Larry Tesler, Pencipta 'Copy-Paste' Meninggal Dunia Larry Tesler sang pencipta cut, copy, paste, find, dan replace (Foto: dailypost.ng)

PASTI kamu pernah mengerjakan tugas dengan cepat menggunakan trik copy dan paste. Tanpa membuang waktu untuk berpikir dan mengetik, tugas kamu mudah untuk diselesaikan. Tinggal copy tulisan yang diperlukan, lalu dipaste ke tugas milikmu.

Namun, tahukah kamu siapa dalang dibalik trik jitu yang memudahkan segala urusan kamu di dunia teknologi ini? Yup, seorang jenius itu bernama Larry Tesler, ilmuwan komputer asal AS.

Baca Juga:

Google Diminta Singkirkan Aplikasi Android yang Tak Berguna

Tesler juga pencipta fitur cut, copy, paste, find, dan replace. Kabar duka datang darinya. Xerox, korporasi tempat Tesler menghabiskan sebagian dari kariernya, men-tweet Tesler meninggal dunia di usia 74 tahun pada Senin, 17 Februari 2020.

(EMBED TWITTER)
https://twitter.com/Xerox/status/1230228728992714752

Tesler merupakan seorang dengan minat yang tinggi mempelajari ilmu komputer. Dilahirkan pada tahun 1945, di New York, Tesler melanjutkan untuk belajar ilmu komputer di Universitas Stanford pada 1960-an sebelum memulai karir untuk beberapa perusahaan tekologi terbesar.

Setelah lulus, Tesler berkecimpung dalam penelitian kecerdasan buatan dan mulai bekerja untuk Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada 1973-1980. Bersama rekan timnya, Mott, Tesler mengembangkan fungsi copy dan paste yang masih banyak digunakan dalam komputasi saat ini.

Tesler pernah bekerja di Apple Computer (Foto: 9to5mac.com)

Xerox PARC juga terkenal karena tidak memanfaatkan penelitian inovatif yang dilakukan dalam hal komputasi personal ini, sehingga pada 1980 Tesler beralih ke Apple Computer. Ia bekerja hingga 1997 di perusahaan itu.

Selama bertahun-tahun, Tesler memegang posisi yang tak terhitung jumlahnya di perusahaan tersebut termasuk Wakil Presiden AppleNet (Sistem jaringan area lokal Apple yang akhirnya dibatalkan). Dia bahkan menjabat sebagai Kepala Ilmuwan Apple, suatu posisi yang pernah dipegang Steve Wozniak, sebelum akhirnya meninggalkan perusahaan.

Baca juga:

3 Resiko Penggunaan VPN Untuk Komputer dan Smartphone

Selain kontribusinya pada beberapa perangkat keras Apple yang paling terkenal, Tesler juga dikenal karena upayanya untuk membuat perangkat lunak dan antarmuka pengguna lebih mudah diakses. Selain terminologi "cut", "copy", dan "paste" yang ada di mana-mana, Tesler juga menganjurkan pendekatan untuk desain UI yang dikenal sebagai komputasi modeless, yang tercermin di situs pribadinya. Intinya, ini memastikan bahwa tindakan pengguna tetap konsisten di berbagai fungsi dan aplikasi sistem operasi.

Tesler juga pencipta fitur cut, copy, paste, find, dan replace (Foto: Pexels/Luis Quintero)

Setelah meninggalkan Apple pada tahun 1997, Tesler mendirikan sebuah perusahaan bernama Stagecast Software yang mengembangkan aplikasi untuk memudahkan anak-anak mempelajari konsep pemrograman.

Pada tahun 2001 ia bergabung dengan Amazon, dan akhirnya menjadi Wakil Presiden Pengalaman Belanja di sana. Pada tahun 2005, ia bergabung ke Yahoo dan mengepalai pengalaman pengguna serta kelompok desain perusahaan itu

Kemudian pada 2008, Tesler menjadi rekan produk di 23andMe. Menurut CV Tesler, ia meninggalkan 23andMe pada 2009. Sejak saat itu, Tesler fokus menjadi konsultan UX yang berbasis di California.

Mulai sekarang, yuk kita doakan salah satu tokoh jenius ini, dan gunakan fiturnya sebaik mungkin. (arb)

Baca juga:

Tak Bisa Shut Down Komputer, Sejumlah Pengguna Windows 7 Mengeluh


Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH