Legenda Real Madrid Gantikan Julen Lopetegui di Timnas Spanyol Fernando Hierro. Foto: Marca

MerahPutih.com - Timnas Spanyol mendapatkan masalah serius menjelang pertandingan pembuka Grup B melawan Portugal, Jumat (15/6) malam WIB. La Furia Roja ditinggalkan pelatih Julen Lopetegui.

Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memecat Julen Lopetegui setelah diumumkan sebagai pelatih baru Real Madrid. RFEF kecewa dengan timing pengumuman Madrid. Mereka pun tidak ingin mengambil risiko dan memecat Lopetegui.

Tidak peduli dengan fakta bahwasanya Spanyol tidak pernah kalah dalam 20 laga beruntun, sejak Lopetegui melatih Andres Iniesta dan kawan-kawan pada tahun 2016, RFEF tetap mengambil sikap tegas. Kini, tekanan besar sepenuhnya dirasakan oleh Fernando Hierro.

Julen Lopetegui

Legenda Madrid tidak punya banyak waktu mempersiapkan Spanyol agar bisa memahami filosofi sepak bolanya. Pun demikian skuat Spanyol yang dituntut beradaptasi cepat memahami keinginan bermain Hierro.

Tekanan seyogyanya bukan hal yang baru bagi Hierro. Saat masih bermain di Madrid pada medio 1989-2003, Hierro sudah terbiasa dengan tekanan dari fans dan juga petinggi klub untuk selalu tampil baik.

Pemilihan Hierro memang dadakan. Kendati demikian, perjudian yang dilakukan RFEF bisa saja berbuah sukses, karena Hierro juga memiliki aura kepelatihan dan karisma seperti halnya Zidane. Keduanya pernah dua tahun bermain bersama di Madrid. Singkatnya: Hierro bisa jadi Zidane-nya timnas Spanyol.

Kekhawatiran terbesar sudah pasti muncul dari minimnya pengalaman melatih Hierro. Sebelum melatih Spanyol, Hierro hanya pernah menjabat sebagai asisten pelatih Madrid pada musim 2014/15 dan melatih Oviedo di musim 2016/17. Namun, Zidane pun juga demikian ketika mulai melatih Madrid pada tahun 2016 silam. Dua tahun melatih Madrid, reputasinya sudah berbicara banyak dengan raihan tiga titel Liga Champions beruntun.

Fernando Hierro

Hierro juga pernah sukses bersama Madrid meraih enam titel La Liga dan tiga Liga Champions. Dia juga yang terbaik dengan peran bermainnya sebagai bek tengah atau gelandang bertahan. Sam Allardyce, pelatih yang pernah merekrutnya ke Bolton Wanderers pada tahun 2004, juga mengakui kelas bermain Hierro.

"Dia (Hierro) sungguh berkelas dunia. Saya cukup beruntung pernah bekerja dengannya. Dia berkelas dunia dan sangat hebat pada musim, ketika kami (Bolton) finish di urutan enam (Premier League) dan bermain di Eropa. Dia punya kemampuan serba bisa dengan kualitas top," ucap Allardyce, diberitakan Dailymail, Kamis (14/6).

Soal karakter Hierro, tidak perlu diragukan lagi. Hierro bermental baja. Pada tahun 2003 dia memimpin pemberontakkan di ruang ganti Madrid untuk melayangkan protes kepada petinggi klub, yang ingin memecat Vicente Del Bosque, meski dia baru saja memenangi La Liga.

Fernando Hierro

Apakah Hierro mewakili Madrid di timnas Spanyol? Tidak perlu khawatir. Hierro mendapat respek dari seluruh pihak, tidak terkecuali para pemain Barcelona yang kerap memiliki hubungan panas dengan Madrid pada laga bertajuk El Clasico. (*/Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH