LEAD 2019 Siap Lahirkan Pemimpin Berkualitas untuk Masa Depan Para fellow yang lahir dari LEAD digharapkan memecahkan masalah sosial yang ada. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

SETELAH melewati proses seleksi yang cukup panjang, Bakrie Center Foundation (BCF) memilih 20 fellow dengan ide proyek sosial terbaik. Mereka akan mengikuti program Leadership Experience & Development (LEAD) 2019.

Para fellow tersebut dibagi ke dalam empat gugus, yaitu Uji Kompetensi bagi Para Perawat, Pemberdayaan Anak Jalanan, Pendampingan Pasien Tb, dan Gerakan Lanjut Kuliah bagi Anak Keluarga Harapan. Skema gugus ini itu dijalankan dalam bentuk organisasi/komunitas yang anggotanya akan terus tumbuh. Empat gugus tersebut juga akan disebar ke 70 wilayah kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Indonesia Waste To Energy Project, Solusi Sampah Indonesia

Untuk mengawali rangkaian LEAD, sebuah opening ceremony dilakukan di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Selasa (3/12). Upacara tersebut dihadiri Founder BCF Anindya Novyan Bakrie. Saat menyambut para tamu yang hadir, Anindya menyampaikan bahwa kolaborasi sangat penting demi kemajuan bangsa. "Saya yakin dengan Kita berkolaborasi, kerja keras, dan berpendidikan tinggi hasilnya akan lebih besar lagi," ujar Anindya.

Selain itu, lulusan Stanford Graduate School of Business itu juga mengatakan teknologi memiliki peran penting mengembangkan bisnis di era digital ini. Begitu puka dengan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, yang menjadi poin penting lainnya dari kemajuan bisnis.

LEAD 2019
Para fellow akan dibagi ke empat gugus. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

Proses bisnis sosial para fellow LEAD masih bersifat konvensional. Padahal dengan memanfaatkan teknologi informasi, efisiensi akan naik pesat, manfaat lebih besar, dan kualitas juga lebih baik. BCF pun merasa terpanggil untuk membina pemimpin masa depan agar mampu berperan secara strategis dalam upaya pencapaian SDGs 2030 dan visi Indonesia Emas 2045. "Nanti di 2045, kita bisa bilang di satu titik bahwa kita ialah bagian dari pembangunan itu semua," tambahnya.

Pada 2-5 Desember 2019, semua fellow akan mengikuti Impact Forum yang diselenggarakan di Neo Hotel Tendean, Jakarta. Dalam impact forum ini mereka akan dibekali dengan pengetahuan di bidang sosial maupun bisnis, di antaranya Theory of Change, Design Thinking, Organizational Development, Social Financial Management, IT Application, Branding & Campaign, serta Business Pitching.

LEAD 2019
Total hadiah Rp100 juta tersedia untuk para fellow. (foto: MP/Ikhsan Digdo)

Setelah Impact Forum, para fellow akan melakukan digital campaign melalui Kitabisa.com, mulai Desember 2019 hingga Maret 2020. Mereka selanjutnya akan melakukan breakthrough project untuk merealisasikan proyek sosial selama 3 bulan. Mereka wajib menyertakan laporan pertanggung jawaban yang dilengkapi dengan pitch deck.

Indikator yang dinilai pada LEAD 2019 berupa kualitas proposal, efektivitas campaign, jumlah donasi terkumpul, Serta keaktifan peserta selama mengikuti LEAD 2019. BCF akan memberikan hadiah total Rp100 juta. Satu gugus terbaik akan menerima Rp50 juta dan 3 fellow terbaik masing-masing menerima Rp25 juta, Rp15 juta, dan Rp10 juta.

"Saya berharap BCF di masa depan bisa memecahkan masalah sosial dan lingkungan hidup. Karena ini ada di highest level entrepreneurship," pungkas Anindya Novyan Bakrie.(ikh)

Kredit : digdo


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH