Lansia Tak Miliki KTP DKI Kini Boleh Ikuti Vaksinasi di Senayan Ilustrasi (Foto: Unsplash/Hakan Nural)

Merahputih.com - Kementerian BUMN mulai memperluas pemberian vaksinasi COVID-19 untuk kelompok lanjut usia yang tidak memiliki KTP DKI Jakarta. Artinya, lansia non-KTP DKI Jakarta boleh mengikuti kegiatan vaksinasi di sentra vaksinasi di Istora Senayan.

"Semoga dengan cara ini, para lansia yang ada di Jakarta, walaupun tidak memiliki KTP di sini (Jakarta) tetap diperbolehkan mendapatkan layanan vaksinasi dari pemerintah," kata Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/3).

Baca juga:

Kenali Risiko dan Efektivitas Vaksin COVID-19 pada Lansia

Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Kementerian BUMN telah diminati para lansia. Hal ini disebabkan oleh sistem pendaftaran yang mudah dan tempat vaksinasi yang nyaman.

Keputusan tersebut didasari atas antusias para lansia yang ingin mengikuti program Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang digelar di Istora Senayan.

Pemerintah pun berharap dengan perluasan atau peningkatan jumlah lansia yang divaksin mampu mempercepat program vaksinasi nasional yang menjadi fokus pemerintah saat ini.

Pemerintah juga ingin mempercepat herd immunity terutama bisa menjaga keselamatan para lansia. "Sehingga langkah ini bisa membantu percepatan hardimunity," katanya.

Proses seleksi vaksinasi COVID-19 untuk para lanjut usia di RSUD Kembangan Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). ANTARA/Devi Nindy/am.
Ilustrasi - Proses seleksi vaksinasi COVID-19 untuk para lanjut usia di RSUD Kembangan Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). ANTARA/Devi Nindy/am.

Hingga 10 Maret 2021, jumlah lansia yang mengikuti program vaksinasi terus bertambah. Kementerian BUMN mencatat, di hari pertama vaksinasi, dari 5.000 lansia yang diundang, tercatat 18% yang hadir.

Jumlah itu meningkat jadi 22% pada hari kedua. Kemudian, bertambah menjadi 45 persen lansia pada hari ketiga.

"Ini menunjukan bahwa para lansia semangat untuk divaksin dan bahwa mereka dilayani dengan sangat baik tersebar ke mana-mana," kata Arya.

Baca juga:

Gandalf Disuntik Vaksin COVID-19

Kenaikan angka partisipasp lansia dalam sentra vaksunasi menjadi ukuran bahwa para warag cukup antusias untuk vaksinasi. Kementerian BUMN pun berharap jumlah lansia terus naik setiap harinya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Stok dan Harga Bahan Pokok di Jabar Diklaim Stabil
Indonesia
Stok dan Harga Bahan Pokok di Jabar Diklaim Stabil

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk membeli barang kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan. Jangan berlebihan," kata Arifin.

Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Tak Perlu Repot Urus Akta Kematian
Indonesia
Keluarga Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Tak Perlu Repot Urus Akta Kematian

Kemendagri sudah mengambil alih urusan tersebut demi memudahkan keluarga

Pilih Menkes Bukan Dokter, Jokowi Dinilai Lakukan Langkah Extra Ordinary
Indonesia
Pilih Menkes Bukan Dokter, Jokowi Dinilai Lakukan Langkah Extra Ordinary

Masuknya Budi Gunadi Sadikin yang menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan.

Antisipasi Banjir, Wakil Wali Kota Jakpus Minta Warga Bersihkan Saluran Air Setiap Hari
Indonesia
Begini Prosedur Suntik Vaksin Corona Bagi Jokowi
Indonesia
Begini Prosedur Suntik Vaksin Corona Bagi Jokowi

berdasarkan keterangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksinasi COVID-19 akan dimulai sekitar pertengahan Januari 2021.

Seribu Lebih Warga DKI Pulang Mudik Tak Bawa Hasil Tes PCR
Indonesia
Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket
Indonesia
Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket

"Jadi isinya diambil, kardusnya aja yang dibakar," terang Guntur.

Ingin Jadi Komisioner KPU-Bawaslu? Begini Cara Daftarnya
Indonesia
Ingin Jadi Komisioner KPU-Bawaslu? Begini Cara Daftarnya

Pendaftaran akan dimulai pada 18 Oktober sampai 15 November 2021.

Dapat Rapor Merah dari LBH, Pemprov DKI Bicara Penertiban oleh Satpol PP
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari LBH, Pemprov DKI Bicara Penertiban oleh Satpol PP

Pemprov DKI Jakarta meyakini, LBH ingin menghadirkan keadilan

Sejak 2018, Polri Tangani 223 Kasus Miras
Indonesia
Sejak 2018, Polri Tangani 223 Kasus Miras

Merujuk catatan kepolisian, sejak 2018 hingga 2020 setidaknya ada 223 kasus yang dilatarbelakangi dengan konsumsi minuman keras