Larangan Mudik, Penutupan Tol Solo-Ngawi Tunggu Perintah Kemenhub Kendaraan umum bus AKDP dan kendaraan pribadi melintas masuk di Gerbang Tol (GT) Ngemplak ruas Solo-Ngawi, Kamis (23/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Ari Wibowo menegaskan sejauh ini belum ada rencana melakukan penutupan ruas tol Solo-Ngawi panjang 90,43 kilometer.

Penutupan jalan Solo-Ngawi sebagai tindak lanjut larangan mudik di tengah pandemi COVID-19 masih menunggu perintah resmi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga

Mudik Dilarang, KAI Batalkan Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh

"Teknis penutupan ruas tol Solo-Ngawi kami menunggu dari arahan Kemenhub. Mekanisme penutupan dan sebagainya bukan kewenangan masing-masing perusahaan operator jalan tol," ujar Ari, Kamis (23/4).

Ari melihat dengan keluarnya kebijakan larangan mudik tersebut arahnya akan ada pembatasan kendaraan lewat jalan tol khusunya kendaraan pribadi dan angkutan umum. Sedaangkan kendaraan pembawa logistik tetap diperbolehkan lewat.

"Jadi nanti ada pengaturan di lapangan dengan kepolisian dan Dishub (Dinas Perhubungan) daerah yang melakukan pengawasan. Kami hanya bantu sarpras (sarana dan prasarana)," kata dia.

Kendaraan umum bus AKDP dan kendaraan pribadi melintas masuk di Gerbang Tol (GT) Ngemplak ruas Solo-Ngawi, Kamis (23/4). (MP/Ismail)
Kendaraan umum bus AKDP dan kendaraan pribadi melintas masuk di Gerbang Tol (GT) Ngemplak ruas Solo-Ngawi, Kamis (23/4). (MP/Ismail)

Ia mengaku saat ini sedang membantu dalam menyukseskan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilakukan sejumlah daerah diantaranya Surabaya, Jawa Timur. Di mana dari pihak polisi membuat posko di jalan tol untuk mengawasi kendaraan luar kota masuk wilayah Jawa Timur.

Ditanya terkait jumlah kendaraan yang lewat saat pandemi Covid-19, Ari mengaku terjadi penurunan sekitar 50 peresen terhitung pada Maret-April. Sebelum ada wabah Corona, kendaraan lewat tol Solo-Ngawi rata-rata 15.000 per hari sampai 16.000 per hari, sekarang hanya 6.000 per hari.

Baca Juga

Gaet Pengunjung, Hotel di Yogyakarta Tawarkan Paket Karantina 2 Minggu

"Kami tidak menutup atau mengurangi karyawan yang berjaga di GT (Gerbang Tol) meskipun ada pengurangan jumlah kendaraan masuk di jalan tol Solo-Ngawi selama pandemi COVID-19," kata dia. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar
Indonesia
Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar

Masyarakat yang ingin menyaksikan pemilihan Wagub juga dibatasi maksimal 200 orang

 Jangan Saling Menyalahkan, Pimpinan DPRD: Penerimaan Pajak DKI Turun
Indonesia
Jangan Saling Menyalahkan, Pimpinan DPRD: Penerimaan Pajak DKI Turun

"Penerimaan pajak DKI Jakarta turun semua. Perlu perhitungan yang tepat dalam menghadapi situasi pandemi ini. Kami ingin melihat ini di luar kacamata politik, agar kita tidak saling menyalahkan," kata Zita

MAKI Minta Ketua KPK Firli Bahuri Tak Membuat Kontroversi Lagi
Indonesia
MAKI Minta Ketua KPK Firli Bahuri Tak Membuat Kontroversi Lagi

Hal tersebut disampaikan Boyamin menyikapi putusan Dewan Pengawas KPK yang memvonis Firli bersalah melanggar etik.

NasDem Catat Ada 4 Janji Kampanye Anies yang Belum Ditunaikan
Indonesia
NasDem Catat Ada 4 Janji Kampanye Anies yang Belum Ditunaikan

Anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter berpendapat, ada 4 janji kampanye Gubernur Anies Baswesan yang belum ditunaikan selama 3 tahun memimpin ibu kota.

Dukung Eri-Armuji, Sekjen PSI: Untuk Surabaya yang Lebih Baik
Indonesia
Dukung Eri-Armuji, Sekjen PSI: Untuk Surabaya yang Lebih Baik

Menurut Raja, dukungan kepada Er-Armuji sudah bulat dan sepenuh hati.

PAN Tegaskan Stabilitas Pemerintahan Tak Didasari Jumlah Partai Politik
Indonesia
PAN Tegaskan Stabilitas Pemerintahan Tak Didasari Jumlah Partai Politik

Penerapan ambang batas parlemen berkaitan dengan aspek proposionalitas atau derajat keterwakilan pemilu

Lonjakan COVID-19, India Kerahkan Dokter dari Wilayah Lain ke Delhi
Dunia
Lonjakan COVID-19, India Kerahkan Dokter dari Wilayah Lain ke Delhi

India akan mendatangkan dokter dari wilayah lain, menggandakan jumlah tes, serta memastikan warga menggunakan masker dalam upaya menekan penyebaran virus corona di Ibu Kota New Delhi.

Virus Corona Merebak, Permintaan Daging Kelelawar di Solo Tetap Tinggi
Indonesia
Virus Corona Merebak, Permintaan Daging Kelelawar di Solo Tetap Tinggi

Hal itu diungkapkan salah seorang pedagang kelelawar, Haerulah (48) yang mengungkap omzet permintaan hewan kelelawar masih tinggi meski dibayang-bayangi virus corona.

Update COVID-19 DKI, Senin (11/5): 835 Orang Sembuh dari 5.195 Positif
Indonesia
Update COVID-19 DKI, Senin (11/5): 835 Orang Sembuh dari 5.195 Positif

Jumlah itu meningkat 32 orang dari hari sebelumnya. Yakni 803 orang

Begini Komentar Kuasa Hukum Djoko Tjandra Soal Penangkapan jika Hadir di Sidang PK
Indonesia
Begini Komentar Kuasa Hukum Djoko Tjandra Soal Penangkapan jika Hadir di Sidang PK

Tim kuasa hukum tengah berusaha membela PK kasus korupsi Djoko Tjandra itu.