Layar Samsung Galaxy Z Flip Tak Tahan Lama? Layar Samsung Galaxy dinilai rentan rehadap goresan (Foto: YouTube/Jerryrigeverything)

SAAT Samsung meluncurkan produk terbarunya Galaxy Z Flip, kaca ekstra-tipis pada layarnya sontak menarik perhatian banyak orang.

Secara teoritis, kaca tersebut menawarkan rasa yang lebih baik dan daya tahan lebih dari plastik yang digunakan Galaxy Fold.

Baca Juga:

Sosok Ponsel Lipat Samsung Galaxy Z Flip Terungkap di Oscar 2020

Layar Samsung Galaxy Z Flip dinilai rentan tergores (Foto: 9to5google)

Tapi nyatanya kamu jangan terlalu berharap. Karena JerryRigEverything (alias Zack Nelson) telah menguji layar Z Flip untuk uji daya tahan, dan hasilyna sangat disayangkan.

Ujia coba tersebut menyebutkan, jika layar Galaxy Z Flip sangat rawan terhadap goresan seperti pada Galaxy Fold dan Motorola Razr, dimana goresan kuku bisa meninggalkan bekas. Sementara tes tusukan dan panas pun tak lebih balik.

Nelson berspekulasi melangkah lebih jauh dengan mengira bahwa Samsung tak menggunakan kaca asli, dia menduga jika itu mungkin hibrida polimer-kaca. Hal itu dinilai menyesatkan, karena tampilan kaca seharusnya berfungsi seperti kaca.

Baca Juga:

Kalahkan Samsung, Apple Jadi Produsen Ponsel Pintar Terlaris

Mengenai hal itu, Samsung sebelumnya telah menegaskan jika Galaxy Z Flip menggunakan Ultra Thin Glass untuk memberikan tampilan yang ramping, premium dan menawarkan menonton yang luar biasa.

Namun untuk layarnya Samsung menekankan harus ditangani dengan hati-hati, dan ada lapisan pelindung diatas kaca. Tapi bicara soal kekuatan, mudahnya lecet karena digaruk dan ditusuk, menyiratkan jika kaca itu tak terlalu kuat.

Selain itu, Samsung pun mengungkapkan pada The Verge, jika akan menawarkan penggantian layar satu kali dengan harga USD 199 atau sekitar Rp1,6 juta. Tak hanya itu, kamu juga bisa mendapatkan pelindung layar gratis satu kali di lokasi yang telah ditentukan oleh Samsung.

Masih terkait dengan layar tersebut, Samsung sendiri belum menggembar-gemborkan layar Z Flip sebagai layar yang tahan lama, karena lebih fokus pada penampilan dan taste. Kendati demikian, ini menjelaskan jika Samsung belum menemukan masalah ketahanan layar lipat.

Meski teknologi layar lipat yang digunakan Samsung Galaxy Z terbilang cukup canggih dan sebuah langkah maju, namun untuk membuat layar dengan yang lebih kuat tampaknya membutuhkan waktu cukup lama. (Ryn)

Baca juga:

Akibat Virus Corona, Produksi iPhone Terhambat?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH