bukti Jadi Alasan Haris dan Fatia Ajukan Praperadilan

LBH PP Muhammadiyah yang kini menjadi kuasa hukum tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) bakal melakukan gugatan praperadilan.