Lawan 'Hate Speech' Jelang Pilkada, Ini yang Bakal Dilakukan Jaringan Gusdurian Alissa Wahid (kiri) dan Gus Mus. (Instagram)

MerahPutih.com - Seluruh anggota Jaringan Gusdurian di seluruh Indonesia akan segera melalukan aksi kampanye kebangsaan di dunia maya. Aksi tersebut dilakukan untuk melawan ujaran dan informasi kebencian serta informasi bohong (hoax) yang akan membanjiri media sosial.

Pasalnya, pada 2018 dan 2019 merupakan tahun politik. Dunia maya rawan menjadi wadah penyebaran ujaran kebencian dan pemecah belah bangsa oleh pihak-pihak tertentu.

"Para anggota akan lebih gencar lagi menyebarkan konten dan informasi damai di dunia maya. Kami serukan suara keadilan. Rasa kebangsaan harus lebih kuat dari suara kebencian," ujar Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Wahid di Yogyakarta, Kamis (4/1).

Dengan demikian, kata Alissa, akan semakin banyak konten positif yang bisa menangkal konten negatif. Serta merangsang rasa kritis masyarakat.

Di dunia nyata, putri pertama Abdurrahman Wahid (Gusdur) ini menjelaskan para anggota Gusdurian akan memperbanyak dialog dan pertemuan dengan komunitas antaragama, suku, dan etnis.

"Kami telah meminta seluruh anggota dan jaringan Gusdurian di seluruh Indonesia untuk bergerak memperkuat persatuan dengan kelompok-kelompok berbeda," kata dia.

Seperti diketahui pada 2018, ada 171 daerah yang akan mengadskan pemilihan pimpinan daerah baik tingkat kota,kabupaten hingga provinsi. Media sosial diprediksi akan semakin dibanjiri informasi dan ujaran kebencian dan tidak benar (hoax). (Teresa Ika)


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH