Lawan Aturan Luhut, Anies Larang Ojol Angkut Penumpang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan di Balai Kota (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tetap tak mengizinkan ojek online (ojol) untuk mengangkut penumpang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.

Artinya Anies tidak mau mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) yang memperbolehkan ojol membawa penumpang.

Baca Juga:

INDEF Paparkan Bantuan Rp200 Ribu Per Bulan untuk Warga Miskin Itu Tidak Cukup

Aturan itu diteken Menhub ad interim Luhut Binsar Panjaitan pada 9 April 2020 lalu.

Anies tetap larang ojol angkut penumpang selama PSBB
Gubernur Anies tetap larang ojol bawa penumpang selama PSBB (MP/Asropih)

Anies hanya menjalankan Permenkes nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 yang diterbitkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Dengan aturan Permenkes Anies menerbitkan Pergub nomor 33 tahun 2020. Pergub itu, kata Anies, merujuk Permenkes, bukan Permenhub.

"Kita tetap merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan terkait PSBB dan rujukan Peraturan Gubernur adalah peraturan PSBB dari Menkes," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Baca Juga:

Begini Syarat Pemberlakukan PSBB Bagi Pemerintah Daerah

Dengan begitu, tegas Anies, ojol hanya boleh mengangkut barang atau makanan. Jika mengantar penumpang, maka ojek darling itu dianggap melanggar penerapan PSBB.

"Kita akan melanjutkan kebijakan bahwa kendaraan roda dua bisa mengangkut barang tapi tidak untuk penumpang," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Komnas HAM Harap Masyarakat Jangan Jadi Korban Hukum PSBB

Penulis : Eddy Flo Eddy Flo
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemprov DKI dan DPRD Sepakat Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara
Indonesia
Pemprov DKI dan DPRD Sepakat Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan Sementara

"Malam ini hentikan, besok istirahat dulu. Sambil nanti dapat rekomendasi Mensesneg. Habis itu kita kerjakan," kata Saefullah di Monas.

Besok, PA 212 bakal Kembali Kepung Kedubes India
Indonesia
Besok, PA 212 bakal Kembali Kepung Kedubes India

Ia membeberkan jika pihaknya terus berupaya melakukan aksi itu di Kedubes India hingga kekerasan terhadap muslim di New Delhi dihentikan.

Cara Seniman Mural Surabaya Protes Tuntutan Terdakwa Penyiram Novel Baswedan
Indonesia
Cara Seniman Mural Surabaya Protes Tuntutan Terdakwa Penyiram Novel Baswedan

Xgo juga menjelaskan bahwa mural yang dibuat komunitasnya merupakan bentuk judul sarkas

Prabowo Jadi Menteri, Eggi Sudjana: Gerindra Harus Jadi Jongos Jokowi
Indonesia
Vaksinasi Bakal Kembalikan Kepercayaan Warga Naik Pesawat
Indonesia
Vaksinasi Bakal Kembalikan Kepercayaan Warga Naik Pesawat

Setelah vaksinasi dilakukan, belum bisa sepenuhnya mengembalikan ke kondisi sebelum pandemi COVID-19.

Demo PA 212 Batal?
Indonesia
Demo PA 212 Batal?

"Belum ada surat pemberitahuan ke polisi," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

PAN Tunggu Kode dari Jokowi
Indonesia
PAN Tunggu Kode dari Jokowi

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan bahwa terkait arah politik partainya ke depan, ada dua posisi yang menentukan.

Novel Baswedan Mundur dari KPK?
Indonesia
Novel Baswedan Mundur dari KPK?

Namun, langkah itu tidak langsung ditempuh oleh Novel meski banyaknya upaya pelemahan terhadap KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia

Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum
Indonesia
Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum

Tidak ada negara yang maju tapi tidak tegas dan jelas penegakan hukumnya

Pulihkan Ekonomi, BI Berlakukan DP Nol Persen Bagi Kendaraan
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, BI Berlakukan DP Nol Persen Bagi Kendaraan

BI telah melakukan penyediaan likuiditas untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 dengan menginjeksi likuiditas kepada perbankan sebesar Rp651,54 triliun.