Larangan Mudik, PT KAI Hanya Operasikan KA Prioritas Deputi Executive Vice President (DEVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Ari Mulyono, Jumat (30/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - PT KAI bakal membatasi angkutan kereta api (KA) jarak jauh selama larangan mudik Lebaran 2021. Kereta yang boleh beroperasi saat mudik merupakan kereta khusus dengan operasional terbatas.

Hal itu mengacu pada arahan Satgas COVID-19 Nasional terkait operasional kereta jarak jauh.

"Jadi nanti KA yang berjalan hanya untuk KA yang sangat prioritas, sangat urgen, ke rumah sakit atau kepentingan lain yang nggak bisa ditinggalkan,” ujar Deputi Executive Vice President (DEVP) PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Ari Mulyono, Jumat (30/4).

Baca Juga

PT KAI Tutup 40 Perlintasan Liar di Daop Madiun

Ia mengatakan sejauh ini masih menunggu arahan dan kebijakan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sesuai arahan pemerintah, arus mudik akan dibatasi.

"Sementara untuk stasiun tetap akan ada penerapan protokol kesehatan seperti biasanya," ucap dia.

Petugas keamanan stasiun Surabaya Gubeng memeriksa suhu tubuh penumpang kereta api. Foto: MP/Andika Eldon

Pengamanan stasiun selama Lebaran dilakukan dengan sangat ketat. Semua penumpang dilakukan pemeriksaan sesuai protokol kesehatan.

"Kami tidak ingin sampai ditemukan klaster corona di stasiun. Prosedur protokol kesehatan kita berlakukan sangat ketat," papar dia.

Sementara untuk KRL (kereta rel listrik), akan tetap dijalankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Solo, Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca Juga

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Kini Ngurus Kereta Api

“Karena lokal itu kan bukan mudik, itu kepentingan saja. KRL jalan karena fungsinya adalah untuk memfasilitasi mobilisasi masyarakat aglomerasi,"tutur dia.

Ia menambahkan masyarakat yang berkepentingan tugas, dinas ke perkantoran, atau kepentingan yang sifatnya pendidikan masih bisa gunakan KRL Solo-Yogyakarta saat larangan mudik. Untuk KA aglomerasi, penerapan prokes lebih ke penggunaan masker dan cuci tangan. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seruan Anies soal Protokol Kesehatan Ibadah Ramadan
Indonesia
Seruan Anies soal Protokol Kesehatan Ibadah Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan seruan Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penerapan Protokol Kesehatan (prokes) COVID-19 selama kegiatan peribadatan di bulan suci Ramadan.

Anies Kembali Perpanjang PSBB Selama Dua Pekan Hingga 23 Februari
Indonesia
Anies Kembali Perpanjang PSBB Selama Dua Pekan Hingga 23 Februari

Pemprov DKI terus meningkatkan kapasitas ketersediaan ICU

Ditunggu Penilaian Badan POM Pada Vaksin COVID-19 Bandung
Indonesia
Ditunggu Penilaian Badan POM Pada Vaksin COVID-19 Bandung

Pada Januari 2021 sudah ada relawan yang selesai pemantauan setelah menjalani penyuntikan vaksin sebanyak 2 kali. Baik antibodi maupun keamanan vaksin akan muncul pada penyuntikan relawan angkatan pertama

Jangan Asal-asalan, Begini Sejumlah Pedoman Penggunaan Masker yang Benar
Indonesia
Jangan Asal-asalan, Begini Sejumlah Pedoman Penggunaan Masker yang Benar

Masker kain hanya boleh digunakan paling lama selama empat jam.

PPKM Efektif, Surabaya Masuki Zona Kuning
Indonesia
PPKM Efektif, Surabaya Masuki Zona Kuning

Di sisi lain, penambahan jumlah angka terkonfirmasi di Surabaya juga menurun

Tingkat Hunian Tower 4 Hingga 7 RSD Wisma Atlet Melonjak
Indonesia
Tingkat Hunian Tower 4 Hingga 7 RSD Wisma Atlet Melonjak

Pada akhir Oktober 2020, pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang, sempat menyentuh angka terendah sebanyak 32 persen

Update Kasus Corona DKI Jumat (23/10): 99.158 Positif, 84.430 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (23/10): 99.158 Positif, 84.430 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona, Jumat (23/10).

PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen
Indonesia
PMI Kota Bandung Ajak Penyitas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Permintaan plasma konvalesen melalui PMI Kota Bandung sendiri terus meningkat. Namun dengan jumlah pendonor yang masih sedikit dikarenakan ketidaktahuan masyarakat atau kemauan untuk menjadi pendonor.

Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam, 13 Orang Jadi Tersangka Tawuran saat Lebaran
Indonesia
Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam, 13 Orang Jadi Tersangka Tawuran saat Lebaran

Plisi telah menetapkan 13 dari 15 orang yang ditangkap sebagai tersangka terkait kasus tawuran saat Hari Raya Idul Adha atau Selasa (20/7) di Pasar Manggis.

COVID-19 Melonjak, Puan: Jangan Menutup-Nutupi
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Puan: Jangan Menutup-Nutupi

"Kondisi sudah terlambat baru pemda melaporkan ke pemerintah pusat. Jangan seperti itu. Jika kondisi sudah parah, maka tidak bisa dilakukan antisipasi dan mitigasi lagi," papar dia.