LBH GP Ansor Nilai Anies Bikin Masalah Baru Berlakukan Ganjil Genap untuk Motor Ilustrasi. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - LBH GP Ansor menilai rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan ganjil genap terhadap pengendara roda dua malah menimbulkan masalah baru di tengah-tengah masyarakat DKI Jakarta.

"Kami apresiasi langkah pencegahan yang diambil Pak Anies sebagai orang nomor satu di Jakarta. Tetapi kami sangat menyayangkan pencegahan yang dilakukan dengan mengeluarkan Pergub Nomor 80 Tahun 2020 yang salah satu Pasalnya memberlakukan ganjil genap terhadap pengendara roda dua," kata Ketua LBH GP Ansor DKI Jakarta, Syamsul Ma'arief dikutip dari laman resmi NU, Selasa (1/9).

Baca Juga

86 Kawal Operasi Patuh Jaya di Jakarta Selatan

Logikanya, ketika orang beralih dari kendaraan pribadi roda dua ke angkutan umum malah akan terjadi penumpukan penumpang. Juga membuat orang berdesak-desakan di angkutan umum. Sehingga potensi untuk terpapar virus lebih tinggi.

LBH GP Ansor DKI Jakarta sudah membentuk koordinator di setiap kota administrasi se-DKI Jakarta. Tujuannya untuk menerima aduan masyarakat yang merasa dirugikan dengan disahkannya Pergub Nomor 80 Tahun 2020 tersebut.

Sejumlah kendaraan berhenti saat lampu merah di dekat kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/hp).

Tingginya tingkat aktivitas masyarakat di DKI Jakarta terutama masyarakat menengah ke bawah hampir semuanya berktivitas menggunakan kendaraan roda dua.

"LBH GP Ansor DKI Jakarta telah melakukan konsolidasi internal dengan mengkaji seluruh bentuk aduan masyarakat yang merasa dirugikan jika Pergub tersebut diberlakukan," beber dia.

Dua hal yang menjadi alasan LBH Ansor DKI Jakarta akan melakukan Uji Materil Ke Mahkamah Agung untuk membatalkan Pergub tersebut.

Baca Juga

1.807 Polantas Dikerahkan di 56 Titik di Jakarta, Incar Pengendara Bandel

Pertama, Pergub tersebut bertentangan dengan Perundang-Undangan karena setelah disahkan tidak berlaku bagi pengendara roda dua. Kedua, secara aktivitas sosial masyarakat dirugikan karena potensi terpapar akan lebih tinggi.

"Maka dari itu, kami LBH GP Ansor DKI Jakarta membuka Posko Pengaduan Masyarakat yang merasa dirugikan dan keberatan dengan pergub ini," tutupnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lebih dari 80 Ribu Personil Polri Diturunkan Kawal Distribusi Vaksin COVID-19
Indonesia
Lebih dari 80 Ribu Personil Polri Diturunkan Kawal Distribusi Vaksin COVID-19

Ini merupakan salah satu peran Polri untuk mensukseskan upaya pemerintah

BMKG: Suhu Udara Yogyakarta Memanas Bukan karena Merapi
Indonesia
BMKG: Suhu Udara Yogyakarta Memanas Bukan karena Merapi

Suhu udara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terasa memanas di awal musim penghujan.

Bawaslu Siapkan Bukti Buat Sidang di MK
Indonesia
Bawaslu Siapkan Bukti Buat Sidang di MK

Bawaslu nantinya, berkedudukan sebagai pemberi keterangan secara lisan maupun tertulis dalam sengketa hasil pemilihan kepala daerah.

Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar
Indonesia
Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar

Kemarin orang yang sama mewakili paslon mengembalikan B1KWK kepada kami. Dengan demikian drama yang ngalor-ngidul ini telah mencapai ujungnya. DPD PDI Perjuangan dalam hal ini bersikap untuk tidak lagi mengikuti Pilgub 2020.

Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum
Indonesia
Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum

KAMI menolak apabila alat bukti yang digunakan sebagai dalih penangkapan Syahganda Nainggolan

 Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur
Indonesia
Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur

"Upacara bukan yang terpenting tapi melaksanakam pesan oleh upacara itu. Melakukan apa yang dilakukan Yesus yakni mengasihi sampai akhir. Mengasihi sehabis habisnya," terang Suharyo.

Demo Tuntut Bebaskan Rizieq di Istana Ilegal?
Indonesia
Demo Tuntut Bebaskan Rizieq di Istana Ilegal?

Namun, polisi tidak melarang adanya aksi penyampaian pendapat

Gibran Dinilai Emosional dan Bajo Lebih Tenang Khas Rakyat
Indonesia
Gibran Dinilai Emosional dan Bajo Lebih Tenang Khas Rakyat

Pada dasarnya kedua paslon sama-sama belum menyentuh problem riil yang dihadapi masyarakat Solo saat debat pertama.

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Masih Bertambah
Indonesia
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Masih Bertambah

Pemerintah telah memperkirakan total kasus positif COVID-19 hingga Desember 2020, termasuk jumlah pasien yang masuk rumah sakit, telah tertampung dalam anggaran sebesar Rp87,55 triliun.

Begini Kondisi Banjir di Beberapa Ruas Jalan Tol Jakarta
Indonesia
Begini Kondisi Banjir di Beberapa Ruas Jalan Tol Jakarta

Sejumlah ruas jalan tol yang masih aman untuk dilewati hingga yang terdapat genangan hingga terpaksa ditutup.