Lawan Pandemi, PBB Tetapkan 27 Desember Jadi Hari Kesiapsiagaan Epidemi  Ilustrasi COVID-19 (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Dalam satu tahun ini, seluruh negara melakukan perang terjadap virus corona atau COVID-19. Perang panjang ini, membuat Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (7/12) menyatakan 27 Desember akan menjadi Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional.

Peringatan ini, sebagai upaya untuk memastikan pelajaran yang diambil untuk setiap krisis kesehatan di masa depan.

Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang mengadopsi resolusi ini melalui konsensus untuk meningkatkan tingkat kesiapsiagaan, mendapatkan tanggapan paling awal dan paling memadai untuk setiap epidemi yang mungkin timbul.

Baca Juga:

Trump Putuskan Hubungan dengan WHO, Tarik Dana Triliunan Rupiah

"Mengingat Majelis Umum sebelumnya telah mengumumkan hari-hari internasional yang ditujukan untuk catur, yoga, dan toilet, tampaknya adil jika ada hari internasional untuk epidemi," kata direktur International Crisis Group UN Richard Gowan dikutip Antara.

Dia menggambarkan langkah simbolis itu sebagai upaya Majelis Umum PBB ketika banyak negara kecil dan miskin, khawatir tidak akan mengambil bagian dalam keputusan nyata tentang vaksin atau pemulihan virus corona.

Duta Besar Vietnam untuk PBB Dang Dinh Quy saat memperkenalkan resolusi tersebut menegaskanmemperingati Hari Internasional tentang Kesiapsiagaan Epidemi akan menjadi cara yang penting untuk mencapai tujuan. Resolusi PBB ini, menekankan pentingnya kerja sama internasional dan multilateralisme.

Sidang PBB
Sidang PBB. (Foto: UN)

"Pandemi itu membuat kami lengah, tetapi juga telah berfungsi sebagai seruan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kami," kata

Virus COVID-19 awalnya muncul di kota Wuhan di China akhir tahun lalu dan menyebar secara global, sejauh ini menginfeksi lebih dari 66 juta orang dan menewaskan sekitar 1,5 juta orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutnya sebagai pandemi pada Maret 2020. (*)

Baca Juga:

Gandeng TikTok, WHO Cegah Informasi Hoaks Seputar Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Periksa Pengacara Hotma Sitompul Terkait Kasus Korupsi Bansos
Indonesia
KPK Periksa Pengacara Hotma Sitompul Terkait Kasus Korupsi Bansos

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan eks Mensos Juliari P Batubara sebagai tersangka

Sidang Eksepsi, Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya Merasa Diperlakukan Tidak Adil
Indonesia
Sidang Eksepsi, Eks Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Andi Irfan Jaya merasa diperlakukan secara tidak adil oleh Kejaksaan Agung lantaran menahan dirinya di Rumah Tahanan KPK.

Rumah Sakit di Salemba Disulap Jadi Pabrik Narkoba
Indonesia
Rumah Sakit di Salemba Disulap Jadi Pabrik Narkoba

"Iya pelaku ini membuat dan memproduksi narkoba jenis ekstasi di sana," kata Heru di Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat

Jokowi Apresiasi Temuan dan Inovasi Buat Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
Jokowi Apresiasi Temuan dan Inovasi Buat Tangani Pandemi COVID-19

Dengan terus mengembangkan inovasi dan teknologi, BPPT dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional.

ICW Kritik Tuntutan 5 Tahun Edhy Prabowo: Hina Rasa Keadilan
Indonesia
ICW Kritik Tuntutan 5 Tahun Edhy Prabowo: Hina Rasa Keadilan

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik tuntutan lima tahun penjara terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno Janji Percepat Dana Hibah
Indonesia
PPKM Darurat, Menparekraf Sandiaga Uno Janji Percepat Dana Hibah

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali diterapkan mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Komjen Listyo Diuji Oleh 2 Orang Perwakilan Setiap Fraksi DPR
Indonesia
Komjen Listyo Diuji Oleh 2 Orang Perwakilan Setiap Fraksi DPR

Komisi III DPR diagendakan langsung mendengarkan pendapat fraksi-fraksi usai menggelar uji kelayakan, apakah menerima atau tidak sosok calon Kapolri yang diajukan Presiden.

DPR Minta Densus 88 dan TNI Dikerahkan ke Sigi Sulteng
Indonesia
DPR Minta Densus 88 dan TNI Dikerahkan ke Sigi Sulteng

Peristiwa di Sigi tersebut merupakan kejadian teror yang mengerikan sehingga negara harus segera bertindak tegas.

Larangan Mudik, Pemprov Jateng Tidak Akan Tutup Objek Wisata
Indonesia
Larangan Mudik, Pemprov Jateng Tidak Akan Tutup Objek Wisata

Jawa Tengah memutuskan tidak akan menutup objek wisata selama libur Lebaran 2021, meskipun pemerintah melarang mudik.

Pengunjung Candi Borobudur Saat Libur Lebaran Diprediksi Capai 10 ribu
Indonesia
Pengunjung Candi Borobudur Saat Libur Lebaran Diprediksi Capai 10 ribu

"Kami perkirakan pengunjung akan membludak nantinya, karena sudah satu tahun tidak kemana-mana. Jadi jumlah pengunjung itu hanya 50 persen dari masa ramai sebelum pandemi biar bisa disesuaikan, karena 10.000 orang itu juga dari hitungan luasan zona II," katanya.